
Byuurr
"Hah...hah...hah..." Aturan nafas Kayra yang tersenggal senggal.
"I.. Ini dimana?" Gumam Kayra pelan.
Kayra melihat sekelilingnya yang gelap dan kotor. Kayra melihat kondisi tubuhnya yang kotor dan berantakan. Kedua tangannya yang diangkat keatas dan dirantai. Kondisi kakinya yang berlutut dilantai dan dirantai.
Kayra menyadari adanya sesosok wanita paruh baya yang berdiri dihadapannya dengan memegang sebuah ember kosong.
"Tan... Tante tolong aku... Ini diman Tan... Tante a..aku mohon.. hikss..hikss.." Tangis Kayra pecah ,dan memohon kepada wanita paruh baya tersebut.
"Kau kira aku akan menolong mu.. cih" Decih sang wanita paruh baya.
"Kau mengingatku bukan..hmm? Perlukah aku mengembalikan ingatan mu?" Tanya sang wanita paruh baya dengan senyum liciknya. Jari telunjuknya yang berada di dagu Kayra dan mengangkat nya.
"Nyonya Alensia... Orang yang pernah bertemu denganmu dan membelikanmu eskrim disebuah taman." Bisik Ny. Alensia di telinga Kayra.
Kayra bergidik ngeri mendengar bisikan Ny. Alensia. Seketika muka Kayra memucat mengingat perilaku perbuatan baik Ny. Alensia yang bertolak belakang dengan sikapnya sekarang.
Nyonya Alensia yang menyadari mimik wajah Kayra pun tersenyum sinis. Ia pergi meninggalkan Kayra ditempat tersebut.
Braak
Suara bantingan pintu yang keras , membuat Kayra tersadar dari lamunannya. Menatap sekeliling ruangan dengan tatapan kosongnya. Ruangan yang masih ada sedikit keterangan dari beberapa sudut. Memikirkan bagaimana cara nya keluar tanpa diketahui oleh Ny. Alensia.
Sedangkan disisi lain , terdapat seorang gadis yang sedang duduk di sebuah sofa dengan handphone di tangannya. Pandangan nya beralih melihat Mommy nya yang berjalan menghampirinya.
"Gimana Mom.. Udah?" Tanya Gadis dengan senyum manisnya.
"Udah lah Kai... Apasih yang nggak bisa di dapatkan oleh Keluarga Alensia" Sombong Nyonya Alensia dengan percaya diri dan duduk disebelah anaknya.
Alensia Family. Keluarga terkaya nomor 4 di Dunia.
Terkenal akan kekejaman dan kelicikan nya. Menghalalkan segala acara untuk sesuatu yang diinginkan. Pemilik dari Mafia King Tiger. Mafia Tersembunyi nomor 3 di Dunia. Memiliki bantuan orang dalam yang membuat nya susah untuk dikalahkan. Pemilik Negara A dan S.
Nyonya Alensia. Nyonya besar Keluarga Alensia. Wanita paruh baya bertopeng Malaikat berjiwa iblis. Tak pernah mengampuni dan membiarkan siapa pun yang tak ia sukai.
Tuan Alensia. Tuan besar Keluarga Alensia. Memiliki apapun yang ia inginkan. Membunuh siapapun yang berani mengusiknya.
Kaila Alensia. Nona muda keluarga Alensia. Anak tunggal dari Tuan dan Nyonya Alensia. Memiliki sifat yang sombong , licik dan kejam. Merasa dirinya yang paling berkuasa. Murid dari Tuan berinisial V.
" Emng dia (Kayra) mau di apain aja Mom." Tanya Kaila yang kembali memainkan handphone nya.
"Seperti biasa... MEMPERTAHANKAN KEKAYAAN." Jawab Ny. Alensia dengan seringai liciknya.
Nyonya Alensia bangkit dari duduknya dan berjalan kearah dapur. Mengambil beberapa cemilan dan kembali ke Ruang keluarga.
"Kaila mau gak?" Tawar Nyonya Alensia seraya menyodorkan salah satu cemilannya.
" Nggak ah Mom... Tadi udah" Tolak Kaila tanpa menoleh kearah Mommy nya.
