Magic and Martial Art

Magic and Martial Art
eps39 : 1 tahun kemudian



...[kota Goron, wilayah keluarga Zu]...


......Di sebuah pusat perbelanjaan paling terkenal di wilayah keluarga Zu.......


...[Pasar Zhu]...


......cuaca yg hangat serta keramaian khas dari sebuah pusat perbelanjaan, tiba-tiba menjadi hilang......


......orang-orang yang seharusnya memamerkan dan mengiklankan dagangan mereka, terlihat terpana melihat sosok yg asing. sesosok gadis cantik yg tidak cocok dgn suasana pasar membuat keheningan di setiap jalan....


...semua orang baik pria dan wanita, tidak bisa mengabaikan keindahan yg berada di hadapan mereka.......


"cantiknya..."


"apakah dia seorang nona muda dari keluarga besar?"


......gadis yg mereka bicarakan itu mengenakan pakaian serba putih dgn sebuah caping dan sebuah cadar yg menutupi wajahnya. yg mana itu memberikan kesan misterius dan sederhana membuat mereka bertanya-tanya, siapakah wanita itu ?.......


......bagai bunga di antara jerami, kecantikan gadis itu membuat laki-laki di belakangnya seolah tidak ada.......


"(tersenyum)"


...laki-laki itu mengikuti gadis itu dari belakang, dgn membawa beberapa barang belanjaan yang terlihat berat....


...namun terlihat bahwa laki-laki itu tidak mengeluhkannya sama sekali....


"Yuan.. kita istirahat dulu disana ,yuk ?"


...gadis itu menoleh kebelakang dan menyebabkan rambut hitam panjangnya berkibas, rambutnya yg hitam lurus benar-benar terlihat indah saat tergerai seperti itu....


"... ok, kita istirahat dulu"


......disisi lain......


...disebuah kedai minum didalam pasar...


"...hmm..."


...seorang pria sedang memperhatikan Lira dan Yuan dari lantai dua sebuah kedai arak...


......disana dia tidak sendiri, dia ditemani atau lebih tepatnya sedang menemani seorang gadis berusia sekitar 20 thn yg sedang makan diseberang nya......


"kenapa berekspresi seperti itu? itu terlihat menjijikkan kau tahu"


...menunjukkan ketidaknyamanannya karena pria itu, gadis itu menatapnya dgn tatapan jijik...


"(alis berkedut) Nona... kau tahu, kau harus bersikap anggun saat sedang berbicara dengan seorang "Gentleman" "


......pria itu membalasnya, terlihat dia sangat tersinggung dengan ejekan itu. pria itu memiliki perawakan tinggi dgn mata yg tertutup (bagaimana cara dia melihat dgn mata seperti itu?)......


"Pffrrr... hahahhahaa!!!"


"kau ? ,Gentleman ? ,jgn bercanda... hahahhaha!!!"


...melihat gadis yg dia temani menertawakan dan mengejeknya, pria itu semakin dan semakin kesal walau dia tidak menunjukkan nya...


...mengetahui dia tidak bisa mengajak bicara wanita itu, pria itu melihat kembali ke arah luar jendela dan kembali lagi mengamati gadis itu...


"(tersenyum)"


"benar-benar membuat penasaran, aku jadi ingin mengintipnya dari dekat ♡ "


.


.


.


.


[ didalam sebuah kedai makan ]


...keduanya masuk kedalam hampir bersamaan, dan terlihat barang bawaan mereka sudah tidak ada...


"untungnya ada jasa antar barang ditempat ini, jadi sekarang tidak perlu lagi membawa barang belanja sampai masuk kedalam"


...setelah memasuki kedai seketika semua pandangan mengarah kearah Lira dan Yuan...


"(dasar, nggak bisa liat wanita cantik langsung dipelototi)"


...keduanya berjalan menuju sebuah meja makan di bagian tengah ruangan, didalam, kedai itu terlihat seperti sebuah kedai tempat orang pergi minum dgn meja tempat bartender menerima pesanan dan lemari minuman dibelakangnya....


"siapa Nona itu ? dia terlihat cantik"


"siapa yg tahu, aku juga baru pertama kali melihatnya"


...sementara Yuan dan Lira menuggu, para pelanggan lain di kedai itu mulai saling berbisik satu sama lain...


...tak lama setelah mereka berdua duduk seorang pelayan wanita datang untuk mencatat pesanan mereka...


"Tuan, Nona... "


"terlihat dia sedang gugup, wajar saja, karena setelah kami masuk kedalam pandangan semua orang langsung mengarah kepada kami. jelas mereka semua tertarik dgn Lira"


......sementara itu Lira terlihat sangat hati-hati memilih pesanannya......


