Married with Mr D

Married with Mr D
16. Tidur Bersama



Kamar Pak Demian.


" Astaga Bagaimana Bisa Dia Menyuruhku Untuk Mandi Sedangkan Dia Tidak Memberitahu kan Di Mana Handuknya Dasar Batu Es " Ucapku emosi pada pak Demian ini.


setelah puas Marah Marah sendiri aku memutuskan untuk mandi dan berganti di dalam kamar mandi.


30 Menit Berlalu aku selesai mandi dan menuju ke kamar alhan dengan rambut yang berantakan karna basah.


sesampainya di kamar alhan, Ku Lihat Jagoan kecilku sedang duduk di atas kasurnya di Temani papa mama Tante Kamel dan juga pak demian.


Perlahan aku pun berjalan mendekati kasur dan duduk di sambung alhan.


" Sayang kamu sudah bangun " Tanyaku sambil mengelus lembut rambut Alhan.


" Sudah ma Tadi Alhan dengel Oma sama oppa ke sini jadi alhan langsung bangun " Jawab alhan sambil tersenyum ke padaku.


" Mama sama papa sih, alhan belum lama tidur juga udah di bangunin, kalau tau kayak gini jadinya aku ngga bakalan ngizinin mama sama papa ke sini " Ucapku sambil menatap malas ke arah mama sama papa.


" Eh kok malah mama sama papa yang di salah kan sih siapa suru kamu buat kami khawatir dan lagi pula kita ngga berisik kok alhan sendiri yang bangun iya kan sayang " Jawab mama ku sambil menatap alhan seolah menyuruh alhan untuk mengiyakan perkataannya.


" Iya mama nenek benel alhan cendili yang bangun " Ucap alhan sambil menatapku.


" Iya deh iya sayang sekarang kamu tidur yah " Ucapku pada Alhan lalu mengusap rambutnya lagi.


" Tapi mama harus nemenin alhan tidur di sini " ucap alhan padaku.


" Baiklah sayang " Aku menatap pak Demian mengisyaratkan nya untuk menyingkir dari samping alhan karena aku ingin berbagi di situ.


tapi dia Hanya bengong seolah tidak mengerti dengan apa yang aku isaratkan dia purah purah bego atau gimana sih.


" Bapak Minggir pak saya mau tidur sama alhan " Ucapku pada pak demian.


" Baiklah " Pak Demian pun turun dari atas kasur dan aku pun langsung pindah tempat dan berbaring di samping alhan sambil Memeluk nya dan menyanyikan lagu Nina Bobo.


" Alhan Bobo .. oh Alhan Bono


Kalau tidak hobo. Di gigit pak Demian


kalau tidak Bobo di gigit pak Demian ".


Aku menyanyikan lagu Nina Bobo yang ku ganti namanya menjadi alhan bobo sambil menepuk-nepuk pelan tangan alhan dan tak lama kemudian alhan pun tertidur karena mengantuk aku pun ikut tertidur di samping alhan.


Demian POV.


Saat aku mengantarkan mama dan papa Novita pulang aku masuk ke dalam kamar alhan untuk mengecek mereka berdua, saat aku kembali ke kamar ku dapati ke dua orang itu sedang tertidur pulas sambil berpelukan.


" Astaga di mana hp ku " Aku mencari keberadaan hp ku bukan tanpa alasan aku ingin memotret mereka berdua karena ini momen langkah.


" Ma mama ma " Panggilku Pelan dan masih di denger oleh mama.


" Ada apa teriak riak ha " Tanya mama.


" Tidak mana hp mama " ucap ku.


" Buat apa " Tanya mama lagi.


" Pinjam dulu ma, kapan lagi moment langka ini " ucapku sambil tersenyum.


" Ini " Mama memberikan hpnya padaku.


Setelah puas memotret mereka berdua aku mengembalikan hp mama.


" Ini Ma Jangan Di Hapus Yah " Ucapku pada mama.


" siapa juga yang mau hapus " Ucap mama.


"Yah Aku kan cuman ngingetin ma " Ucapku Lagi..


" Iya Iya kamu ngga kerja Demian " Tanya mama Padaku.


" astaga aku lupa kalau hari ini ada meeting dengan klien jam 11 ma " Ucapku kaget.


" Aku titip mereka ma aku harus segera ke kantor sekarang" kataku pada mana dan berlari ke ruangan ku.