Marriage Mr.Mafia

Marriage Mr.Mafia
Nyonya Laras



Hallo pembaca setia Marriage Mr.Mafia Author cuma mau ngingetin jangan lupa beri like dari setiap episodenya yaaaa agar Author lebih semangat dalam menulis novel💃


Dan jangan lupa juga untuk memberi rating 5,4,3 yaa agar Author lebih semangat dalam menulis ceritanya.


Happy reading❤


***


Tiara yang sudah mengganti bajunya dengan sedekit lebih tertutup itu akhirnya melangkahkan kaki nya menuju lantai bawah, pandangannya menelisik setiap sudut ruangan mencari sosok suami yang tak ia dapati.


Tiara duduk dengan menyilangkan kedua kakinya, tangannya memencet tombol remot TV sudah hampir setengah jam Dave belum juga kembali dari ruang kerja.


"Apa begitu sibuk hingga aku harus menunggu selama ini." Ditekannya tombol remot beberapa kali sehingga terlihat gambar pada layar TV berganti-ganti.


***


Dave masih saja mengurus beberapa dokumen yang harus di periksanya, mengingat hari ini ia tidak bisa pergi ke kantor karena Dave berjanji hari ini akan menemui mertuanya.


"Kau uruslah rapat kali ini Criss, sepertinya aku akan menemani Tiara untuk pergi menemui ibu nya." Ucap Dave kemudian menyerahkan dokumen-dokumen itu pada Criss.


"Baik tuan." Criss melenggang pergi meninggalkan Dave.


Sesampainya di lantai bawah Criss melihat Tiara yang tengah mengerucutkan bibirnya dan beberapa kali menekan tombol remot TV. Dave melirik Tiara dengan mata ekornya dan kemudian melangkahkan kakinya keluar mansion.


"Apakah tuan sudah jatuh cinta pada Nyonya Tiara." Sebuah senyuman tipis terukir di bibirnya.


Dave yang telah selesai dengan pekerjaannya itu kemudian menghampiri Tiara, terlihat dengan jelas raut wajah istrinya yang sedikit kesal.


"Sayang, kau sudah siap." Tanya Dave kemudian duduk di samping Tiara.


"Apa Hubby tidak lihat." Tiara menatap wajah Dave dan kemudian kembali membalikkan wajahnya segera.


"Baiklah, aku salah karena telah membuat istriku yang manis ini menunggu." Tangan Dave mengelus rambut Tiara lembut. Dave menggenggam tangan Tiara dan kemudian mengecupnya.


"Sudah Hubby, ayo kita pergi aku sudah rindu dengan Mamaku." Rengek Tiara dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


***


Tiara dan Dave telah sampai di RS dengan langkah kaki Tiara yang sudah tergesa-gesa, rasa rindu yang semakin hari memuncak itu sudah tidak dapat lagi terbendung. Jika setiap harinya ia hanya mendapati kabar Nyonya Laras dari sebuah telepon maka kali ini ia sangat bahagia bisa mengunjungi Mama nya dan bahkan bisa memeluknya secara langsung.


Cklek


Pintu kamar yang sudah terbuka itu memperlihatkan seorang wanita paruh baya dengan raut wajah yang begitu tenang.


"Mama." Lirih Tiara kemudian memeluknya dengan lebut.


Dave yang melihat Tiara menangis hanya bisa menatapnya dengan sendu.


"Kenapa mama belum sadar juga Hubby." Ucap Tiara yang sudah tidak bisa membendung kesedihannya, matanya tak henti menangis.


Dave menghampiri Tiara kemudian mengecup puncak kepalanya. Dave manatap mata Tiara lekat.


"Tenanglah sayang, aku akan berusaha mencarikan Dokter terbaik untuk Mama." Jawab Dave mayakinkan Tiara.


Tok..tok..tok..


Terdengar suara pintu di ketuk beberapa kali dari arah luar, kemudian terlihat salah satu dokter yang tampan masuk ke dalam ruangan Nyonya Laras.


"Maaf Dave, sepertinya kita harus bicara." Ucap Dokter tersebut kemudian disetujui oleh Dave.


"Sayang tunggulah disini aku akan pergi bersama Erick sebentar." Dave mengusap lembut pipi Tiara, sedangkan Tiara hanya mengangguk kecil.


***


Hallo pembaca setiaku, maafkan Author yang baru kembali karena ada beberapa lain hal sehingga baru up kali ini.


Jangan lupa untuk terus membaca kelanjutan kisah Dave dan Tiara yaa❤