
Satu Minggu Setelah pernikahan Nabila dan alex, kini mereka berdua sedang berbulan madu besok baru kembali ke Indonesia mereka memilih Korea sebagai tempat bulan madu mereka.
Sementara demian hari ini akan berangkat ke USA Untuk urusan bisnis aku tinggal sendri di rumah bersama Alhan dan juga art kami.
" Bagaimana Semua sudah beres " Tanya ku pada Demian.
" Sudah Ayo kamu harus menemaniku ke bandara sekarang "
" Baiklah setelah itu aku baru bisa menjemput alhan di sekolah "
" Kita pakai supir saja aku tidak mau kamu Kenapa Napa dan ingat selama aku tidak di rumah jangan keluyuran yang tidak jelas "
" Iya aku tau kok "
" Baiklah Kapan kalian akan praktek " tanya Demian.
" Mungkin Minggu depan "
" kamu di rumah sakit mana "
" Tidak tau juga "
" Baiklah jangan terlalu capek atau aku sewa baby sister untuk alhan saja biar kamu tidak terlaluh sibuk dan jangan kerjakan pekerjaan rumah "
" tidak perlu sampai memperkerjakan baby sister aku bisa kok mengurus alhan "
" kamu yakin "
" Iya aku yakin ayo berangkat "
" Ayo "
Di perjalanan Demian terus berbicara jangan terlambat makan jangan terlalu capek harus istirahat Tidur yang cukup, astaga heran sama suamiku Kenapa bawel gini sih .
Sesampainya di bandara Demian mencium keningku dan pergi, tidak apa hanya sebulan kan toh dia juga bakalan pulang cepat, setelah Demian pergi aku langsung menuju ke sekolah alhan.
***
" Anak mama "
" Mama "
" Bagaimana Apakah hari ini menyenangkan "
" Sedikit mama alhan Punya tugas "
" Benarkah baiklah sampai di rumah mama bantu alhan kerjakan oke "
" benarkah ayo kita pulang alhan sudah lapar "
" Baiklah ayo "
kami pun pulang di perjalanan pulang alhan tertidur di pangkuan ku mungkin dia cape bermain.
**
" Sayang bangun kita sudah sampai "
" Tidak sayang ayo kamu sudah lapar kan "
" Iya alhan mau makan sama mama "
" Iya ayo turunnya hati hati yah "
" Siap mama "
Saat aku dan Alhan Tengah makan tiba-tiba telpon ku berdering dan ternyata Demian yang menelpon.
Novita : Hallo.
Demian : Kalian sedang apa
Novita : Makan
Demian : Baiklah makan yang banyak aku tutup dulu.
" dasar aneh telpon hanya untuk mengucapkan itu Kenapa tiba-tiba aku merindukan dia sih huah seharusnya aku ikut dia ke sana kalau saja tidak ada praktek mungkin aku sudah ke sana dengannya"
" Mama Kenapa " tanya Alhan.
" Tidak apa-apa sayang kamu makan yang banyak oke " .
" Alhan sudah selesai makan mau ke kamar "
" Alhan mau ngapain "
" Alhan mau mandi ma "
" Baiklah mama siapkan baju ganti buat kamu ayo kita ke kamar".
melihat alhan sekarang dia terlihat begitu mirip dengan ayahnya terlihat Begitu berwibawa Astaga anak ku sepertinya sudah dewasa aku terharu.
" Mau mama mandikan atau mandi sendiri "
" Alhan sudah besar ma jadi biarkan alhan mandi sendiri "
" Baiklah tapi sampai kapanpun alhan tetaplah bayi kecil di mata mama "
" Jangan lupa habis mandi langsung tidur sebentar mama bantu selesai tugas sekolah mu "
" Baiklah ma alhan mau Mandi dulu "
" selamat siang
* Satu Minggu Berlalu Demian tidak pernah mengabari ku, dan aku juga tidak pernah menanyakan kabarnya bukan karena apa aku terlalu sibuk dengan masa praktek ku.
" Dokter Novita "
" Iya ada apa sus "
" Anda di panggil dokter Daniel "
" Ah Baiklah " Aku berlari ke ruangan Dokter Daniel, Daniel adalah mentor ku di rumah sakit ini dia orang yang ganteng tapi sedikit rese.