
Happy reading :)
Gue hanya menguji lo, cinta bakal tau dimana ia menetap.
-Daniel
Naya menuruni tangga menuju ruang makan, dia sudah lengkap dengan pakaian sekolahnya. Dengan mata yang masih sembab, karena semalaman habis menangis. Membuat keluarganya bertanya tanya.
"Nay, kenapa mata lo sembab gitu?" tanya Reyhan.
"Kamu kenapa Naya?" tanya Papa Naya sambil menaikkan alisnya tanda heran melihat mata anak nya yang tidak seperti biasa.
"Habis nangis? Kenapa? Cerita ke mama," ucap Mama Naya sambil mengelus rambut Naya. Naya langsung memeluk mamanya, dan kembali menangis. Membuat Papa Naya dan Reyhan bertambah heran.
"Sudah, sarapan dulu. Nanti kamu telat datang ke sekolahnya kalau nangis terus," ucap Papa Naya menagahi.
"Iya Nay, sarapan dulu." suruh Reyhan yang kasihan pada adeknya itu, ia tau pasti Naya lagi ada permasalahan tapi Naya belum menceritakan kepadanya.
"Makan dulu, mama buat makanan kesukaan kamu, bihun goreng. Jangan nangis lagi, kalau ada masalah cerita, jangan dipendam sendiri. Kamu tau kalau kami semua mau jadi pendengar kamu menyampaikan keluh kesah," ucap sang mama, Naya hanya menganggukkan kepala dan menghapus air matanya.
Semuanya sarapan tanpa ada yang mengeluarkan suara. Naya makan tapi tidak seperti biasanya, hanya sesuap lalu termenung. Kadang, papanya menegurnya tapi kembali lagi Naya termenung lagi.
"Naya berangkat sekolah dulu," ucap Naya sambil menyalami tangan kedua orangtuanya.
"Kalau udah mendingan, kalau udah mau menceritakan masalah kamu. Kami siap jadi pendengar," ucap Mama Naya sambil memeluk Naya dan mengusap rambut Naya.
"Iya," jawab Naya singkat.
"Kami berangkat ke sekolah dulu. Assalamualaikum," ucap Reyhan lalu menyalami kedua tangan orangtuanya dan langsung berjalan keluar sambil merangkul Naya.
Reyhan mengeluarkan mobilnya, lalu menyuruh Naya untuk naik.
"Ayo Nay, naik. Nanti telat." Naya langsung naik dan langsung menyenderkan kepalanya ke jendela dan menutup mata. Reyhan yang melihat itu, langsung bertanya apa masalah yang tengah dihadapi adek nya itu.
"Kenapa?" tanya Reyhan, Naya langsung melihat ke arah abangnya, satu bulir air mata jatuh dari pipi Naya.
"Jangan nangis, masalah bukan buat untuk ditangisi tapi buat dihadapi. Ada apa?" tanya Reyhan kembali.
"Daniel."
"Kenapa lagi dia?"
"Kemarin dia ada di festival musik, dia lihat aku dan aku lihat dia. Dia ngejar aku, dia mau nampar aku, dia jahat bang. Kalau gak ada Kenzi mungkin dia udah berhasil buat nampar aku. Dia bilang gak mau lepasin aku, dia mau aku jadi milik dia kembali. Aku takut."
"Abang akan temui dia, kamu tenang aja. Jangan takut, dia gak bakalan berani buat nyakitin kamu lagi. Jangan nangis lagi, jelek."
"Mirip abang gak jelek aja."
"Abang ganteng ya, Lisa blackpink aja minta jadi pacar abang aja, abang tolak. Ke gantengan abang gak ada yang bisa lawan, kecuali papa sih," ucap Reyhan sambil terkekeh, membuat Naya juga ikut terkekeh.
"Iyain aja jiwa halunya." Naya sudah agak mendingan, tapi di dalam hati nya masih ada rasa takut hanya saja dia sembunyikan agar abangnya merasa tenang juga.
"Noh dah sampai, turun gih." suruh Reyhan saat sudah sampai di depan sekolah Naya.
"Ngusir ceritanya nih, okey. Makasih bang, hati hati ya." Naya turun sebelumnya dia menyalami tangan Reyhan, lalu masuk ke sekolahnya.