Disisi Lain
"LEPASIN..." Teriak Kayra meronta ronta yang tak di gubris oleh orang yg ada dirumah.
psst pssstt
pssst pssstt
Nah Tuhkan dibilang juga apa. Lanjut batin Kayra merinding.
Kayra mencari sumber suara dan menemukan sebuah rantai yang terikat pada sebuah kaki dan tangan, yang berada tepat di sebelah kirinya.
Glek
Kayra meneguk salivanya kasar dan memberanikan diri melihat orang tersebut. Dengan perlahan Kayra membuka matanya dan melihat orang tersebut. Mata Kayra melebar mendapati sosok pria mungil yang tampan dengan senyum manisnya.
Kayra tak sadar bahwa sedari tadi terdapat seseorang disebelahnya. Kayra mengalihkan pandangannya karena malu. Sedangkan pria mungil nan tampan tersebut hanya terkekeh kecil melihat reaksi Kayra.
"Hai...Nama aku Samuel. Nama kamu siapa?" Tanya Samuel sembari memiringkan kepalanya.
"ka..Kayra. Nama aku Kayra." Jawab Kayra yang masih mengalihkan Pandangannya.Dan kembali menatap Samuel dengan mimik wajah serius.
" Samuel.. kenapa kamu ada disini? Berapa lama kamu ada disini? Trus, apa aja yang mereka lakuin? dan kenapa kamu gak takut sendirian?" Tanya Kayra penasaran yang menghujani banyak pertanyaan kepada Samuel.
"Aku disini karena aku pemilik mata istimewa. Aku udh disini sekitar satu tahunan. dan mereka ngelakuin apa aja yang mereka mau. Kalau masalah takut apa enggk. Jelas aku takut , tapi karena udh terbiasa dan udah ada seorang malaikat kecil yang nemenin. Jadi buat apa aku takut." Jelas Samuel panjang lebar sembari menggoda Kayra.
Seketika muka Kayra memerah. " Ih.. Apaansih masih kecil juga." dengus Kayra kesal yang membuat Samuel terkekeh.
Mereka bercanda tawa bersama dan menceritakan bagaimana bisa mereka ditangkap. Samuel menceritakan bahwa saat itu dia sedang bermain disebuah hutan, dan tak lama banyak orng berjubah menghampiri nya dan membuatnya pingsan. Saat ia bangun , ia sudh berada di tempat ini. Dan tak luput pula dari godaan Samuel yang sukses membuat wajah Kayra memerah. Obrolan mereka terhenti saat pintu dibanting dengan kuat.
Braak
Ctass
Ctass
Dua cambukan mendarat di punggung Kayra, yang membuat nya meringis kesakitan. Ia berteriak , namun tak di perdulikan oleh Kaila. Ya, Kaila adalah orang yang mencambuk Kayra dengan kencang dan tanpa ampun.
"KAU HARUS INGAT BAHWA SAMUEL ADALAH MILIKKU...MENJAUHLAH DARINYA JIKA KAU INGIN SELAMAT." Teriak Kaila yang tak henti mencambuk Kayra. Dan pandangannya beralih menatap Samuel yang berada di depannya. Kaila mencambuk Samuel sebanyak dua kali.
" Itulah akibatnya jika kau berani menduakan Kaila Alensia." Ucap Kaila penuh penekanan dan beranjak pergi meninggalkan ruang bawah tanah tersebut.
Samuel mencoba menenangkan Kayra yang menangis histeris dan menghiburnya dengan canda tawa. Kayra menatap kearah Samuel yang seakan akan tidak merasakan sakit sama sekali. Kayra ingin bertanya , namun ia urungkan niatnya saat melihat senyum tulus Samuel. Seakan mengisyaratkan bahwa dirinya baik baik saja.
Ceklek
Suara pintu yang dibuka pelan. Membuat Kayra dan Samuel menoleh kearah pintu , dan mendapati sesosok wanita paruh baya yang masuk dengan hati hati.
****Hai ini cerita pertama Author
Jangan lupa
Like
Komen
vote sebanyak banyaknya
dan tunggu episode selanjutnya****
See you next Time Readers....