
Tim Yuan yg sedang berjalan secara tidak sengaja mendengar sebuah pertempuran ,disana mereka bertemu dengan kelompok lainnya.
kelompok Yuan membantu kelompok tersebut dan setelah nya kelompok itu memutuskan untuk bergabung dgn kelompok Yuan dan penjaga (1) dgn inisiatif mengambil percakapan seperti seorang pemimpin dan mengijinkan kelompok itu bergabung.
[ terimakasih sudah menerima permintaan kami ]
kata penjaga dari Tim lain.
penjaga (1) dgn sikap bersahabat nya mengangkat penjaga yg sedang memberikan hormat ala pendekar itu dan mulai bersikap.
[ kita juga merupakan sesama penjaga , untuk apa saling memisahkan ? ]
[ terimakasih ! ]
sekali lagi penjaga (3) itu memberikan hormat nya sebagai rasa terima.
setelah nya kita berjalan bersama dan penjaga (3) itu mulai menceritakan tentang apa yg dialami kelompok nya.
dia bilang bahwa mereka diserang oleh mahluk raksasa dgn semacam antena panjang dari bawah pasir dgn cepat dan membuat kelompok nya hanya tinggal 5 org 2 penjaga dan sisanya adalah orang dari 3 keluarga.
mendengar itu penjaga (1) juga mulai menceritakan tentang kelompok kami ,dia menceritakan semua yg berhubungan dgn serangan tak terduga dari Monster itu dan menceritakan semua soal keheroikkan nya selama kami melalui gurun sampai di sini.
( dasar tukang pamer dan pembual )
kelompok 3 keluarga dari Tim kami tidak ada yg berani bicara karena takut dgn penjaga (1) dan (2)
Yuan yg menyamar mengkritik dalam hati, sikap penjaga (1) yg dgn tanpa jeda menceritakan kehebatan nya.
dalam perjalanan kami juga bertemu kelompok lainnya ,dan tentunya penjaga (1) mengijinkan mereka bergabung.
apa yg di alami kelompok kedua yg kita temui juga sama , mereka di serang dgn serangan kejutan dan hanya menyisakan beberapa org saja.
semakin lama kelompok kami semakin besar dgn tambahan 2 kelompok lain sekarang kelompok ini memiliki anggota yg berisi 20 org ,tentu saja kami masih harus mengalahkan Monster yg muncul karena perut yg harus diberikan makan makin banyak.
semua makanan mentah berupa daging Monster itu disimpan di dalam kantung Ruang.
[ aku rasa ini sudah cukup ,mulai sekarang kita harus berhati-hati dan jgn terlibat dalam pertarungan lagi ]
penjaga (1) memberikan perintah nya dan kelompok itu menjawabnya.
[ baik ! ]
[ baik ! ]
[ baik ! ]
dgn bahan makanan yg sudah terkumpul banyak ,kami memutuskan untuk berhenti memburu Monster-monster itu dan mulai berjalan dgn hati-hati.
.
.
{ beberapa jam kemudian }
kelompok mulai kelelahan dan kita beristirahat di bawah bayangan dari batuan lagi.
disana penjaga (1) mulai lagi bercerita dan memamerkan pengalamannya dan segala kehebatan yg kita tidak tahu itu benar atau cuma karangan nya saja.
[ seperti itu ,aku menggunakan kemampuan ku untuk menghabisi sekelompok Beast itu.. ]
tepuk tangan meriah di berikan kepada penjaga (1) itu dari para penontonnya ,dan tentunya bukan dari 3 keluarga.
kelompok ini seperti mengasingkan org-org dari 3 keluarga dan membuat kelompoknya sendiri sebagai sesama penjaga, walau aku tidak ikut diantara mereka.
sekali-kali penjaga (1) menatap ku dgn tatapan dan senyum mengejeknya saat sedang memamerkan petualangan nya.
dgn senyum liciknya aku langsung tahu.
( sepertinya dia sudah membuat rencana untuk menyingkirkan ku )
dgn tenang Yuan meminum darah Monster Kalajengking itu , walau Monster itu beracun tapi asal kantung racun nya dibuang darahnya bukanlah sesuatu yg beracun dan lebih seperti cairan dan tidak sekental darah manusia ,begitu pun juga dgn daging nya.
setelah beberapa menit bercerita ,mereka memutuskan untuk pergi tidur, tentu disana tidak ada malam disana dan mereka tidur siang di dunia tanpa malam itu.
kelompok penjaga berada di bagian tengah dekat batuan tebing itu sementara org-org dari 3 keluarga tidur mengitari mereka dgn jarak yg cukup jauh, seperti sebuah dinding yg menghalangi dari bahaya itulah kenapa kelompok penjaga melakukan nya seperti itu.
org-org dari 3 keluarga menyadari diskriminasi itu dan mulai menjadi geram dgn kelakuan kelompok penjaga itu, tapi karena perbedaan kekuatan membuat mereka tidak bisa berbuat apa-apa.
