
_Malam_
Seorang gadis cantik yang tengah berbaring diatas kasur kecilnya.
Memikirkan ucapan ucapan dan kejadian selang beberapa jam lalu.
Merenungkan setiap perkataan Rey yang menceritakan tentang kematian keluarganya. Ya, dia lah Kayra. Gadis kecil dengan pakai tidurnya.
Merenungkan dan memilah setiap perkataan dalam kejadian pembantaian. Mengingat perkataan pria bertopeng
Akan ada banyak orang jahat yang akan mengincarmu. Aku harap kau tidak jatuh ke tangan orang yang salah.
Ucapan Peringatan yang menekan. Perkataan yang membingungkan. Andaikan semua ucapannya benar.
Dor
Dor
Suara tembakan yang menggema. Kaca yang berserakan dilantai. Suara yang mengangetkan warga.
WTF?!!
Seluruh anggota keluarga Kayra berkumpul di ruang TV. Wajah kayra yang pucat pasih. Hening. Tidak ada yang berbicara sampai Kayra memulai pembicaraan.
" Ma Pa , kalau misalnya Kayra pergi trus Mama sama Papa bahkan seluruh Dunia lupa sama Kayra. Apa yang bakalan Mama Papa lakuin?" Tanya Kayra dengan tatapan kosongnya.
"Kenapa Kayra ngomong kayak gitu. Emang Kayra mau kemana?" Tanya kembali Mama Kayra penuh keheranan.
"Nggak apa apa kok Ma , kan Kayra cuman bercanda" Ucap Kayra meyakinkan orang tua nya dengan cengiran palsunya.
Kayra kembali masuk ke dalam kamar. Mematikan seluruh lampu kamar dan menyalakan kipas angin dengan kencang.
Menangis dalam diam. Terisak dan sesegukan. Mata merah yang membengkak. Mengingat ancaman seorang pria berjubah.
Pergilah dan Aku akan kembali dan mengambilmu. Kau hanyalah sebuah alat dunia. Kau tak berhak bahagia. Seseorang yang menyayangi , dan yang kau syangi akan mati di tanganku.
Tulisan Berdarah dan penuh ancaman.
Kayra kembali mengingat dengan Ucapan pria bertopeng saat mereka pertama kali bertemu.
Larilah jika kau ingin selamat ,, tinggalkan keluarga mu , Selamat kan dirimu. Aku akan berada di belakang mu dan membantumu.
Seseorang yang menurut Kata dapat dipercaya. Pria yang berniat membantunya dan menyelamatkan nya dari orng orang jahat.
Bisakah kita bertemu kembali? Aku ingin melihatmu, Aku ingin menanyakan arti dari semua ini. Aku ingin menanyakan keputusan yang tepat.
Pkir Kayra sambil melihat langit langit kamarnya.
Dengan posisi terlentang. Kayra tertidur dengan pulas. Pikirannya yang dipenuhi Kejadian kejadian yang telah berlalu, membuatnya mengantuk dan memutuskan untuk tidur.
***
Seorang Gadis cantik yang sedang menikmati pemandangan tarian bunga. Menikmati angin yang dingin. Perpaduan angin dan teriknya sinar matahari. Suara gemercikan air danau yang bergoyang.
Sambil bersantai , Kayra memutuskan untuk membeli eskrim yang berada tak jauh dari tempat duduknya. Kayra membeli eskrim rasa Cokelat Vanilla.
"Hai nak , dimana orang tua mu? Apakah kau tersesat ? Kenapa kau sendiri disini? Apa yang terjadi? " Kayra dihujani banyak pertanyaan oleh seorang wanita paruh baya yang tak ia kenal.
" Mama Papa aku nggk ikut. Aku nggk tersesat kok tante. Aku memang sedang ingin sendiri , dan tidak terjadi apa apa kok Tan. Hanya saja ditaman ini sangat sejuk , dan aku menyukai pemandangan nya. Terima kasih atas ke khawatirannya Tante." Jelas Kayra panjang lebar sembari menundukkan kepalanya sedikit.
"Ini dek eskrimnya." Sahut sang tukang es krim sambil menyodorkan eskrim rasa Cokelat Vanilla.
"Biar saya saja pak yang bayar. Sekalian rasa Stroberi dan Cokelat satu ya Pak."
Ucap Wanita paruh baya sembari menyodorkan 2 lembar uang 100.
"Kembaliannya ambil saja ya pak."
" Terima kasih bu."
"Makasih ya Tante. Kenapa Tante baik sama aku?" Tanya Kayra polos.
"Emang kita nggk boleh baik sama orang lain." Jawab snag Wanita paruh baya sembari mencubit hidung Kayra pelan.
"Hehe... Oh iya Tante aku duluan ya nanti Mama sama Papa aku nyariin." Sahut Kayra meninggalkan tempat itu dan melambaikan tangannya.
"Aku ingin kau melakukan nya dalam waktu dekat karena aku sudh tak Sabar." Perintah sang Wanita paruh baya kepada seorang pria berjas dan mengambil tisu basah yang di sodorkan oleh pria itu. Membersihkan tangannya yang sempat mencubit pelan hidung Kayra.
Dan berlalu pergi menuju sebuah mansion indah yang menempuh waktu yang cukup jauh.
Kepulangannya yang disambut oleh anak nya. Kayla Alensia anak dari Nyonya Alensia yang seumuran dengan Kayra. Nyonya Alensia Menggendong anak nya menuju ruang tamu. Mereka bercanda tawa bersama.
Mereka tak menghiraukan sebuah teriak kan anak kecil yang tak jauh dari perkarangan rumah nya. Karena menurut mereka mungkin anak kecil tersebut sedang bermain.
**hai readers ini karya pertama Author
Jangan lupa
Like
Komen
Vote sebanyak banyak nya
bagikan pada teman teman
dan saran untuk Author
***Seorang Wanita Paruh Baya yang bertopeng malaikat namun berjiwa iblis. Dirinya yang sudh dibutakan oleh kegelapan.
See youu next time*.