
Hallo pembaca setia Marriage Author cuma mau ngingetin jangan lupa like dari setiap episodenya yaaaa💃
Dan jangan lupa juga untuk memberi rating 5,4,3 yaa agar Author lebih semangat dalam menulis ceritanya💕
Happy reading❤
***
Ucapan Tom membuat hati Dave bergetar, Dave mencerna satu persatu kalimat yang didengarnya.
"Kau benar Tom, aku tak mau kehilangannya." Ucap Dave dan segera bergegas meunju mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan tinggi.
"Maafkan aku sayang, tunggu aku." Gumam Dave sendu.
***
Tok..tok..tok
Bi Sum beberapa kali mengetuk pintu kamar Tiara namun tidak ada jawaban di sebrang sana.
"Nyonya saya bawakan makan siang untuk anda, sedari malam anda belum makan Nyonya." Ucap Bi Sum penuh kekhawatiran namun nihil tak ada satupun jawaban yang yang keluar dari dalam sana.
Dave perlahan menyusuri anak tangga, langkah kakinya bergegas untuk segera menemukan istri yang selama ini telah mengahangatkan hatinya. Ditatapnya Bi sum dari kejauhan yang sedang berdiri di depan pintu kamar Tiara.
"Bi Sum." Panggil Dave pada wanita paruh baya itu.
"Tuan, saya khawatir pasalnya Nyonya sedari tadi tidak membukakan pintu." Ucap Bi Sum menunjukkan wajah gelisahnya.
Dave yang mendengar itu seketika hatinya merasa perih, menyesal sungguh atas segala tindakan yang telah diperbuatnya.
"Tolong ambilkan kunci cadangan bi." Perintah Dave dan segera dipatuhi oleh Bi Sum.
Setelah berhasil memberikan kunci akhirnya Dave perlahan membuka knop pintu itu dengan perlahan.
Cklek
Tiara yang sedang menatap ke arah jendela akhirnya di buat terkejut dengan suara pintu yang di buka. Tiara melangkahkan kakinya mundur saat nelihat Dave yang menatapnya dari ambang pintu. Dave melihat keadaan Tiara yang sembab dan tatapan matanya yang kosong seketika menatapnya dengan tatapan nanar. Perlahan Dave melangkahkan kakinya menuju Tiara.
"Hentikan, jangan mendekat." Ucap Tiara dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Sayang, maafkan aku." Ucap Dave dengan wajah sendunya.
Tiara yang mendengar ucapan Dave merasakan sesak dan sakit tepat pada hatinya.
"Maaf sudah memperlakukanmu seperti ini." Lanjutnya.
"Aku mencintaimu Tiara Aprilia Kusuma, Istriku." Ucap Dave dengan penuh keyakinan.
Deg
Mendengar ucapan Dave membuat perasaan Tiara menjadi semakin bingung. Haruskah Tiara senang atau sebaliknya.
"Aku terlalu cemburu meilhat kau berdekatan dengan laki-laki lain sehingga aku hilang kendali." Lanjutnya.
"Aku bodoh tak menyadari perasaanku."
Tiara yang sedari tadi mencerna ucapan dari suaminya itu kini sudah sedikit paham, Ia menatap Dave lekat dan mencari kebohongan dari raut wajahnya namun tak ia dapati.
"Cukup." Ucap Tiara memotong ucapan Dave.
"Dia Arkha mantan kekasihku, selama 2 tahun kami menjalin hubungan sampai akhirnya aku mendapatinya berselingkuh dengan wanita lain. Hubungan kami sudah berakhir semenjak aku menjadi istrimu." Ucap Tiara dengan menatap lekat laki-laki tampan itu.
"Akhir-akhir ini dia kembali ingin memperbaiki hubungan kami, tapi antara aku dan dia sudah berakhir saat aku juga mulai jatuh cinta padamu."
Deg
Jantung Dave seakan berhenti mendengar ungkapan cinta dari Tiara. Itu artinya cintanya tak bertepuk sebelah tangan.
"Aku tidak tau kapan aku mencintaimu, tapi itulah kenyataannya saat ini." Lanjut Tiara.
"Sayang." Ucap Dave pada Tiara dengan perasaab haru.
"Bisakah kita mulai dari awal?." Dave merentangkan kedua tangannya dan menatap Tiara dengan penuh keyakinan.
Tiara mengangguk pelan dan berlari mendekap Dave dan menangis di dada bidangnya.
"Maaf, aku mencintaimu sayang." Ucap Dave.
Tiara mengadahkan wajahnya dan tersenyum.
"Aku juga mencintaimu Hubby." Ucap Tiara dan kembali memeluk Dave.
"Hubby? Sepertinya aku menyukai panggilan itu." Satu senyuman mengembang dibibirnya
***
Huffftt Daveeee, kenapa so sweet sekali sih!!
Author juga mau dong diromantisin😬