
" Nona Anda ikut saya sebentar untuk mencoba gaun nya " Ajak Anto pada Novita.
" Ah Baiklah " Ucap Novita dan kemudian berjalan mengikuti Anto.
Novita POV
Saat Aku berjalan mengikuti Anto aku berfikir " Apakah Aku akan benar benar menikah dengannya bahkan dia tidak mencintai ku apakah pernikahan ini akan berjalan dengan baik tanpa di dasari rasa cinta tapi kalau aku membatalkan pernikahan ini sekarang sama saja dengan aku membunuh mama dan juga papa.
mama papa begitu senang dengan pernikahan ini bagaimana bisa aku setengah itu memutuskan itu secara sepihak sementara aku yang mengajaknya untuk menikah, Ah biarlah Berjalan semestinya aku hanya bisa berharap dia bisa mencintai ku " .
" Nona Bagaimana dengan gaun ini " Menunjukkan gaun untuk ku .
" Tidak terlalu buruk biar aku coba " Mengambil dan berjalan Menuju ruang ganti.
Sekitar 20 Menit mencobanya aku pun keluar, pasti kalian berfikir bagaimana bisa hanya mengetes baju saja selama itu ?? ya iya lah lama orang bajunya aja ribet gitu.
Pasti kalian penasaran kan sama gaun pengantin nya Novita Biar author kasi sedikit contekan.
Tampak Depan
Tampak Belakang
Gimana menurut kalian bagus ngga maaf yah kalau ngga Sesuai sama apa yang kalian pikirkan Soalnya aku bingung mau nyari yang kaya gimana gaun pengantin yang warna ungu susah sih, Dan kenarin juga aku nulis warna ungu Tanpa mikir dulu aku kira gaun warna ungu gampang ternyata ngga.
" Wah wajah Gaunnya kelihatan hidup bahkan tanpa polesan make up pun Anda sudah sangat cantik apalagi kalau make make up " Ucap Anto padaku.
" Ah Kamu bisa aja jadi gimna menurut kamu cocok ngga " Tanyaku Pada Anto.
" Untuk apa ke depan " Tanyaku polos.
" Menunjukkan pada Tuan Demian Nona " Ucap Anto lagi.
" Untuk apa menunjukkan padanya aku ngga mau biarkan saja nanti pada saat hati pernikahan baru dia lihatnya " Ucapku dan langsung beranjak ke ruang ganti meniggalkan Anto sendiri.
Demian POV.
Apa melihat baju saja selama itu dasar perempuan sudah hampir setengah jam aku menunggu di sini mereka tak kunjung keluar aku sudah lelah menunggu dan akan segera ke dalam untuk melihat nya sendri.
Aku berdiri dari tempat dudukku dan berjalan masuk ke tempat Anto sama Novita sesampainya di dalam aku hanya mendapati Anto yang berdiri sambil melihat lihat jazz.
" Di Mana Novita " Tanyaku pada Anto.
" Dia sedang berganti tuan " jawab Anto.
aku pun menunggu wanita itu keluar dari ruangannya itu, 10 menit berlalu dia tak kunjung keluar kini aku sudah geram dengan tingkahnya saat aku hendak berjalan ke arah Tirai dia keluar dari dalam dengan mengunakan pakainya yang tadi.
Apa Apaan ini jangan bilang Anto mempermainkan ku katanya dia sedang berganti kenapa malah masih make baju ini, huuff aku sungguh geram dengan kelakuan bodoh mereka berdua ini.
" Katamu dia sedang berganti kenapa Masih memakai bajunya " Ucapku sambil menatap Antok bak ingin memangsanya otomatis Anto kikuk.
" Maamaak... maksud aku....aku" Ucap Anto terbata bata gara gara tatapan Demian.
" Ah sudahlah aku memang sudah mencoba bajunya dan tidak ingin menunjukkan padamu biar nanti baru di lihat saja biar biar terkejut " Kataku sambil tersenyum.
" Baiklah ayo pulang aku sudah capek " ucap demian dan berjalan keluar ruangan itu.
" Andi tolong kirimkan gaun ke kediaman ku sebentar dan juga punya Novita kirim saja ke rumahnya oke karna kalau berada di rumah ku aku Takut aku bakalan ngelihat nya karena penasaran" Ucap demian lagi dan melanjutkan jalannya.