Married with Mr D

Married with Mr D
12. Kebenaran



Maaf kalau ada Typo.


_


_


_


Sebelumnya


" Ya Udah ayok pulang Awas ya pak jangan ngapa-ngapain dia " Ucap Nabila sambil menunjuk wajahku.


" Kamu tenang saja saya juga sudah punya istri" ucapku seadanya.


Setelah kami mereka pergi aku menatap Novita.


" ayo kita pulang " Aku berusaha berbicara selembut mungkin pada dia.


" Tidak aku tidak mau kalau bapak mau pulang ya pulang aja sendri" Ucap Novita.


" Kamu sudah gila kamu mau aku biarkan kamu di sini dan besok pagi sudah muncul di berita putri Bria Syahputra di perkosa di bar karna mabuk dia tidak sadar kalau dirinya sudah di perkosa orang yang tidak di kenal begitu mau mu " Ucapku yang sudah emosi padanya.


" Apa peduli mu kamu itu tidak punya hak untuk perduli padaku setelah apa yang kamu lakukan padaku jadi jangan dekat-dekat Dengan ku kau mengerti " Ucap Novita.


" Tidak punya hak untuk perduli dengan mu oke baiklah selamat menikmati waktu mu aku permisi " aku berjalan meninggalkan dia sendri di sana saat aku sudah makin jauh dari dua ku pandangi dia dari jauh dia duduk dan menangis, dasar perempuan kenapa mereka seperti ini keras kepala.


Novita Pov.


Aku Sengaja menyuruh nya pergi tapi itu kan hanya alasan kenpaa juga dia pergi begitu saja dasar tidak Peka, Setelah dia pergi aku duduk dan menangis sambil memeluk kedua kaki ku tak lama ku lihat ada lelaki yang mendekat ke arahku.


" Ayo pulang " Ucap pak Demian


" Tidak mau anda pulang saja " Ucapku


" Berdiri.... cepat berdiri " Ucapnya padaku dan entah kenapa aku ikut berdiri " Oh shirt Aku benci tubuhku yang begitu menurut ini " .


" Bapak apa apaan sih kenapa main gendong- Gendong gini sih " Ucapku emosi.


" Siapa suru pembangkang sudah jangan banyak bicara aku akan mengantar kamu pulang jadi duduk dan diam saja oke" Ucap pak Demian.


aku hanya diam dan menurut saat di perjalanan aku pun Membuka suara.


" Kenapa bapak membatalkan pertunangan kita " ucapku padanya.


" pacarku hamil" Ucapnya singkat.


" bukankah bapak melamar ku karna alasan bapak menyukai ku " ucapku lagi.


pak Demian mengerem mobilnya serentak aku pun terkejut di buatnya dan aku langsung memandang nya .


" Kau ingin mengetahui nya baiklah aku akan memberitahu mu " Ucap pak Demian yabg sudah Emosi.


" Pak Bapak mau membawa ku kemana ini bukan arah ke rumah ku bapak " yang benar saja apa dia mau menculik ku tapi untuk apa .


" aku tidak akan mencukil mu lebih baik kamu diam saja kamu kan yang mau mengetahui yang sebenarnya jadi diam dan ikut saya ". ucap pak Demian.


" Apa bapak punya Indra ke 6 " Ucapku lagi


" jangan ngaco kamu " ucap pak Demian


Setelah 30 Menit kami pun sampai di apartemen apa apartemen jadi dia membawa ku ke apartemennya mati la aku jangan sampai kita berdua khilafah aku tidak sanggup membayangkan nya aku pasti akan di usir papa dan juga mama.


" Pa ngapain kita di sini " Ucap ku


" Turun " Ucap pak Demian yang sudah keluar dari mobil.


" Ayo turun " Ucap pak Demian Lagi Karna Aku tidak turun dari mobil.


Pak Demian membuka mobil dan melepaskan sabuk pengaman ku dan langsung mengendong ku yang benar saja apa dia pikir aku tidak bisa berjalan.