
_Taman_
Angin kencang yang berhembusan. Sinar Matahari yang terik dan panas. Suara burung yang merdu. Pemandangan bunga bunga yang menari. Air danau yang Bergerak.
Terdapat 2orang yang sedang bergandengan tangan. Berjalan berdekatan. Membuat siapa pun yang melihat nya menjadi iri.
Dengan tubuh yang kecil dan mungil. Wajah putih bersih. Pakaian yang sedikit besar dan bando kelinci di kepala. Membuat siapapun yang melihatnya menjadi gemas.
Tubuh tinggi dan ideal. Wajah putih yang ter tutupi masker. Baju Hitam panjang dengan perpaduan celana jeans dan topi hitam yang menutupi pantulan sinar matahari.
Berpegangan tangan sambil menyeruput minuman. Melihat sekeliling Taman yang dipenuhi dengan bunga. Banyak orang yang berlalu lalang.
Perbedaan Tinggi dan stylish yang seperti sepasang kakak dan adik. Dengan genggaman tangan yang seakan menjaga.
Rey dan Kayra. Dua orang yang menarik seluruh perhatian orang orang yang ada disekitarnya. Membuat salah satu dari mereka mengambil foto dan mengekspos nya.
"Rey , kalau boleh tau umur kamu berapa?" Tanya Kayra dengan polos sembari mendongak kan wajahnya ke arah Rey.
"Aku 10 Tahun. Emang kenapa?" Satu Rey penasaran.
"Tapi kok pas dikelas kamu pinter banget? Malahan waktu itu pas aku kasih kamu soal , itu kan soal kelas kakak aku." Jawab Kayra polos. Rey diam tak bergeming , memikirkan dirinya yang dibodohi oleh Kayra dengan pertanyaan anak Kelas 1SMA.
Jihan. Kakak pertama Kayra yang menginjak usia 15 Tahun dan menduduki kelas 1SMA. Bersekolah di tempat Nenek.
" Nanti kamu bakalan tau kok." Jawab Rey dengan senyuman nya yang hampa.
" Bang beli itu yuk!!" Ajak Kayra sembari menunjuk ke arah tukang eskrim. Kayra menarik tangan Rey dan membeli 2eskrim dengan rasa yang berbeda.
" Bang mau yang mana? Cokelat vanilla atau Vanila Stroberi ?" Tanya Kata lagi sembari mengangkat kedua eskrimnya.
Rey mengambil eskrim rasa Vanilla Stroberi dan mulai memakan nya. Kayra mulai memakan eskrim Cokelat vanilla nya sambil melihat pemandangan yang menyejukkan.
Mereka duduk di sebuah tempat tepat di pinggir danau.
"Tadi kamu kenapa manggil aku Abang." Sahut Rey penasaran.
Mereka menikmati pemandangan sambil bercerita dan bercanda gurau bersama.
Rey merasa senang dengan kehadiran Kayra dalam hidupnya. Setelah kejadian na'as yang menimpanya , juga kejadian dimana dia harus fokus pada satu hal.
Rey menceritakan bagaimana kehidupan nya sehari hari. Ia juga menceritakan saat ia kehilangan keluarganya.
Kayra memeluk Rey dengan erat sembari berkata.
" Aku bisa jadi adek abang." Ucap Kayra antusias.
Rey memeluk erat orng yang bisa mengubah kehidupannya. Ia bersyukur dapat di pertemukan dengan Kayra.Ia harap hal yang menyuruh nya fokus, tidk menganggu kebersamaan nya Bersama Kayra. Ia harap hal itu tidak merenggut nyawa Kayra.
Mereka berpelukan cukup lama. Melepas pelukannya dan memutuskan untuk pulang dengan Grab.
Orang tua Kayra sudh mengetahui tentang hubungan anaknya dan Rey. Orang tua Kayra pun mengizinkan dan menitipkan Kayra pda Rey saat Kaya berada diluar rumah. Mereka mempercayai keselamatan putrinya ditangan Rey.
Rey kembali ke Apartemen nya. Beranjak ke kasur dan tertidur pulas. Tanpa beranjak kekamar mandi. Ia terlalu Lelah untuk berjalan kekamar mandi dan memutuskan untuk langsung tidur.
****Ini karya pertama author. bantu author mengembang kan novel dengan cermat. Dan semangati terus author agar lebih sering up dengan cara
*Like
Komen
Bagikan pada temanmu
dan Vote sebanyak banyak nya.
Dan jangan lupa kasih author saran***.
**Awal mula yang akan segera dimulai. Kau tidak akan pernah bisa pergi, Karena kau telah melangkah kan kaki mu masuk ke dalam kegelapan.