
Di Waktu Yang Sama
Sang wanita paruh baya tersebut menutup pintu dengan pelan dan berjalan kearah Kayra dan Samuel. Dengan sebuah nampan berisi makanan ditangannya.
"Non.. Kenalkan saya bi Rui. Ini silahkan dimakan makanannya." Ucap bi rui dan menyodorkan nampan makannya.
Samuel dan Kayra yang melihatnya hanya menggeleng kecil. Bi rui menatap bingung kearah mereka yang menolak sebuah makanan. Seketika tersadar , bi rui menepuk jidatnya pelan dan terkekeh. Ia menyuapi samuel dan kayra secara bergantian.Mereka makan dengan nasi goreng yang dibuat secara diam diam oleh bi rui.
Selesai makan, bi rui membantu mereka meminum air putih. Setelah selesai , bi rui pamit untuk kembali agar tidak ketahuan. Samuel dan kayra menatap kepergian bi rui dengan senyum gembira.
Syukurlah..setidaknya masih ada yang menyayangi kami. Pikir mereka berdua.
"Aku juga menyayangi mu.." Goda Samuel yang seakan mengetahui pikiran kayra. Muka kayra memerah tersipu malu yang membuat samuel tertawa terbahak bahak. Kayra yang mendengar Samuel tertawa pun mendengus kesal.
Setelah larut malam. Kayra merasa sangat mengantuk dan tertidur yng masih dalam posisi dirantai. Samuel yang melihat kayra tertidur membuatnya tersenyum lebar. Ia merasa senang dengan kedatangan kayra. Tapi ia juga merasa kasihan dengan kayra yang harus disiksa setiap harinya.
*****
Kayra terbangun dari tidurnya dan mnegerjapkan matanya berkali kali. Ia menghembuskan nafasnya kasar setelah mengingat kejadian yang menimpanya. Ia tersadar akan seorang pria yang tertidur disebelahnya , dan tersenyum manis melihat pria tersebut tertidur pulas.
Braaakk
Suara bantingan pintu yang keras , membuat samuel terbangun dari tidur nya dan menatap kearah Kaila dan Nyonya Alensia. Terlihat bahwa dua wanita tersebut mendekat kearah Samuel dan kayra.
Nyonya Alensia berjongkok didepan kayra dan mengapitkan kedua pipi kayra dengan tangan kirinya. sedangkan kaila, ia berada dihadapan samuel dan mengelus pipi samuel dengan senyum sinisnya.
Memang dari pertama bertemu Kaila sudh menyukai Samuel. Mukanya yang tampan beserta senyum manisnya. Itulah alasan mengapa Kaila kesal dengan kayra yang dekat dengan samuel.
Kaila mengancam samuel untuk menikahinya saat besar , atau kayra akan mati dihadapannya. Samuel menatap tajam Kaila saat mendengar ancamannya. Ia terpaksa mengiyakan perkataan Kaila agar kayra tetap Selamat.
Setelah puas mendapatkan apa yang diinginkan. Kaila mengelus rambut samuel dengan senyum liciknya dan melangkah kan kakinya pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Plaakk
Sebuah tamparan keras mendarat dipipi mulus kayra, membuat nya menahan tangis. Senyum sinis terpampang jelas di wajah Nyonya Alensia. Setelah menampar kayra, Ny.Alensia melangkahkan kakinya menuju sebuah lemari dan mengambil sesuatu di lemari tersebut.
Ctass
Ctass
Ctass
"AAKKHH...." Teriak kayra kesakitan seraya menangis histeris.
Tak hanya kayra, satu cambukan mendarat di punggung samuel yang robek. Samuel memang sering diperlakukan seperti ini apabila ia tak menuruti kemauan anak dari Nyonya Alensia. Bahkan ia sering di tampar dan dipukuli.
Bugh
Bugh
"BERHENTII..JANGAN SAKITIN KAYRA." Teriak samuel histeris sembari meronta dan menangis melihat kondisi Kayra yang benar benar lemah tak berdaya.
