
" Jadi Kenapa kamu mengikuti aku " tanya Novita
" Aku hanya penasaran seperti apa ibu tiri alhan dia baik atau tidak ternyata lumayan baik " ucap Dina
Novita berdiri dari duduknya dan mendekati wanita itu " Jangan pernah menyebut ku ibu tirinya alhan Karena dia itu anak ku bukan anak tiri ku " jawab Novita.
" Kau yakin kalau kau ibu kandungnya, Aku yang melahirkan anak itu dan mirisnya kamu yang di panggil ibu " ucap wanita itu.
Novita duduk di dekat wanita itu dan tertawa sinis ke arahnya " Kau masih bisa menyebut diri mu seorang ibu " ucap Novita sambil tertawa kecil " ibu macam apa yang membuang anaknya " kini Novita sudah sedikit emosi kalau mengingat ngingat wanita ini yang sudah mencampakkan anaknya alhan.
" Kalau aku tidak mencampakkan alhan mungkin Sekarang yang bersama dengan Demian bukanlah kamu melainkan aku jadi jangan terlalu sombong" Dina mengangkat sebelah kakinya dan menaruhnya di atas kaki yang satunya lagi sambil tersenyum sinis ke arah novita. " Jika di lihat lihat perut mu sudah semakin besar cepat juga ternyata Demian membuat kan adik untuk alhan ".
" Bukan urusan mu " ucap Novita smabil mengelus-elus perut nya. " Jadi apa mau mu ke sini " tanya Novita .
" aku hanya mau melihat alhan kamu tenang saja aku tidak akan merebut alhan dari kalian aku juga sudah menikah bolehkah kita berteman aku kedepannya akan tinggal di indo apa boleh aku sering-sering mampir ke sini " Tanya Dina.
" Apa kau yakin tidak ada niat lain "
" Buat apa aku mau punya niat lain kalau kehidupan ku sekarang juga sudah lumayan baik kamu tenang saja aku oke ko dan aku juga ngga bakalan bilang ke alhan kalau aku adalah ibu kandungnya "
" Kamu yakin ngga bakalan bilang ke alhan aku nggapapa kok kalau kamu mau bilang ngga ada salahnya juga " ucap novita polos.
" aku sudah kehilangan hak sebagai ibunya alhan saat aku pergi meninggalkan dia" ucap Dina sambil tersenyum ke arah novita.
Demian Pov
" hallo Andi Hari Ini kamu balik ke Indonesia aku akan suruh Agus jemput kamu " ucap Demian.
setelah mendengar jawaban Andi Demian langsung mematikan sambungan telponnya.
" Tolong cepat " ucap Demian yang sangat khawatir Novita di apa-apain oleh dina.
sesampainya di depan rumah Demian langsung berlari masuk ke dalam rumah.
" Sayang " Ucap Demian sambil berjalan mendekat ke arah Novita
Novita dan Dina kaget karena Demian muncul secara tiba-tiba.
" Kamu apa yang kamu lakukan di rumah ku " Ucap demian sambil menunjuk Dina.
" Aku hanya melihat lihat " jawab Dina enteng.
" Pulang sekarang juga keluar dari rumah ini " usir demian.
" Ih kamu apa apaan sih main usir aja jangan dengerin dia mba nanti kita makan siang bareng yah " ucap novita.
" Wah demian kamu tuh harusnya beruntung dapet istri baik kayak gini " ucap Dina.
" Aku memang Sangat beruntung " ucap Demian sambil memeluk pinggang istirnya dan Dina hanya tersenyum melihat tingkah kedua orang di depannya
4 Bulan kemudian usia kandungan novita sudah memasuki usia 8 bulan kini waktunya checkup Demian dan Novita Sengaja tidak ingin mencari tau jenis kelamin anak mereka biarkan nanti menjadi kejutan.
" ah ..... sayang " ucap Novita sambil berteriak-teriak Demian yang kaget langsung berlari ke arah novita dengan panik.