MaTa ISTiMeWa

MaTa ISTiMeWa
CHAPTER 2



_Pagi hari_


"Kayra bangun. Jam enam sekarang. Emang kamu nggk sekolah. Kakak kamu udh berangkat." Ucap mama Kayra membangunkan anak nya.


"Apa?! jam 6!? Kakak emang bangun jam berapa." tanya Kayra kepada mamanya.


"Kakak udh bangun dari jam4. Kamunya aja yang sukanya begadang trus." jawab mama Kayra dan meninggalkan kamar anaknya.


Kayra bergegas menyiapkan baju dan pergi ke kamar mandi sebelah dapur. Rumah kayra bukan lah perumahan elite. Memikirkan keadaan orang tua nya yang sedang kesusahan untuk mencari uang.


Kayra tinggal di sebuah perumahan biasa. Jarak rumah Kayra ke sekolah kurang lebih 6Km. Setiap hari Kayra diantar oleh papanya menuju sekolah dan langsung pergi kekantor untuk menuntaskan pekerjaan .


~Sekolahan~


"HEYYO TEMAN TEMAN KU SEKALIAN.. KAYRA YANG CANTIK NAN IMUT BAK DEWI FORTUNA DATANG SETELAH LIBUR PANJANG SELAMA HARI MINGGU. MANA RED KAMPRETNYA."


Teriak Kayra menggelegar seluruh kelas dan terdengar sampai kelas sebelah.


"KAYRA BERISIK GUA MAU TIDUR."


"GUA LAGI NGERJAIN KECORET."


"UDAH WOY TERIAK MULU "


"Kelas sebelah aja udh ngomel-ngomel setiap pagi lu teriak-teriak." Sahut Ayesa salah satu sahabat terdekat Kayra.


"Apalagi kita yang diteriakkin secara langsung." Balas Nana yang juga termasuk Sahabat dekat Kayra.


"Emang gua salah ya." Tanya Kayra dengan cengiran dan polos nya.


Nana dan Ayesha memutar bola matanya malas.


~Triring Triring~


Waktu masuk pukul 07:01. Seluruh siswa dan siswi belajar dengan giat dan rajin. Beda lain hal nya dengan Kelas Kayra.


"Kamu bawa apa aja. Aku cuman bawa makaroni doank." Sahut kayra kepada Naufal. Salah satu teman cowok terdekat Kayra.


"Aku bawa permen Karet 3bungkus." Jawab Naufal kepada Kayra.


"Aku bawa chiki banyak. lumayan buat ngemil." Ucap salah satu laki-laki yang duduk didepan Naufal.


Kayra , Naufal , Ayesa , Nana Mereka duduk dalam satu barisan. Mereka tidak memperhatikan Pelajaran. Tetapi , Nilai mereka selalu tinggi , dengan nilai yang sama satu barisan.


I**tu adalah pilihanmu, semua itu ada ditanganmu. Kau barus saja menunjukkan kekuatan mu , dan akan ada banyak orang jahat yang akan mengincarmu. Aku harap kau tidak jatuh ketangan orang yang salah


Ingatan pertemuan antara Kayra dan Pria Bertopeng ,membuat nya benar benar percaya akan adanya kekuatan.


Memikirkan saat dimana dia membasmi para buronan hanya dengan sekali tatap, dan membuat seluruh buronan pingsan ditempat.


-SALAH-


Siaran malam dan pagi dipenuhi dengan kematianya pasukan buronan dijalan xx nomor xxx. Ditemukan mati tanpa penyebab luka. Tak ditemukan nya sidik jari atau bukti apapun. Dan hilangnya sang ketua pasukan yang membuat polisi bertanya tanya.


Berita malam dan pagi yang membuat tidur Kayra terganggu dan bangun lebih akhir dari kakaknya.


Berita yang dengan jelas masih terngiang-ngiang di pikiran Kayra.Dan membuat Kayra semakin tidak fokus dengan apa yang ada di depannya.


Teman teman Kayra mulai merasa khawatir dengan sikap Kayra yang mendadak diam tak bersuara. Mereka tau kalau Kayra selalu berisik every time every were.


Selang berganti nya waktu. Kayra masih tetap terdiam memikirkan hal yang sama.


Kayra pergi istirahat bersama dengan teman teman nya. Ia membeli jajanan biasa. Sekolah nya bukan lah sekolah elite. Berhubung dengan kondisi keuangan keluarga Kayra yang kian menipis.


Nadya seorang Gadis berumur 9tahun yang sedang menduduki kelas 4sd. Kakak ke-2 Kayra yang bersekolah satu atap dengan Kayra.


~Masuk~


Kayra kembali sibuk dengan pemikiran nya yang kemana mana. Akhirnya, ia memutuskan untuk ke kamar mandi dan mencuci muka agar terlihat lebihsegar.


