
Maaf Maaf Banget episode 2 itu aku salah nulis nama sebenarnya harusnya itu Demian bukan Brian maaf yah sekali lagi maaf .....
Sebelumnya..
Halo Namaku Demian Wijaya aku sudah menikah jadi jangan coba coba mendekati ku jawabnya lantang.
Sontak aku langsung menoleh ke arahnya karna mereka dia Sangat sadis ucapannya begitu lantang dan keras dan dia menekan kata sudah menikah
Lelaki berani gumamku langsung menatapnya dan ternyata Dia adalah lelaki yang tadi menabrak ku.
Kamu
Ternyata dia dosenku Demian Wijaya .
Demian POV
Saat Sedang Berjalan menujuh kampus tempat ku menjadi dosen tidak sengaja aku menabrak mobil orang, kulihat yang punya mobil keluar dan ternyata wanita saat ku pandangi wajahnya aku rasa wajah itu tampak tidak asing bagiku.
Kemudian dia mendekat ke arah mobilku dan mengetuk kaca mobilku menyuruh ku untuk turun, aku pun turun dari mobil dan melihatnya.
Aku sempat berfikir sebentar " Apakah aku perna bertemu dengannya Ah sudahlah".
wanita itu kini sedang marah marah kepadaku aku hanya menatap dan berkata bawa saja ke bengkel akan ku bayar biayanya dan sepertinya dia marah dan Pergi meningkatkan ku.
Setelah itu aku lanjut ke kampus tempat ku menjadi dosen sekarang, tak lama datang Kepala kampus dan memberi salam kepadaku
Pak Ayo saya antar kan ke kelas kelas pak
ucap kepala kampus sopan ke padaku, Iya Mari.
Sesampainya di kelas itu aku pun memperkenalkan diri,
Halo Namaku Brian Wijaya aku sudah menikah jadi jangan coba coba mendekati ku jawabnya lantang.
Aku menekan kata sudah menikah, saat ku membuang muka tak sengaja pandangi bertabrakan dengan seorang wanita.
Dia Lagi Gumamku, Mataku dan matanya saling bertatapan sampai akhirnya aku mengalihkan pandanganku darinya.
Baiklah anak anak aku ingin mengenal kalian semua saya akan membaca absen Kalian.
Mina, Mila, Dian, Angga, Randi, Nabila.. Novita Vebriyantisyah.
Jadi namanya Novita Vebriyantisyah seperti Pernah dengar namanya.
Baiklah hari ini sampai di sini duku perkenalan nya saya permisi.
Novita POV
La, Lo Mau Pulang bareng gw nggak.
Emang Lo bawah mobil ta.
Baiklah ta ayo.
Iya ayo la.
45 menit kemudian sampai di rumah keluarga Wiranti.
Novita : Tan Tante , om ....
Nabila : Apaan sih Lo ta teriak-teriak Lo kira rumah gw ini hutan apa
Novita : ehehe Yah ngga lah kan gw kangen sama Tante.
Emi : Ada apa sayang
Novita : Tante aku rindu ( Ucapku sambil Memeluk Tante emi manja)
Nabila : Eh manja banget Lo sama nyokap gw
Emi : Ya udah yuk masuk kalian pasti laper kan itu Tante udah Masakin
Novita : Tante kata tau aja aku lagi laper
Nabila : yah Lo kan Emang gitu, Suka ilang urat malunya kalau ketemu sama nyokap bokap gw
Emi : Udah yuk masuk kasihan papa udah nungguin di dalam
Navita : Om Ada Tan
Emi : ada tuh di dalam.
Aku masuk ke dalam bersama Nabila dan Tante Erni kulihat om sudah di meja makan.
Novita : Om, Sapaku
Amat : Eh Sayang kamu apa kabar kok udah jarang main ke sini
Novita : baik kok om, Maaf yah kalau aku jarang main ke sini soalnya lagi sibuk om
Amat : Sibuk kenpa
Novita : Biasa ok papa masa papa mau Jodohin aku sama duda sih
Amat : Apa duda
Novita : Iya Tapi aku masih ragu-ragu sih om
Amat : Kenapa musty ragu pasti papa kamu udah kikir matang matang sebelum nentuin mau Jodohin kamu sama duda itu.
Novita : Iya Juga Sih Om