
" Pak Demian ada Bu Mau Saya panggil kan " Tanya Nina ART kami.
Belum Sempat aku menjawab demian sudah datang dan memotong pembicaraan kami.
" Ada apa saya " Ucap Demian Sambil Berjalan mendekati ku, bersama dengan datangnya demian art kamu pun keluar dari dalam kamar kami.
" ada apa " tanya Demin sambil mencium pipi kiri ku .
" Hmm bisa tolong bawa saya ke kamar mandi " ucapku sambil menunduk malu.
" Baiklah " Ucap Demin lalu Mengendong ku menuju kamar mandi dia meletakkan ku ke dalam bathtub dan menjalankan air setelah itu dia mengusap kepala ku kemudian keluar dari dalam kamar mandi. setelah itu dia pun keluar dari dalam kamar mandi.
" Ada apa ini kenapa dia tiba tiba bisa selembut itu, ah dia tidak tau kalau dia bersikap seperti itu aku jadi tidak enak " Ucap ku sambil berendam.
Setelah lama berendam kini aku pun memakai pakaian dan keluar dari kamar mandi untuk berdandan.
setelah selesai berdandan aku mencari ponsel ku dan segera menelpon Nabila.
Novita : Hallo Nil Lo di mna
Nabila : Aku di rmh
Novita : Ke sini dong jemput aku
Nabila : Kenapa sih kamu ada masalah sama pak demian. ( Tanya Nabila )
Novita : Ih apaan sih aku tuh sama dia baik-baik saja
Nabila : Lah terus kenapa minta di jemput
Novita : Bosan di rumah pengen keluar
Nabila : Ke Mall yuk
Novita : iya cepatan.
setelah itu aku mematikan sambungan telpon dan keluar dari kamar untuk meminta izin pada demian.
" Kamu mau ke mana " Tanya ku pada Demian Karena melihat Demian yang sudah rapi dengan Jaz nya .
" Ada urusan mendadak di kantor kamu mau kemana " Tanya Demian .
" aku mau keluar sama Nabila" Ucapku pada Demian dengan senyuman.
" Ah ngga usah aku pulang sama Nabila saja " Ucap ku.
" ya sudah aku jalan dulu yah " Ucap Demian sambil melangkah Menuju pintu.
pada saat aku hendak ke dapur untuk minum Demian menarik tangan ku dan mencium puncak kepala ku.
" Kamu hati-hati jangan lupa makan " Ucap Demian lagi sambil mengusap rambut ku halus.
" Ii..iiya " oh tuhan kenapa aku jadi gugup gini sih habisnya Demian sih tiba tiba manis gini.
tak lama setelah Demian Pergi Nabila datang dan aku pun segera keluar untuk menyambut nya.
" Apa kabar Lo " Ucap Nabila sambil mengecup pipi kiri dan kanan ku.
" baik kamu gimna "
" baik juga eh jangan lupa yah Minggu depan loh aku Nikah kamu harus nginep di rumah aku " Ucap Nabila padaku.
" Iya bawel ya usah ayok jalan aku lapar ni belum makan "
" Astaga emang di rumah kamu ngga ada yang masak " Tanya Nabila.
" ada tapi aku malas makan sendri Demian lagi ke kantor" ucap ku dan langsung masuk ke dalam mobil Nabila tanpa memperdulikan dia.
30 Menit kemudian kami sudah sampai di cafe kebetulan cafe itu dekat dengan kantor Demian sama Alex jadi Nabila sudah menghubungi Alex buat makan siang bersama.
aku Sengaja ngga ngehubungun Demian ngga mau ganggu dia kan lagi sibuk.
Kami memesan makan dan tak lama kemudian Alex datang dan makanan kami pun datang.
" Eh bukannya kalian Minggu depan udah mau nikah yah kok masih ketemuan sih " tanyaku
" emang kenapa ngga boleh " ucap Nabila.
" Ya ngga boleh lah "
" Kenapa coba "
"yah ngga kenapa-kenapa sih "
" Ta bukannya itu suami kamu yah kok pelukan sama cwek sih " ucap Alex.