.
.
{ 1-2 jam kemudian }
kelompok kami mulai melanjutkan perjalanan setelah beristirahat dan tidur siang.
kami bersiap mengemasi barang-barang yg masih kami gunakan dan meninggalkan jejak untuk pengunjuk Tim lain.
saat Yuan sedang bersiap.
[ hei kau ! ]
kata salah seorang dari kelompok penjaga memanggil Yuan dgn tidak sopan dgn beberapa rekannya.
[ kenapa kau tidak ikut bergabung dengan kami ? ]
dgn tatapan merendahkan orang itu bertanya.
*aku lupa memberi tahu, bahwa orang-orang ini bukan org-org dari kediaman Jeaster tapi org-org yg dikumpulkan Data dari Guild yg menerima permintaan ,dan Data memperkerjakan mereka sebagai pengawal jangka panjang dgn bayaran yang tidak sedikit ,juga mereka mempunyai peraturan untuk tidak menyebutkan identitas mereka sebagai pencegahan saat seseorang dari suatu kelompok di dalam Guild memiliki dendam atau kecemburuan dgn kelompok lain dan melakukan sesuatu yg tidak diinginkan oleh Guild tersebut*
[ kenapa aku harus ? ]
Yuan dgn acuh menjawab org itu.
[ heh.. bagus ,bagus sekali... kau memang sesuatu ]
dgn cepat org itu memegang kerah Yuan dan mengangkat nya mendekat.
[ kau org yg tidak tahu terimakasih ,org-org seperti mu ini aku paling suka untuk menghajar nya ]
dgn nada ancaman org itu menggenggam kerah Yuan dgn kuat ,Yuan juga mulai merasakan terganggu dan nafasnya menjadi sesak karena tercekik.
[ ugh.. ]
[ apa yg kalian lakukan~ ? kita akan pergi ]
seseorang dari kelompok penjaga memanggil.
[ Cih! ]
[ awas jika aku sampai melihat mu berkeliaran dgn wajah tebal mu itu ,karena aku akan menghajar wajah sombong itu ! ]
setelah memberikan ancaman kepada Yuan ,org itu pergi dgn langkah besar dan kesal meninggalkan Yuan yg ter batuk karena tenggorokan nya tercekik
[ uhuk ,uhk... ]
( .. aku akan mengingat ini )
kelompok mulai bergerak meninggalkan Yuan dibelakang.
melihat itu Yuan bangkit membersihkan pakaian nya dan kemudian berjalan mengikuti mereka dari belakang.
dan saat itu kelompok 3 keluarga menyadari bahwa ada juga penjaga yg menjadi objek Bullyan.
.
.
( beberapa hari ? atau mungkin sudah seminggu ? tidak ada yg tahu karena matahari tidak pernah bergerak dari tempatnya, kelompok kami sudah berjalan menuju matahari palsu itu namun tidak juga menemukan apapun yg berhubungan dgn robekan Ruang atau mungkin hal sejenisnya. dalam perjalanan kami juga bertemu beberapa kelompok lain dan sekarang jumlah anggota kami menjadi lebih dari 30 org )
setelah lelah melakukan perjalanan yg tidak berujung selama beberapa hari ini kelompok kami memutuskan untuk berhenti.
rasa lelah ,panas dan frustasi memakan mereka sedikit demi sedikit dari dalam membuat mereka kehilangan semangat untuk melanjutkan perjalanan itu.
[ ini tidak ada ujungnya... ]
[ berapa jauh lagi ? ,huh.. ,huh.. ,kita haru berjalan ]
[ aku sudah tidak sanggup lagi... ]
semua penjaga mengeluh kan perjalanan yg tanpa tujuan dan ujung itu.
[ huh.. ,hu... ,mau bagaimana lagi ,kita tidak punya petunjuk lainnya tentang celah dimensi ini ]
kata penjaga (1)
[ lalu kita harus bagaimana ? ,aku lelah berjalan tanpa tujuan seperti ini ]
keluh penjaga (2)
[ benar! ]
[ benar! ]
[ benar! ]
[ benar! ]
membenarkan perkataan penjaga (2) penjaga lainnya menjawab dgn bersamaan.
sementara kelompok dari 3 Keluarga mereka tidak memiliki suara untuk mengutarakan kelelahan nya apa lagi pendapat mereka ,karena perlakuan yang mereka dapatkan dari kelompok penjaga.
