Married With Senior

Married With Senior
03. Traktir Makan



Happy reading :)


"Salah satu cara agar tetap dekat dengan orang yang kita sayang adalah dengan tetap menjadi teman."


•••


"Lo tau Ken, adek kelas yang ikut olimpiade matematika minggu kemarin menang loh, hebat ya dia gak cuman cantik tapi juga pintar," ucap Kenan yang hanya didengarkan oleh Kenzi tanpa menjawab.


"Iya salut gue sama tuh anak, ngidam apa tu emaknya sampai anaknya bisa kayak gitu," timpal Axel.


"Ngidam buku pelajaran, setiap hari tuh buku dicemilin sampai habis." Kenan dan Axel tertawa setelah mendengar jawaban Prima yang ngaco.


"Eh ***, kenapa diam ae lo?" tanya Kenan kepada Kenzi.


"Iya kesurupan apa lo sampe diam begini biasanya kerjaan lo ganggu cewek yang lewat sini," timpal Prima.


"Gue lagi mikir," jawab Kenzi kepada sahabatnya itu.


"Mikir apa lo? Tumben," ucap Axel.


"Gue kayaknya jatuh cinta," jawab Kenzi yang langsung disambut tawa oleh Prima, Kenan dan Axel.


"Demi apa lo jatuh cinta, biasanya hati cewek selalu lo jadi permainan," ucap Kenan.


"Gue serius," jawab Kenzi dengan tampang seriusnya.


"Siapa orangnya?" tanya Prima dengan wajah sok serius juga.


"Naya," balas Kenzi sambil menatap sahabatnya bergantian.


"What!?" teriak Kenan dan Prima serentak sehingga seluruh teman di kelas mereka melihat ke arah mereka.


"***** lo berdua, gak usah teriak - teriak gitu juga," ucap Kenzi yang hanya dibalas oleh kedua sahabatnya dengan cengengesan.


"Emang lo kenal Naya?" tanya Prima kepada Kenzi yang hanya dibalas dengan anggukan kepala oleh Kenzi.


"Darimana lo kenal dia?" tanya Axel.


"Dia pernah gak sengaja nabrak gue terus Minggu kemarin gue ketemu dia habis pulang dari rumah Kenan."


"Terus," kata Kenan.


"Kebetulan juga rumah dia satu komplek sama rumah lo Kenan, gue ajak dia ngobrol di taman dekat komplek rumah lo, gue rasa dia beda dari yang lain gue gak tau hati gue bisa langsung suka ke dia." Memang bagi Kenzi, Naya itu berbeda. Naya dengan kesederhanaannya berbeda dengan perempuan lain yang kebanyakan gaya di saat semua perempuan bakalan senang kalau diajak ngobrol sama Kenzi berbeda dengan Naya yang biasa - biasa aja, hal itu yang membuat hati Kenzi suka kepada Naya.


"Lo serius Ken?" tanya Kenan karena tidak percaya dengan ucapan Kenzi.


"Iya gue serius," jawab Kenzi.


"Sekarang lo mau apa?" tanya Prima kepada Kenzi.


"Gue mau kasih dia kejutan mau traktir dia makan tapi gue sama dia aja baru kenalan, mana mungkin dia mau," ucap Kenzi dengan nada ragu.


"Gimana nanti pas pulang sekolah lo temui dia, ajak pulang bareng." Usul Kenan.


"Iya lo ajak dia pulang bareng terus lo bilang aja mau traktir dia karena bisa menangi tuh olimpiade," jawab Axel.


"Boleh juga," jawab Kenzi.


"Kalau lo suka dia, kejar Ken jangan dibiarin ntar ada yang ambil lo juga yang nyesel," ucap Prima kepada Kenzi.


"Hmm gue coba."


"Jangan lo coba aja tapi buktiin kalau dia berharga buat lo," kata Kenan yang langsung disambut senyuman tipis oleh Kenzi.


"Yoi bro, kami di sini dukung lo semoga aja cinta lo gak bertepuk sebelah tangan kayak mantan mantan lo itu." Semuanya tertawa karena ucapan Prima.


"Iya bisa jadi ntar lo kena karma." Kenzi langsung menatap tajam ke arah Axel.


