
Maaf banget aku tuh hampir lupa sama visual alhan kalau ngga baca komentar dari kalian aku mungkin udah lupa, tunggu yah aku lagi nyari visual yang tepat buat alhan
3 bulan kemudian.
" Ma... mama "
" Iya sayang ada apa jangan lari lari "
" Ma Alhan kan libur 1 Minggu bagaimana kalau kita pergi liburan "
" memangnya alhan mau liburan ke mana "
" alhan mau ke villa nenek "
" Baiklah sebentar mama tanya kan papa dulu yah siapa tahu papa sibuk kan ngga enak kalau kita ganggu nya "
" yeah mama memang yang terbaik " ucap alhan lalu kemudian mengecup pipi Novita.
" Alhan tadi pulangnya sama siapa "
" Alhan di jemput sama om Niel "
" Memangnya ok Niel ngga sibuk kok bisa jemput alhan sih "
" tadi itu alhan sebenarnya mau nelpon papa tapi kebetulan alhan liat om Niel sama cewek makanya alhan samperin trus minta di antar pulang "
" dasar nakal ( ucap ku sambil mencubit hidung nya pelan ) lain kali jangan kayak gitu yah siapa tau om niel lagi jalan sama calon Tante alhan gimna kan alhan udah gangguin trus kenapa ngga ngajakin om niel masuk ke rumah ".
" iya ma maaf alhan janji ngga bakalan kaya gitu lagi tadi alhan udah ajak om Niel masuk loh tapi Tante itu tiba-tiba menegang perut makanya om Niel bilang titip salam buat mama sama papa aja lain kali baru main ke sini "
" oh jadi gitu ayo kita makan "
" Ayo ma Alhan lapar pasti Dede alhan juga udah lapar ( ucap alhan sambil mengusap perut ku ) dede makan yang banyak yah biar cepat main sama alhan "
**
Demian Pov.
" Hallo boss Dia sudah kembali " ucap seseorang di telpon
" Baiklah "
" Mila "
" Iya boss "
" Kosongkan jadwal ku untuk seminggu "
" Baik boss "
" Kamu boleh ke luar "
" Aku harus lebih dulu memberitahu novita sebelum dia tau dari orang lain bisa bahaya kalau kaya gitu, mana handphone ku ( Demian mencari ke beradaan handphone nya ) ah di sana ( dia pun mengangkat dan menelpon seseorang ) ".
Demian : Hallo Sayang
Novita : Iyaa
Demian : Kamu udah makan
Novita : ini baru selesai maknanya ada apa
Demian : Tidak aku hanya merindukan kamu
Demian : alhan di mana
Novita : alhan di kamar
Demian : baiklah aku tutup dulu.
" Mila "
" Iya boss"
" Siapkan mobil aku mau pulang kamu urus pekerjaan di sini setelah itu kamu boleh pulang "
" Baik boss "
Novita pov.
" Alhan "
" Iya mama "
" Sini sayang "
" Ada apa "
" Temani mama jalan jalan di taman "
" Ayo ma "
** Taman
" Wah ma di sini selalu ramai ya "
" Iya sayang alhan senang ngga "
" Senang dong "
" Mama sayang ngga sama alhan "
" Sayang dong "
" kalau seandainya Dede bayi lahir mama masih sayang sama alhan ngga "
" Sayang apapun yang terjadi kamu itu anak mama jadi mana mungkin nama ngga sayang sama kamu, kenapa sampai alhan bicara begini "
" Kata teman alhan mama tiri itu jahat tapi mama kan bukan mama tiri alhan, alhan hanya takut mama tidak sayang sama alhan lagi "
" Anak nakal alhan itu anak mama berkat alhan mama menjadi seorang ibu apapun sayang terjadi mama akan selalu sayang sama alhan " ucap ku smabil memeluk anak nakal ku ini alhan memang bukan anak kandung ku tapi berkat dia aku menjadi seorang ibu dia yang lebih dulu memerangiku dengan sebutan mama.
Author POV.
Tampa mereka sadari ada yang memerhatikan mereka dari ke jauhan..
Kira-kira siapa hayo ada yang tau ngga.??
Itu demian
orang lain