
" Ya ampun Novita kamu tuh kayak orang kelaparan yang ngga makan berbulan bulan " ucap Nabila.
" Iya syang ya udah ayok kita makan " Ucap Alex sambil duduk di sebelah Nabila dan Nabila mengambil nasi dan lauk pauk untuk calon suaminya itu.
15 Menit kemudian acara makan makan sudah selesai dan kini kami beralih ke ruang tamu menonton TV sambil memakan cemilan yang di belikan Nabila sama Alex.
" Ta Lo Masih kuat makan ngga " Tanya Nabila.
" Kenapa Memangnya "
" Kita mau barbequean nih "
" Emang ada "
" Ya ada lah tadi gw sama Alex beliin jadi kita mau barbequean di mana" Tanya Nabila.
" Di halaman belakang aja bagus kok pemandangan nya " ucap ku.
" Mang umang tolong angkat barang-barang di mobilnya kita dong bawain ke halaman belakang kita mau barbequean nih " ucap ku sedikit berteriak takut tidak di dengar oleh mang umang.
" Iya neng " jawab mang umang.
" Ya udah ayok kita ke belakang " ucap ku dan di balas anggukan oleh mereka berdua.
Setibanya di halaman belakang Nabila dan Alex terpanah akan ke indahan di villa keluarga ku
" Wah ini bagus banget " ucap alex.
" Aku udah pernah ke sini sama om Tante dan juga Novita tapi ngga tau kalau Sekarang makin bagus gini " ucap Nabila sambil menggenggam tangan Alex.
" eits kalian berdua kalau Meu bermesraan jangan di sini noh di kamar sana " Ucap ku sambil menunjuk kamar kepada mereka berdua.
" Yu yang kita ke kamar seharian ini kita ngga bisa berduaan gara-gara ada Novita tu " ucap Alex.
" ih kalian nyebelin " Ucap ku cemberut.
" Ngga kali hanya bercanda doang" jawab Alex.
" Neng ini udah siap " Ucap mang umang.
" Makasih mang, eh loh berdua buruan masak gw udah laper " Astaga aku sendiri bingung kenapa aku doyan makan gini sih sejak.
" eh bil ngomong-ngomong Lo sebentar tidur sama Alex yah " tanya ku.
" Iya dong emang kenapa ya "
" Ya ngga takut khilaf yah Lo berdua "
" Ya kalau khilaf juga nggapapa kan kita udah mau nikah "
" Yah jangan tumpah dalam begok " Jawa Nabila dan ini anak kalau ngomong suka ngegas.
" Iya juga sih ".
" Dari pada Lo udah nikah ngga hamil hamil " ucap Nabila.
" Yah kan belum di kasih kepercayaan sama tuhan Lo gimana sih " ucap ku
" Yang emang mau kalau Sampai khilaf" Tanya Alex .
" Jangan gila yah kamu yang aku tadi tu hanya bercanda jangan aku sleding kepala mu " ucap Nabila pada Alex sambil tersenyum licik.
" Iya deh iya aku juga kan cuman tanya dong yang " jawab Alex.
Demian POV.
Pukul 08:30 Rapat sudah selesai dan aku langsung menuju ke rumah ku dan juga Novita, aku menginjak pedal gas sehingga mobil melaju dengan sangat baik dan berhubung jalanan sepuh jadi aku melajukan mobil ku agar cepat sampai di rumah.
Sesampainya di rumah aku langsung masuk ke dalam rumah dan berteriak.
" Novita.... Novita ... Kamu di mana sayang " Ucap ku ambil mencari ke sekeliling aku naik ke kamar kita dan kulihat memang dia tidak ada di sana sebenarnya kemana dia kenapa bisa seperti ini apa aku membuat ke salahan, kenapa dia tidak ngomong kalau aku salah dan kenapa malah kabur kaburan begini ".
Aku menuruni tangga dan ku dapati art kami yang sudah setia Berdiri menunggu ku turun.
" Bi novita Ada Pulang tadi " tanya ku.
" Ngga den coba cek ke rumah mertua Aden dulu " saran art kami ada benarnya juga sih jangan sampai dia di rumah orang tuanya.
aku melajukan mobil Menuju ke rumah mertua ku yang berhubung tidak jauh dari rumah ku.
Sesampainya di sana aku langsung masuk dan mengetok pintu rumah mertua ku itu.
" selamat malam mama papa "
Tak lama ada orang yang membukakan pintu.
" Eh nak Demian ada apa nak " Tanya mama mertua ku.
" Ma ada Novita di sini " Tanya ku to the poin.
" Dia ngga ada ke sini nah memangnya Kenapa kalian ada masalah " Taya mertua ku.
" Aku juga bingung mah dia ngga pulang ke rumah tadi dia jalan sama Nabila " Ucap ku
" Kenapa ngga telpon Nabila atau coba cari ke rumah Nabila nak "