Setelah puas menyiksa Kayra, Nyonya Alensia pergi meninggalkan ruangan tersebut. Dan membiarkan kayra terkapar tak berdaya.
"Kay, kayra bangun kay... KAY, KAYRAA BANGUUN."
"KAAAY..."
"apaansih orang lagi tidur juga... udh tau sakit ." Dengus Kayra kesal.
Samuel terdiam dan tersenyum senang. Ia kembali tidur agar rasa sakit nya tak terasa. Tanpa mereka ketahui, dibalik pintu asmda yang menatap mereka dengan tatapan iba.
*****
Bi rui kembali dengan nasi goreng yang ia buat. Tak lupa untuk menyuapi kayra dan samuel sampai makanan habis. Mereka bercerita satu sama lain dsn tertawa lepas bersama.
"Non kayra. suatu saat nanti , kalian akan pergi dari sini dan tinggal dengan keluarga baru kalian." Ucap bi rui seraya mengelus kepala Kayra dan samuel.
Kayra dan samuel saling bertatapan dan tersenyum, lalu Menghadap ke bi rui dan mengangguk. Mereka kembali bercanda. Bi rui menatap mereka dengan tatapan sendu nya. Bi rui pamit dan keluar dari ruangan.
Samuel teringat dengan perkataan dan ancaman Kaila. Ia kembali termenung dan terdiam. Kayra yang melihat raut wajah samuel tampak bingung. Ia terus memandangi wajah samuel tanpa berkomentar. Samuel yang merasa diperhatikan pun menoleh kearah Kayra dan tersenyum palsu. seakan keadaan baik baik saja.
"Kayra, saat gede nanti... Kita harus menikah. Ya?" Seru samuel dengan senyum manisnya. seketika muka Kayra memerah, ia memalingkan wajahnya dan mengangguk kecil. Samuel yang melihat tingkah kayra pun terkekeh kecil.
Sebisa mungkin , mereka menyatukan jari kelingking membentuk sebuah janji dengan keadaan yang masih dirantai.
"Kayra kan baik. Jadi, nanti bisa jadi istrinya Sam yang ganteng." Ujar samuel percaya diri.
"Jadi aku nggk cantik gitu.." kesal Kayra dan mengerucutkan bibirnya.
"Hahahaha.... Nggaklah, masa iya Kayra nggk cantik. Kan kayra Princess paling cantik yang hanya bisa didapatkan oleh Pangeran Sam." Jawab samuel dengan cengiran percaya dirinya. Kayra tersenyum senang mendengar jawaban samuel.
"Tapi , emang kita bakalan ketemu lagi pas gede." lirih kayra pelan yang hampir tak terdengar oleh Sam. Seketika raut wajah senang Sam berubah.
" Jadi, kayra mau ninggalin samuel ya." sahut samuel dengan raut wajah sedihnya.
"Ya enggaklah. meski kita berpisah. kalau kita jodoh ya bakalan tetep bareng. tapi kalau misalnya kita nggk jodoh, kayra bakalan minta sama tuhan buat tuker jodoh Kayra sama jodoh samuel. Jadi, kita masih bisa tetap bersama." sahut Kayra dengan senyum sumringahnya. Kini, muka samuel lah yang memerah akibat perkataan kayra.
Padahal masih kecil. Tapi omongannya kayak orang dewasa. Batin samuel tersenyum.
Ceklek
Suara pintu yang dibuka dengan pelan, namun tergesa gesa. Bi rui masuk dengan nafas yang terengah engah. Ia berjalan mendekat ke arah samuel dan Kayra yang tampak kebingungan. Dan..
*Nurufufufu ( yang nonton assasination classroom pasti tau hehe ) Maaf ya jarang up..Bantu author dengan
Like
komen
Vote sebanyak banyaknya
dan tunggu episode Selanjutnya
IM CRYING... SAD BOY... LEMAH...BODOH...TAK BERDAYA...MENANGIS.
SEE YOU NEXT TIME.