Sepulang perjalanan dari toilet. Kayra mencaci maki pikiran nya yang lagi lagi entah kemana. Dan mengomel ngomel dengan sendirinya.


Sebuah Kaleng botol bekas ,terletak dilantai. Dan tepat berada di hadapan Kayra. Tanpa pikir panjang , Kayra yang sedang tersulut emosi pun menendang Kaleng bekas tersebut dengan kencang.


TRANG


BUGH


"Aakkhh..." Terdengar suara seseeorang yang sedang meringis kesakitan. Kayra yang mendengar nya berniat menolong orang tersebut. Tapi langkah kakinya terhenti saat ia melihat kaleng bekas yang tadi ia tendang ,berada tak jauh dari orang tersebut.


-Bukannya itu kaleng bekas yang tadi gua tendang ya. Apa jangan jangan..-


Kayra dengan pelan dan mengendap ngendap melangkah kan kakinya pergi meninggalkan orang tersebut. Namun hasilnya NIHIL. Pria tersebut langsung meneriaki Kayra yang hendak pergi dari tempatnya.


"Aauuww....WOY JANGAN KABUR LO, TANGGUNG JAWAB PALA GUA SAKIT." Teriak pria tersebut dan langsung berlari kencang mengejar Kayra.


Kayra berlari dengan cepat agar terhindar dari kejaran pria tersebut. Mereka saling mengejar satu sama lain. Tak luput dari Teriakan Pria yang kesal dan meminta di obati. Berbeda dengan Kayra yang sedari tadi berteriak meminta maaf.


Akhirnya, Kayra memutuskan lari kedalam kelas. Didalam kelas , seluruh teman Kayra menoleh kearah Kayra. Ada yang menggoda Kayra dan ada yang melihat Kayra dengan tatapan bingung.


"Cie ciee... Kayra kejar kejaran sama cowok."


"Ciee yang udh nggk jomblo lagi."


"PJ nya jangan lupa ya Kay."


"Itu siapa kay? Pacar lu? Kok cakep?Kok gua nggk pernah ngeliat ?Jangan jangan lu sembunyiin ya?!"


"Apaan sih kalian... Bukannya ngebantuin gua kabur , malah ngeledekin."


"Dan apa tadi... Gua-" Ucap Kayra sembari menunjuk kearah dirinya sendiri. " Pacaran sama dia?" Ujar Kayra dan menunjuk kearah pria tersebut yang tak jauh dari kelas nya.


"Ogah banget gua pacaran sama dia. Gua udh minta maaf masih aja dikejar." Ucap Kayra sambil mengibas ngibaskan tangan nya.


Kayra kembali ketempat duduknya. Tak lupa, ia kembali berkutit dengan pikirannya. Bukan tentang Sang Pria bertopeng ,melainkan tentang pria yang mengejarnya.


_Disisi Lain_


Seorang pria yang sedari tadi memperhatikan tingkah laku Kayra. Ia tersenyum puas dan melangkah kan kakinya pergi.


-Gua akan bikin kejutan besar buat Lo yang udah menggangu hidup gua-


Pria tersebut pergi meninggalkan tempat itu. Ia kesal dengan matahari yang panas dan menyengat.


Matahari (?) Kita akan bertemu suatu hari nanti


Pikir nya dengan senyuman manis yang terukir di bibirnya.


Senyum manis yang membuat orang orang disekitar nya luluh. Ada yang memfoto dari jauh , dan ada yang meminta foto secara langsung, dan ditanggapi sebuah senyuman oleh pria tersebut.


Beberapa orang pergi dengan girangnya. Mereka merasa beruntung bisa bertemu dan berfoto dengan Orang yang menurut mereka Tampan.


Kembali ke Apartemen nya, dan merebahkan dirinya kekasur sambil memikirkan seorang gadis cantik yang bertemu dengannya tadi.


Matahari , Gua nggk bakalan membiarkan orang yang telah membuat gua tersenyum dan tertawa lepas pergi begitu saja


Bukan lah sesosok pria yang hangat dan murah senyum. Pria tersebut di kenal dingin dan kejam oleh dunia luar.


Kejadian na'as yang menimpa seluruh keluarganya dan orang yang tersayang, membuat nya tak ingin membuka hati kembali.


Gadis kecil yang memiliki sifat sama seperti mantan kekasihnya , membuatny menangis dalam diam. Mengingat seluruh memori kenangan.


Ingatan tentang adiknya yang cantik dan lucu. Kekasihnya yang ramah, cantik, sopan, dan heboh. Ibunya yang selalu hangat dan perhatian kepadanya. Ayahnya yang selalu membaya hadiah setiap pulang kerja.


*****Hai ini karya pertama author.


Dan jangan lupa


Like


Komen


Vote sebanyak banyak nya


Dan kasih author sarann***. **



**Mawar hitam , sebuah keindahan yang tiada akibat kegelapan. Kegelapan yang mewakili seluruh perasaan yang ku miliki.**


_See you next time guuys_