MaTa ISTiMeWa

MaTa ISTiMeWa
CHAPTER 1



Terdapat seorang gadis yang berdiri dihadapan seorang pria yang menggunakan sebuah topeng.


" Itu adalah pilihanmu , semua itu ada ditanganmu. Aku harap kau tidak jatuh ke tangan orang yang salah." Ucap pria tersebut dan melangkah kan kakinya pergi meninggalkan tempat itu.


Kayra menatap datar punggung pria itu yang sudah mulai menjauh.


"Kenapa dia ngomong kayak gitu." guman Kayra pelan. Ia melangkahkan kakinya pergi.


Kayra merupakan seorang Gadis kecil berusia 8tahun yang sedang menduduki kelas 3 SD. Ia memiliki sifat baik dan ramah.


Beberapa Waktu Sebelumnya.


"Hai, mari temani aku bermain bersama."


Ucap seorang preman. Tidak, lebih tepat nya , seorang penjahat buronan yang berpasukan.


"Ma-maafkan aku hikss... a-aku harus


bekerja agar mendapat uang hiks.... A-adikku di-dia sedang sa-sakit hikkss... aku harus membayar uang pengobatan nya... aku mohon lepas kan aku. aku harus pergi." Pinta seorang Gadis sembari memohon.


"Apakah tidak ada yang berniat membantu nya??" ucap Kayra kesal.


"Haruskah aku yang menolongnya? Tapi aku memiliki tubuh yang kecil." Ucap Kayra sembari melangkah kan kakinya pergi.


"Kau hanya harus melayani ketua , dan melayani kami sampai kami puas." Ucap salah satu anggota buronan dengan smrik nya , yang membuat Gadis tersebut ketakutan.


"Tenanglah aku akan membayar seluruh biaya pengobatan adik mu." Ucap ketua yang membuat Gadis Remaja tersebut berbinar. "Asalkan kau mau menjadi simpanan ku."


" Bener bener nggk ada yg ngebantuin sama sekali.." Kesal Kayra dan langsung menghampiri segerombolan para buronan tersebut.


Badan Kayra yang kecil membuatnya dapat menyalip dari tubuh orang-orang dewasa.


"LEPASKAN KAKAK CANTIK ITU DASAR TUA BOTAK" Teriak Kayra kencang.


"Pergilah nak , Kau hanyalah seorang anak kecil yang lemah , kau tak akan bisa mengalahkan kami." Dengan nada yang meremehkan dan penuh percaya diri.


"LEMAH??!" Teriak Kayra kesal


" Aku yang lemah , atau karena kalian TIDAK BERANI MELAWAN ANAK KECIL SEPERTI DIRIKU." Tegas Kayra dengan senyum sinisnya.


"Sepertinya kau kesini karena ingin bermain dengan ku bukan, Apakah ini ajaran orang tua mu. Apa ibumu adalah wanita malam dan kau mengikuti sifatnya." Hina Sang ketua pada Kayra dan ibunya.


Kayra benar-benar tersulut emosi, ia merasakan bahwa seluruh tubuh nya terasa begitu panas. Kayra menutup matanya dan kembali membuka matanya sembari mengarahkan ke arah pasukan buronan.


TUMBANG. Satu kata yang mewakili seluruh keadaan.


SHOCK. Satu kata yang mendeskripsikan raut wajah sang Ketua .


" A-aku mohon , ma-maafkan aku. Aku berjanji akan pergi dari negara ini dan menjadi orang yang baik. Aku mohon lepaskan aku." Pinta sang Ketua sembari memohon dan bersujud di hadapan Kayra.


"Kenapa aku harus melepaskan mu.." jawabnya dingin.


"Aku mohon ,, aku akan menjadi orang yang berbakti dan selalu menolong orang lain."


" Lalu .. Bagaimna jika kau mengingkari nya. Apa yang akan kau perbuat." Tanya Kayra yang sukses membuat sang Ketua tertegun.


" Nyawaku. Kau bisa membunuhku dihadapan semua orang.Kau bisa mengambil nyawa ku sebagai taruhannya." Jawab Sang Ketua dengan raut wajah yang serius dan tubuh yang gemetar.


Titah Kayra dengan penuh penekanan.


"PAHAM." Jawab Sang ketua dgn yakin.


"Kalau begitu pergilah sebelum aku berubah pikiran."


"Baik" Jawab sang ketua sembari berlari meninggalkan tempat.


" Kakak nggk apa apa kan? Ada yang sakit nggk? Kakak di apain aja? Mau Kerumah sakit ?" Tanya Kayra dengan beribu ribu Pertanyaan, yang membuat Gadis tersebut tersenyum manis.


"Nggak , nggak apa apa kok , nggk ada yang sakit , kakak juga nggak di apaa apain , nggk perlu kerumah sakit juga." Jelas sang gadis remaja sembari mencubit pelan hidup Kayra.


"Sakit tau kak.." Kesal Kayra dengan wajah cemberutnya yang imut.


"Kamu lucu banget sih. Jadi gemes deh." Gemas sang gadis yang benar benar ingin mencubit pipi Kayra.


" Oh iya , ngomong ngomong , kok mata kamu bisa berubah gitu warnanya. Trus semua pasukan buronan yang ada disini juga mendadak pingsan." Tanya nya Penasaran dengan apa yang terjadi barusan.


" Aku juga gak tau, soalnya tadi aku kesel banget sama ketuanya. Trus badan aku serasa panas , mata aku juga kerasa panas." Jelas kayra


" Jadi ya aku tutup aja mata aku supaya nggk panas lagi ,, eh pas aku buka malah serasa dingin sebelah." Lanjut Kayra menjelaskan dengan polos.


"Yaudh makasih ya. Maaf aku nggk bisa lama lama soalnya aku harus kerja paruh waktu dulu buat ngebiayain adek aku." Ucap sang gadis dan melangkah kan kakinya pergi sambil melambaikan tangannya kearah Kayra.


Kayra bangkit dari duduknya dan mengambil tas nya yang tadi sempat ia lepas. Dan berjalan pulang menuju rumah orang tua nya.


Memang. Kayra bukan lah dari orng orng terpandang. Tapi kehidupannya yang sederhana tak pernah membuatnya pantang menyerah pada mimpinya.


Seketika di perjalanan Tangan Kayra ditarik ke sebuah gang kecil yang sempit .


"Larilah jika kau ingin selamat ,, tinggalkan keluarga mu , Selamat kan dirimu. Aku akan berada di belakang mu dan membantumu." Ucap seorang pria tiba-tiba.


Itulah Awal mula Kejadian bagaimana Kayra bertemu dengan Pria Bertopeng.


Hai kenalin Author baru pertama kali bikin cerita. Jangan lupa kasih saran ya.


Dan Jangan Lupa Untuk


Like


Komen


Dan vote sebanyak banyak nya.


Supaya author trus semangat membuat novel.


uu



KEGELAPAN ADALAH SEGALANYA BAGIKU. DI SANA AKU DAPAT MENCARI SEBUAH MIMPI DAN ILUSI.


KEGELAPAN YANG MEMBUAT KITA TERBAWA IMPIAN DAN KEBENCIAN. KEGELAPAN YANG MENUTUP SELURUH ARTI DARI KEHIDUPAN.


SEE YOU NEXT TIME 😘