♡♡♡
Naya duduk di kursinya, dia membaca novel sesekali dia melamun.
"Woi masih pagi udah melamun aja lo!" teriak Yasmine membuat Naya kaget.
"Eh mata lo kenapa bengkak gitu?ditusuk sama tawon ya, kok tawon nya jahat sih," ucap Yasmine sambil meneliti lebih jelas mata Naya.
"Hmm," jawab Naya hanya bergumam.
"Hellow eperybadehhh!!" teriak Alexa yang baru saja memasuki kelas.
"Eh monyet! Lo pagi pagi udah teriak aja kayak tarzan!" kesal Yasmine.
"Tadi monyet sekarang tarzan, ya udah deh gue bidadari aja biar adil," ucap Alexa sambil berjalan ke tempat kursinya.
"Ga jelas lo! Liat noh teman lo matanya udah kek biji salak aja." Alexa langsung melihat ke mata Naya.
"Eh Alexa kaget, itu mata atau apaan ****?" tanya Alexa dengan wajah kagetnya.
"Mata lah, ya kali batu kerikil!" ucap Naya yang kesal dengan Alexa. Pagi - pagi sudah teriak, emang gila nih Alexa.
"Ngapain sih mantan yang gak guna itu lo tangisin, Kenzi ada loh kalau lo lupa." goda Alexa sambil menyikut lengan Naya.
"Lo gak ngerasain."
"Iya gue gak ngerasain, tapi coba lo pikir. Ngapain juga mantan laknat lo itu masih lo ingat? Atau lo masih suka sama dia Nay? Gue ingatin, coba buka hati lo Nay! Kenzi suka sama lo, dia berusaha buat lo lupain mantan lo itu. Jangan sampai, mantan lo datang lo langsung gagal move on gitu aja," ucap Alexa menasehati.
"Gue butuh waktu Alexa, lo emang gampang ngomongnya, gue yang susah buat lakuinnya."
"Terserah lo deh."
♡♡♡
Kenzi ke kelas Naya, kebetulan jam pulang sudah berbunyi semenjak 5 menit tadi. Kenzi mendapatkan pesan dari Alexa bahwa Naya masih belum mau pulang.
"Kenapa belum pulang?" tanya Kenzi to the point. Naya yang sedang bermain handphone langsung melihat ke arah Kenzi yang sedang berjalan ke arahnya.
"Nunggu abang."
"Kata Alexa, lo semalaman nangis, kenapa? Karena ******** itu lagi?" tanya Kenzi yang sudah duduk di depan Naya.
"Gak."
"Ngapain juga ditangisin cowo bodoh kayak dia, gak ada gunanya Nay. Di sini lo tau kalau gue lagi berusaha buat lo lupa sama dia, gue berusaha buat lo buka hati buat gue, tapi apa? Kayaknya gue gak bisa buat lakuin itu. Gue terlalu lemah buat masuk ke hati lo," ucapan Kenzi terhenti saat ada pesan masuk ke handphonenya, dari nomor tidak di kenal. Kenzi langsung melihat ke arah Naya, Naya juga melihat ke Kenzi.
"Gue antar pulang, ayo." Kenzi memegang tangan kanan Naya, tapi Naya hanya diam saja. Membuat Kenzi heran.
"Dijemput abang," ucap Naya sambil melihatkan chatnya dengan Reyhan kepada Kenzi. Reyhan sudah berada di depan sekolahnya.
"Jalan keluarnya barengan," ajak Kenzi sambil mengambil tas Naya dan membawanya.
"Makasih Ken," ucap Reyhan sambil mengambil tas Naya dan memberikan senyuman tipis. Kenzi hanya menganggukkan kepala. Reyhan langsung melajukan mobilnya setelah membunyikan klakson untuk Kenzi tanda ia mau pergi.
Kenzi langsung bergegas untuk menuju parkiran sekolah, ia akan menemui orang yang memberikan pesan kepadanya, nomor tak dikenal tapi di dalam pesan tersebut menyangkut tentang Naya.
Bersambung ...
Jangan lupa vote dan komen zeyengg 💋
Jangan lupa follow akun ig dan akun aku ini ya.
Salam Manis
Dari,
Gemini Girl❤
Lupyuuuu💜💛💚💙❤