Married with Mr D

Married with Mr D
9. Papanya Alhan



Maaf kalau ada Typo.


_


_


_


Sebelumnya


" Memangnya Aku Kalau Nikah Harus Laporan sama kamu gitu" ucapku yang sudah mulai kesal. padanya.


Saat aku sedang bertengkar dengan Angga tiba - tiba ada orang yang menarik tanganku dan Mengendong Alhan, dia membawa kami keruangan nya sesampainya di ruangannya dia melepaskan tanganku dengan kasar , Egois sekali bukan ! habis menarik ku kesini tanpa permisi eh malah bersikap kasar melepaskan tanggaku begitu saja tanpa meminta maaf terlebih dahulu.


" Bapak Apa apaan sih main tarik tarik saja dan kenapa main gendong anak orang sembarang" Aku benar-benar marah pada dosen killer ini.


" Sayang sini ", Aku mengambil paksa Alhan ke dalam gendongan ku.


" Anak Orang Kamu bilang ? Saya bisa melaporkan kamu atas tuduhan penculikan". Astaga aku di ancam sama ini cowok penculikan emang siapa yang aku culik sih.


" Mama Papa " Alhan bersuara dan membuat ku dan juga dosen killer ini kaget dan saling menatap. Jadi Lelaki ini mantan tunangan ku yang tidak punya hati itu, sebenarnya aku tidak ingin marah padanya tapi entak kenapa hatiku rasanya sesak.


" Jadi ini papa kamu " Aku menatap alhan dan menunjuk pa Demian.


" Iya Mama, Papa Alhan Mau Jalan Sama Mama Novi yah ". anak kecil yang tak berdosa ini kembali Membuka suaranya.


" Tidak ada kamu harus ikut papa pulang oke dan kamu jangan pernah temui alhan lagi, kamu bisa keluar dari ruangan saya sekarang". Dia menunjukkan pintu keluar kepadaku, dikiranya aku ngga tau jalan pulang apa.


" Baiklah Alhan Mama pergi Dulu Kamu Jaga Diri baik-baik yah". Aku mengecup pipi alhan lama dan Berjalan pergi dari ruangan itu.


Demian POV.


Setelah wanita itu pergi alhan langsung menangis, sebenarnya apa yang di lakukan nya hingga Alhan malah menangis nya.


" papa Alhan Mau sama mama novita !! Papa Biarkan alhan jalan sama mama novita". Alhan mulai Menangis dan itu membuatku tak tega apa alhan begitu ingin punya mama lagi, tapi kenapa harus dia.


" Alhan Dengerin Papa Mulai Sekarang Jangan panggil dia Mama dan Jangan menangis'nya oke kamu mengerti". Setelah itu alhan turun dari gendong ku dan berjalan ke arah sofa dan memilih berbaring di sana.


Semoga Saja Alhan Tidak Lagi Berurusan Dengan Wanita itu.


Novita POV.


Setelah Aku Keluar dari ruangannya Aku memutuskan untuk pergi dari kampus ini persetan dengan pelajaran, aku malas.


bakalan menetap di kampus, tapi sayangnya di kasih sama si gila itu.


Aku Bingung Kenapa Juga aku harus marah Jangan bilang ... Ah Tidak Tidak tidak aku tidak boleh menyukai lelaki brengsek itu.


Aku Memutar mobil menuju ke bar


Dreet... dreet..dreet.


Di Telpon


Nabila : Ta Lo Di Mana


Novita : Di Bar


Nabila : Lo Gila Yah !! Ngapai Lo di bar ?


Novita : La Gw... Hiks ... hiks..


Nabila : Lo Kenapa Ta cerita sama gw


Novita : La Lo bisa Ngga Ke sini


Nabila : Share location


Novita : Oke..


setelah Mematikan telpon dari Nabila aku kembali meminum bir yang ada di depanku.


" Alhan Apa Kabar ya " aku terus memikirkan anak ini entah kenapa anak ini selalu memenuhi Hatiku.


30 Menit Kemudian Nabila sampai.


"Ta Lo Kenapa Ta" Aku Juga Bingung Kenapa Aku Harus menangis.


" La Lo tau ngga gua Bertemu sama dia "


" Dia Siapa ". Tanya Nabila.


Segini dulu yah


Terimakasih 🖤