"Udah mau bel, sana kalian." Usir Kenzi kepada sahabatnya yang langsung membuat sahabatnya tersenyum kecut dan langsung menuju ke tempat duduk masing -masing.


•••


"Nay traktirnya pas pulang sekolah ya starbuck, kan lo udah menang olimpiadenya," kata Yasmin sambil cengegesan karena akan mendapat traktiran dari Naya.


"Iya iya," jawab Naya singkat. Naya sudah tau bagaimana kelakuan sahabatnya itu, Naya sudah banyak memenangi olimpiade dan disetiap itupun temannya akan meminta traktiran katanya berbagi itu indah jadi jangan disimpan sendiri.


"Ya udah ayuk ke kantin udah bunyi nih perut gue minta diisi makanan," kata Naya sambil berjalan keluar dari kelas.


Di perjalanan menuju kantin orang banyak menyapa dan tersenyum ke Naya dan itu adalah hal biasa bagi Naya.


Naya cukup terkenal di sekolahnya, kepintaran nya yang selalu memenangi olimpiade membuat semua siswa siswi SMA Pelita mengenalnya. Dan juga kecantikannya membuat para cowok banyak menyukainya tapi Naya tak memikirkan itu, sejak kejadian tahun lalu Naya tidak suka lagi berhubungan dengan cowok dia terlalu takut.


"Kalian mau makan apa biar gue pesan," ucap Alexa kepada sahabatnya setelah sudah berada di kantin.


"Gue pesan mie ayam sama es jeruk," jawab Yasmin.


"Lo Nay?"


"Samain aja," balas Naya, Alexa langsung pergi memesan makanan.


"Eh Nay, lo liat gak kakak kelas yang di sudut sisi kantin tuh, ganteng ya tapi playboy," ucap Yasmin ketika menyuruh Naya melihat cowok yang ada di sudut sisi kantin.


"Dia playboy?" tanya Naya ketika tau siapa yang dibilang oleh Yasmin.


"Iya, mantannya gak tanggung banyak nya. Tapi yang gue dengar semua mantannya itu gak pernah ia suka kata orang sih cuman untuk jadi permainan aja."


"Maksud lo?" tanya Naya karena dia tak mengerti apa yang dibilang Yasmin.


"Maksud gue, cewek yang jadi mantannya gak benar ia sukai cuman jadi permainan aja ya bosan terus diputusin deh, kan kasian tuh cewek udah berjuang tapi cuman jadi permainan, lo tau aja lah cewek mah gampang baper kalau di kayak ituin sama cowok ganteng apalagi yang suka sama tuh cowok hampir semua cewe di sini."


"Gue baru tau kalau dia kayak gitu." Naya berpikir kalau Kenzi baik tapi kenyataannya gak seperti itu.


"Lo kenal dia Nay?" tanya Yasmin ketika melihat raut wajah Naya yang berbeda setelah mendengar penjelasannya tadi.


"Gak," jawab Naya bohong, bertepatan saat Naya menyelesaikan ucapannya Alexa datang sambil membawa pesanan mereka dan mereka langsung melahapnya.


•••


Bel pulang sekolah sudah berbunyi 5 menit tadi. Naya dan sahabatnya masih berada di kelas mereka memiliki jadwal piket kelas yang sama. Naya yang menyapu lantai, Yasmin merapikan meja dan Alexa yang mengepel lantai. 15 menit untuk membersihkannya, mereka sudah siap dan segera menuju ke starbuck. Setelah mengunci kelas mereka berjalan di koridor sekolah sambil menunggu taksi yang lewat di depan gerbang.


"Naya," teriak seorang cowok dari arah belakang dan sontak membuat Naya dan sahabatnya menoleh ke belakang.


"Iya," jawab Naya kepada cowok tersebut.


"Gue mau ajak lo pulang bareng,"  ajak Kenzi kepada Naya to the point.


"Gak bisa kak, aku ada janji sama sahabat aku," ucap Naya.


"Hmm gitu ya, ya udah deh lain kali aja," ucap Kenzi kecewa.


"Oke kak, lain kali aja ya," jawab Naya sambil berjalan kembali dengan sahabatnya.


"Nay, gue boleh minta nomor id line lo?!" teriak Kenzi kepada Naya.


Bersambung ...


Hai hai 👋


Salam kenal :)


Salam Manis


        Dari,


GeminiGirl❤