
**
setelah makan malah berakhir Novita dan Alhan segera bergegas ke kamar Dan benar saja novita tetap bersikeras agar Demian tidur di luar.
" Lah kok malah tidur di luar sih yang "
" Siapa suru mas banyak komen "
" Aku kan hanya bilang yang "
" Ngga usah banyak bicara pokoknya malam ini mas tidurnya di luar "
Demian Pov.
" Punya istri kok gini amat yah " ucap Demian sambil menepuk jidatnya.
Demian mengambil handphone nya dan menelpon asisten pribadinya untuk menanyakan kabar tentang wanita itu.
" Hallo "
" Hallo boss "
" Bagimna kabar tentang wanita itu "
" Dia tinggal di dekat rumahnya bos sepertinya tadi sore dia mengikuti nyonya dan tuan muda di taman "
" kamu awasi terus gerak geriknya, oh iya Carikan bodyguard untuk Novita dan juga alhan besok aku tidak mau terjadi apa-apa pada mereka berdua "
" Baik boss "
**
" Kamu Telpon sama siapa mas " tanya novita pada ku dengan raut wajah yang curiga sambil berjalan mendekati ku.
" Ini aku telpon sama Lala katanya besok ada meeting sama suami ka Elina Sayang " Ucap ku sambil tersenyum manis ke pada novita agar dia tidak curiga kepada ku.
sebenarnya aku ingin memberitahu kan pada novita tapi waktunya kurang tepat, aku takut melukai perasaannya lagi.
" kamu belum Tidur " ucap ku sambil berjalan mendekati Novita dan mengusap rambutnya.
" tidak bisa tidur maafkan aku karena meminta mas tidur di luar " kulihat Novita memasang wajah bersalah .
" Tidak apa apa aku mengerti ayo kita tidur "
" Baiklah ayo"
** Pagi hari **
***
" Sayang aku berangkat ya " ucap Demian pada Novita lalu mencium puncak kepala novita.
" Mama alhan juga berangkat ke sekolah yah " ucap alhan sambil menciumi tangan Novita.
" baiklah kalian hati hati di jalan sayang jangan nakal nakal di sekolahnya yah kamu mas jangan lupa pulang jemput alhan" ucap Novita sambil berjongkok menciumi puncak kepalanya Alhan.
" siap siap dada mama " ucap alhan
kini alhan dan Demian sudah semakin menjauh saat satpam mau menutup gerbang rumah novita menghentikan nya.
" Tunggu dulu "
" Ada apa nyonya " tanya satpam dengan posisi tangan yang sedang memegangi gerbang.
" Biarkan begitu kamu Pergi saja suru bi nining buatkan teh " bi nining adalah art baru keluarga Demian.
" baik nyonya"
**
" Tidak usah bersembunyi keluar lah aku tau kau sudah mengikuti selama sebulan ini sebenarnya ada perlu apa mengikuti ku" tanya Novita.
" jadi kau sudah mengetahui nya jadi aku tidak perlu lagi bersembunyi sembunyi " ucap wanita itu sambil keluar dari tempat persembunyian nya dan berjalan mendekati Novita.
* baiklah sebenarnya siapa kamu kenapa mengikuti selama sebulan ini " tanya Novita padanya.
" Apa ini Apakah Demian tidak pernah menceritakan tentang ku padamu bukankah kalian sudah lama menikah " ucap wanita itu dengan senyum liciknya.
ada apa ini apa maksudnya Demian tidak pernah menceritakan tentang nya padaku siapa sebenarnya dia apa dia sengaja mau menghancurkan rumah tangga ku dan juga Demian.
" Ayo masuk kita bicarakan di dalam " ajak Novita pada Wanita itu sambil berjalan memasuki rumah.
" oke " jawabnya dan langsung mengikuti Novita dari belakang.
Demian Pov.
Saat Sampai di sekolahnya alhan tiba-tiba handphone ku berbunyi " siapa yang menelpon " ucap ku sambil memeriksa ponsel saat ku lihat nama penelpon langsung ku angkat
" Ada apa " tanya demian
" tuan Dina sekarang sedang berada di kediaman anda "
" Apa Putar mobilnya sekarang kembali ke rumah cepat " bentak Demian pada supirnya.
**** Sorry banget aku baru bisa nulisnya sekarang soalnya kemarin-kemarin ada kerabat aku yang meninggal makanya aku ngga bisa nulisnya aku tau kalian pasti kecewa banget sama malu maaf ****