
Maaf Kalau Ada Typo
Terimakasih telah membaca 💜
_
_
_
Sebelumnya.
Eh kita hanya beda 3 Hari yah ta , Kata Nabila Dengan emosi dia memang tidak suka kalau aku bilang dia itu adek aku soalnya dia tidak mau kelihatan kayak anak kecil.
Eh Aku tetap kakak kamu walaupun hanya beda 3 hari La.
Ih Kamu Nyeselin.
Ahahah Iya iya maaf kataku sambil cengengesan.
La Alex jadi jarang ngga sih tanyaku pada Nabila.
Iya Dia Lagi Otw ke sini ta tunggu Dikit lagi yah.
Iya sayang demi kamu apapun aku lakukan kataku sambil cengengesan.
Ta seketika aku ingin muntah mendengar mu berkat Begitu.
muntah aja sih ngga ada yang ngelarang lo kok.
La Gw Keluar dulu yah mau ngeliat sekeliling.
Aku ikut ta, aku bosan kalau Harus nungguin Alex sendiri di sini.
Ya udahlah hayu kita pergi, sebelumnya kamu ngabarin Alex dulu Siapa tau dia nyariin kamu, kataku pada Nabila.
Ya udah kalau gitu kamu tunggu di sini yah aku telpon Alex dulu.
Iya cepatan jangan kelamaan.
Saat Aku sedang menunggu Nabila yang sedang menelpon Alex aku melihat ada anak kecil yang akan terjatuh dari eskalator sontak aku lari dan menarik tangan anak itu dan memeluknya.
Dek kamu tidak apa apa kataku cemas.
Iya Tante telima kasih suda menolong alhan.
Nama kamu alhan.
Iya Tante ana aku alhan.
Berapa umurmu Sayang.
3 Taun Tante,
dimana orang tua mu, tanya ku lagi.
Terus kamu ke sini dengan siapa.
Dengan Oma Tante
Oma di mna
aku tida tau Tante.
kamu sudah makan, kalau belum Ayo Makan sama Tante setelah itu baru kita cari nenek kamu, kataku lagi ku lihat anak itu tersenyum bahagia sambil Memeluk dan mencium pipiku.
Terima kasih Tante alhan cayang Tante.
Tante juga sayang alhan.
saat kamu sedang berbicara seseornag datang dan menepuk pundak ku pelan.
Ta Anak Siapa Ini, Tanya Nabila Padaku.
Tidak tau aku menemukan dia hampir terjatuh di eskalator tadi langsung aku bawah ke sini.
pantas saja aku cari dari tadi tidak kunjung ketemu ternyata kamu di sini toh, ucap Nabila padaku.
Iya iya maaf ayo kita cari makan aku sudah lapar, kamu juga sudah lapar kan sayang.
iya Tante ayo, anak kecil itu menggenggam tangan ku kuat.
Ya tuhan Anak ini begitu mengemaskan seandainya saja ini anak ku, Gumamku dalam hati.
Sesampainya di restoran di mall kami segera duduk dan memesan makanan.
Sayang kamu mau makan apa , tanya ku pada anak kecil itu.
Alhan mau makan sifut Tante, katanya sambil tersenyum manis ke arah ku.
Hmm kenapa kamu mengemaskan sekali sih Hmm aku langsung mencium pipi nya singkat.
Memangnya kamu bisa makan seefuod, tanya Nabila padanya.
Bica dong Tante alhan Syuka sama sifut Oma seling macakin sifut untuk alhan.
Baiklah kita makan Seefuod oke kata ku padanya dan menatap Nabila.
Baiklah baiklah kata Nabila
holee holee makaci Tante cantik alhan cayang Tante.
Tante juga sayang alhan.
Setelah itu aku memangil pelayan dan memintanya membawa kan menu makanan di restoran ini dan setelah itu aku memberi tahukan pesanan kami.
Tak lama kemudian pesanan kami pun sampai dan kami memakannya.
kulihat anak yang bernama alhan tadi makan dengan girangnya dan begitu belepotan astaga dia begitu mengemaskan dan aku begitu menyanyi nya padahal baru saja bertemu.