[ kalo begitu bukankah lebih baik kita diam dan menunggu ? ]
kata salah satu penjaga.
[ apa maksudmu? ]
tanya penjaga (1)
[ begini.. kita kan masuk mengikuti perintah penyewa bukankah juga menjadi tugas kita menunggu penyewa datang sebelum melanjutkan perjalanan kita ? ]
org itu mencoba menghasut penjaga (1) untuk tidak perlu berjalan lagi dan dgn santai menjadi ketua kelompok ini.
mendengar itu penjaga (1) mengerti apa yg org itu maksud dan mulai memikirkan nya.
( benar juga... kenapa aku harus terus berjalan menuju tempat yg tidak tahu berapa jauh lagi kita harus berjalan , bukannya lebih baik aku bersantai menunggu Tuan penyewa datang dan mengambil perintah nya dari pada terus berjalan menjauh darinya ,kita juga sudah meninggal jejak untuk mereka )
penjaga (1) mulai terhasut oleh ajakan org itu dan melihat kelompok nya yg terlihat setuju juga ,penjaga (1) memutuskan berhenti berjalan dan menetap disini dan menunggu Tuan penyewa datang.
.
.
setelah itu semua perlakuan buruk mereka kepada org-org dari 3 keluarga mulai menjadi-jadi setelah sekitar 2 hari selanjutnya.
mereka memaksa dan memperlakukan mereka sebagai budak mereka dan memaksa mereka berburu sementara kelompok penjaga bersantai menunggu hasil buruan datang.
kelompok penjaga bagaikan Singa jantan yg menunggu Singa betina pulang membawa hasil buruannya ,dan tentu saja para penjaga yg menikmati hasil terlebih dahulu sementara kelompok dari 3 keluarga mendapatkan sisanya , terkadang sampai kelompok 3 keluarga tidak mendapatkan makan karena sudah habis dimakan kelompok penjaga itu.
setiap perburuan juga tidak selalu mulus bahkan memakan korban ,dalam beberapa kali ini berburu sudah 2 org yg mati, dan ditambah kelompok penjaga juga memperlakukan mereka sebagai mainan dgn terkadang menghajar beberapa org dari kelompok 3 keluarga untuk menghilangkan rasa gelisah mereka dari situasi ini. org-org dari 3 keluarga mulai menjadi marah ,geram dan kesal menghadapi tindakan dari kelompok penjaga itu hingga sampai dimana mereka memutuskan untuk menghancurkan kelompok penjaga.
disaat kelompok penjaga pada tertidur siang.
[ kita tidak bisa terus hidup seperti ini walau setelah keluar kita tetap akan menjadi korban ,tapi aku tidak terima terus dimanfaatkan seperti budak ]
[ aku juga paham maksud mu ,tapi kita tidak bisa. mereka di tingkat Ruler of the sky dan kita ? ]
[ ... ]
semua diskusi berakhir dgn kata "tidak mungkin" karena lawan mereka adalah 5 Ruler of the sky dan 1 Spirit Masters , membuat mereka tidak berdaya.
namun seseorang dari kelompok itu mulai mengingat kembali dgn apa yg diberikan Yuan di tenda saat itu.
[ aku ingat ! ,kita masih punya harapan ]
mendengar kata harapan semua org menoleh kearah org itu.
[ kalian pasti ingatkan ,saat di luar tenda ada seorang penyusup yg memberi kan kita sebuah kertas ? ]
org-org dari keluarga Zu mulai merogoh kantung mereka dan menemukan kertas itu , sementara 2 keluarga lainnya hanya diam terbingung-bingung dgn apa yg dikatakan oleh orang itu.
[ org-org selain dari keluarga Zu tidak akan tahu tapi saat ini hanya ini yg kita punya ,jadi aku harap kalian bisa percaya dgn perkataan ku dgn satu-satunya harapan kita ]
walau tidak mengerti 2 keluarga lainnya hanya bisa mengikuti org-org dari kediaman Zu dan mendengarkan rencana mereka.
setelah mendengar rencana itu ,semua orang setuju dan menganggukkan kepala mereka.
[ kalo begitu kita mulai... rencana kita ]
dgn harapan baru mereka 3 keluarga itu mulai memancarkan semangat mereka kembali dgn satu-satunya harapan yg mereka punya.
Lalu ,entah darimana seorang penjaga keluar dari belakang dan bertanya kepada mereka.
[ apa yg sedang kalian lakukan ? ]