"...anu, Yuan"


"?"


"ada apa?"


"itu.. apakah ada yg kamu inginkan?"


"(oh.. jadi dia mencoba memilih kan untuk ku, imutnya...)"


"aku akan ikuti pilihan mu"


"a–apa tidak apa-apa ? jika nanti kamu tidak suka..."


...seolah Lira sudah menantikan jawaban itu dari Yuan, dia dgn semangat mengangkat kedua tangan nya...


"baik!"


...semua orang terkejut, melihat sikap Nona misterius itu yg sangat dekat dgn laki-laki disebelahnya...


"siapa laki-laki itu ?"


"aku tidak sadar kalo ada seorang laki-laki yg duduk di sebelahnya"


...Yuan yg menjadi pusat perhatian sekarang merasa terganggu...


"(dasar, apa kalian tidak punya kerjaan? berhenti mengganggu pasangan yg lagi berkencan)"


...disisi lain, Lira tidak memperhatikan orang-orang itu, dia terlalu fokus memilih menu...


...Yuan yg melihat Lira yg secara serius memilih menu merasa senang, dibandingkan dengan Lira 1 tahun lalu...


.


.


.


...tak lama kemudian...


...terdengar bunyi bell dari pintu kedai...


...saat itu semua keributan didalam kedai tiba-tiba menjadi hening...


...suasana yg berubah tiba-tiba membuat ku penasaran dan mengintip ke arah pintu masuk...


...yg memasuki kedai adalah seorang pria yg terlihat memiliki latarbelakang yg bagus bersama dgn seorang gadis yg memakai pakaian tidak kalah mewah dgn pria itu....


"sepertinya suara bel itu berasal dari hiasan di pakaian pemuda itu"


......pria itu terlihat seperti mencari seseorang lalu tatapan matanya tiba-tiba mengarah kearah kami......


"?"


...dia berjalan dgn anggun selayaknya seorang bangsawan...


"(apa yg orang ini inginkan)"


...saat Yuan sedang melirik kearah lain, Lira yg baru saja selesai memesan makan penasaran dgn apa yg Yuan lihat...


"Yuan?"


"?"


...disana dia melihat, sesuatu yg membuatnya terkejut sekaligus membuat nya syok....


"selamat siang, Nona... ♡"


...sambil menunjukkan sikap persahabatnya, dia berdiri didepan kami berdua...


"(pria ini benar-benar mengabaikan ku)"


"(tunggu, melihat penampilan nya, seharusnya dia dari salah satu keluarga besar, tapi kenapa dia tidak mengenaliku?)"


...sementara wanita yg datang bersamaan dengan dirinya pergi kemeja pelayanan dan memesan sesuatu disana...


"(sepertinya wanita itu hanya mengikuti pria ini dan tidak ada maksud lain)"


"bolehkah saya duduk–"


...sebelum pria itu menyelesaikan kalimatnya, Yuan memotong dan menolaknya...


"maaf!"


"Nona muda kami tidak suka berinteraksi dengan orang asing"


...penolakan dari Yuan yg tiba-tiba membuat suasana didalam kedai itu menjadi tegang...


......sepertinya pria itu cukup terkenal sampai membuat para pelanggan disana menganggap Yuan terlalu berani untuk memberikan penolakannya.......


"(apa dia seorang tuan muda dari 3 keluarga besar kota Goron ini ? tapi aku sama sekali tidak ingat ada tuan muda dari salah satu keluarga besar yg memiliki penampilan seperti ini)"


"ah! maafkan saya Nona muda, saya lupa memperkenalkan diri saya"


...pria itu mengambil sikap sedikit membungkukkan tubuhnya...


"nama saya adalah Zu kio, anak pertama dari cabang keluarga Zu dan orang yg masuk daftar jenius dari 3 Naga dan 2 Phoenix"


"(jadi benar bahwa dia dari salah satu keluarga besar, kalo begitu... )"


...Yuan melirik kearah wanita yg masuk bersama dgn Zu kio...


"(wanita itu juga dari keluarga besar, yg seperti sama dgn pria ini)"


...wanita itu nampaknya tidak mau atau tidak perduli dengan apa yg Zu kio mau lakukan...


"(kalo begitu)"


"(tersenyum jahat)"


"Maaf, apa kau tidak dengar apa yg baru saja aku katakan ?"


"aku bilang Nona kami tidak suka berbicara dengan orang asing, JADI PERGILAH !!! kau mengganggu waktu makan Nona muda"


.


.


[TO BE CONTINUED]


.


.