MISFITS INCEPTION

MISFITS INCEPTION
Episode 06



BAR Itaewon...


.


"Si*l bisa gila Aku!!! Dimana kau Jung Jisuu, kenapa Kau masih belum kembali" Batin Minghao.


.


Minghao meneguk gelas yang berisikan White Wine, dia terus datang ke Bar karena dibuat stress oleh Jisuu.


Jisuu masih belum kembali selama 3 Hari, setelah menghilang di acara perjamuan Grup Lexxa.


.


Tiba-tiba datang seorang wanita cantik menghampiri Minghao yang sedang mabuk dimeja bartender.


.


"Oh, bukankah ini Tuan Xu, Apa yang membuat Tuan Xu menjadi seperti ini" Tanya Nancy, yang baru saja duduk disamping Minghao.


.


Minghao tidak menghiraukan Nancy, dia terus meneguk minumannya, walaupun dia sudah tidak kuat lagi.


Nancy mendekati Minghao dan mulai menyentuh tubuhnya, dia menggoda Minghao yang sedang mabuk berat.


.


Prang~~~


Suara gelas yang pecah karena di banting oleh Minghao...


Minghao sangat marah karena Nancy menggodanya, dia sangat membenci Nancy walaupun Nancy sama-sama seorang Assassin wanita.


.


Tingkat Nancy berada diposisi D, sangat berbeda jauh dengan Jisuu yang ada di tingkat S.


Walaupun berbeda jauh Nancy selalu ingin melawan dan menyingkirkan Jisuu, karena baginya Jisuu sudah merebut segala sesuatu yang seharusnya menjadi milik dia.


Nancy sangat menyukai Minghao, dia sudah berusaha mendekati Minghao sebelum Minghao mengenal Jisuu.


Namun karena kehadiran Jisuu didalam kehidupan Minghao, itu membuat Nancy tersingkirkan dan semakin sulit mendapatkan cintanya.


.


"Menyingkir dari hadapanku!" Tegas Minghao.


.


"Aku tau dimana Jisuu!" Ucap Nancy.


Minghao seketika terdiam dan menatap Nancy, dia duduk kembali karena ingin tau dimana Jisuu.


.


"Benar saja, apapun tentang Jisuu kau pasti akan langsung mendengarnya" Batin Nancy.


.


"Katakan dimana Jisuu! Aku tidak suka berbelit-belit" Ucap Minghao.


.


"Siang tadi Naeun menelponku, dia mengatakan bahwa Jisuu ada di Perusahaan Libertix bersama Taeyong" Ucap Nancy.


.


"Apa yang dia lakukan disana" Tegas Minghao.


"Aku tidak tau, tapi menurut Naeun, Jisuu sangat dekat dengan Taeyong" Jawab Nancy.


.


Brug~~~


Minghao memukul meja dengan sangat keras, hingga membuat botol botol bergetar.


.


"Lihat saja Jung Jisuu!! Aku akan menyingkirkanmu sesegera mungkin" Batin Nancy.


.




Ammunation...


Toko Senjata milik Jung Jaehyun yang berada di kota Mapo.


Selain memiliki toko senjata Jaehyun juga seorang ketua Gengster Mapo Street.


.


Doyoung datang ke Mapo karena mencari informasi tentang Jisuu, beruntungnya Jaehyun sedang berada di sana.


.


Ruang Pribadi..


.


Doyoung disuruh menunggu diruangan pribadi milik Jaehyun.


.


.


Jaehyun duduk dihadapan Doyoung, lalu mulai membakar rokoknya.


"Aku datang untuk bertanya padamu, atas perintah Lee Taeyong" Jawab Doyoung.


.


"Wah, wah menarik Lee Taeyong sendiri yang menyuruhmu untuk datang ketempatku. Katakan apa yang ingin kau tanyakan" Ucap Jaehyun.


.


"Karena kau tidak suka berbasa-basi langsung saja, Aku ingin bertanya tentang Judy Miller" Ucap Doyoung.


.


"Aku sudah tidak berurusan dengan wanita tua itu" Jawab Jaehyun.


.


"Bukan soal itu, Aku ingin tau apa Judy Miller juga mengadopsi anak perempuan?" Tanya Doyoung.


.


Jaehyun menyeringai,


"Kau bertanya soal wanita bodoh itu" Ucap Jaehyun.


.


"Kau mengenalnya? jadi benar Judy Miller mempunyai anak perempuan" Ucap Doyoung.


.


"Karena dia sudah mati, Aku tidak perlu khawatir lagi jika harus membocorkan sedikit informasi tentangnya" Ucap Jaehyun.


.


"Bisa kau beritahu tentang identitas anak perempuan Judy Miller" Ucap Doyoung.


.


"Aku tidak menjual informasi, Aku hanya menjual senjata" Ucap Jaehyun.


"Kau taukan, Taeyong tidak suka orang yang tidak mematuhinya" Tegas Doyoung.


.


Jaehyun terdiam sambil menatap Doyoung yang begitu serius menanggapinya.


"Aku hanya bercanda, mana mungkin Aku berani menentang Grup Libertix" Jawab Jaehyun.


.


Jaehyun mengambil beberapa dokumen tentang Jung Jisuu, dokumen itu sudah sangat kotor karena disimpan cukup lama.


.


Jaehyun memberikan dokumen itu pada Doyoung informasi itu cukup memuaskannya, tentu saja Doyoung tidak pergi begitu saja setelah mendapat data itu.


.


Dia memberikan kompensasi untuk Jaehyun, karena telah membantu Grup Libertix.


.


"Sungguh memuaskan bisa bekerja sama dengan Grup Libertix" Ucap Jaehyun.


.


"Informasi ini sangat penting, kami kesulitan saat menyelidikinya" Ucap Doyoung.


.


"Tentu saja, wanita tua itu begitu licik, Aku dibuat tidak bisa hidup tenang selama dia masih hidup" Ucap Jaehyun.


.


"Kalau begitu Aku akan kembali ke Seoul untuk memberikan data ini, terimakasih atas kerja samanya" Ucap Doyoung, lalu pergi meninggalkan toko itu.


.


Jaehyun kembali duduk disofa nya dan mulai menuangkan anggur merah kedalam gelasnya.


.


"Oh, sepupuku yang gila... Apa yang membuatmu terlibat dengan Grup Libertix"


.


"Kau juga membuat kekacauan diacara perjamuan ketua Yakuza"


.


"Semoga mereka melindungimu"


.


Bersambung.....