Magic and Martial Art

Magic and Martial Art
eps13 : Kehangatan di balas dgn kehangatan



{ setengah hari kemudian }


di pagi yg cerah dgn suara burung berkicau dgn merdu.


Yuan keluar dari celah di pohon besar itu [ Aaaah~ ] wajah Yuan terlihat penuh dgn kekecewaan.


[ setelah setengah hari ,aku tidak mendapatkan perkembangan apapun... ,sial ]


Yuan sama sekali tidak mengerti di mana kesalahannya ,dia melakukan hal yang sama dgn yg dia lakukan di kehidupannya sebelumnya .


[ padahal aku sudah mengikuti apa yg aku lakukan sebelum nya ,tapi tetap tidak bisa berjalan semulus itu ] Yuan melihat tangan nya ,lalu mengepalkan nya.


[ walau begitu ini tidak akan bisa menghentikan ku! ] tekat Yuan yg sudah bulat tidak mudah di patahkan .


setelah seharian Yuan membuat Magic Circle ,Yuan memutuskan untuk kembali kerumahnya dan memikirkan sisanya besok dan beristirahat di malam hari.


{ Rumah Yuan }


di dalam rumah Lira sedang duduk di kursi tempat meja makan.


( sudah mau malam... Yuan kenapa belum pulang? ) hati Lira resah memikirkan keadaan Yuan .


Lira adalah seorang yg tidak memiliki keluarga yg sebenarnya ,dia di jadikan seorang pembantu dan perlakukan dgn dingin oleh ayah angkatnya Du Zu dan di bully oleh kakak tirinya Rea Zu saat masih berada di kediaman Zu , karena itu Yuan ,yg merupakan satu-satunya keluarga dan tempat bersandar untuk nya ,Lira tidak ingin kehilangannya.


namun tidak seperti sebelumnya ,hati Lira tidak khawatir karena rasa takut akan di tinggal oleh Yuan seorang diri di rumah gubuk itu , perasaan yg dia rasakan sekarang , adalah perasaan khawatir seorang istri menunggu suaminya pulang.


perilaku lembut Yuan yg berbeda dari perilaku dingin dan saling menjaga jarak sebelumnya, tidak lagi ada.


sekarang Lira memiliki nya ,rasa percaya akan seseorang yg tidak akan meninggalkan nya.


( Yuan , semoga kamu pulang dgn selamat )


tak lama setelah Lira mendoakan Yuan ,suara ketukan pintu di sertai dgn suara pintu terbuka , membuat Lira terkejut.


[ aku pulang... ] suaranya terdengar lelah.


suara yg terdengar dari arah pintu adalah suara milik Yuan ,Lira pergi kedepan dan melihat ,benar saja yg membuat suara adalah Yuan.


[ kamu telah pulang yuan... ] Lira dgn senyuman bahagia menyambut kepulangan Yuan ( benar.. sekarang aku mempunyai nya , seseorang yg bisa aku percaya dan ku sebut sebagai keluarga ,Yuan )


.


.


.


{ setelah selesai mandi dan makan malam }


Lira hanya diam tak bersuara sambil memegang gelas tehnya ,karena Yuan menatap terus setelah selesai makan.


( kenapa dia menatap ku terus dari tadi? ) dgn wajah merahnya Lira memainkan gelas berisi tehnya.


( dari tadi aku perhatikan juga ,Lira nampaknya merasa malu dgn tubuh nya yg memiliki bekas luka itu ) *salah paham*


Yuan dgn tersenyum meraih tangan Lira ,dan membuat Lira terkejut dan ke bingung dgn apa yg sedang terjadi.


Lira tidak memiliki pengalaman dgn seorang pria dalam hidup nya yg membuat nya menjadi sangat bingung harus bereaksi seperti apa ,jadi Lira hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya.


[ ...]


( seperti nya tebakan ku benar ) *salah*


[ Lira.. kamu tidak perlu malu dgn kondisi tubuhmu ,aku sama sekali tidak mempermasalahkan nya ] mencoba menenangkan Lira.


[ ? ] Lira tercengang dgn apa yg dia dengar [ i–itu.. mengenai bekas luka— ]


[ kamu tidak perlu menutup-nutupi nya! ] Yuan menyela.


[ jgn khawatir soal itu ,karena aku akan menemukan cara untuk menghilangkan bekas luka mu itu ]


Lira terkejut mendengar suaminya mulai memperdulikan nya [ Yuan.. ] dgn suara lembut.


[ kamu hanya harus percaya kepada ku ,aku akan membantu mu menghilangkan nya ,dan menunjukkan kecantikan mu yg sebenarnya kepada mereka yg memandang mu rendah! ] Yuan menunjukkan tekatnya.


Lira sekali lagi terkejut dgn pernyataan Yuan [ um.. ] dgn senyuman nya mengangguk .


( Yuan.. suamiku ,kamu mungkin tidak tahu bahwa kata-kata mu telah menyentuh hati ku yg terdalam ,dan mengulurkan tangan kepada ku yg meringkuk karena rasa takut dan ke sendiri selama ini ) Lira yg tangan nya di genggam Yuan selama ini membalas nya dgn menggenggam tangan Yuan.


( Yuan.. terimakasih , karena akhirnya kamu telah menjadi kan ku seseorang yg berarti di dekat mu ) Air mata mengalir melalui pipi Lira .


Yuan yg melihatnya mencoba menghapus nya dgn tangannya kirinya .


Yuan yg melihat kejadian itu merasa perasaan yg belum pernah dia rasakan sebelumnya "khawatir" .


[ kamu tidak apa-apa kan Lira? ] selama lebih dari 7000 tahun di kehidupan sebelumnya sebagai Romielle ,dia tidak pernah merasakan kekhawatiran .


[ aku baik-baik saja... hanya ,debu ,mataku kemasukan debu ]


Yuan/Romielle yg selama ribuan tahun hanya mendambakan kehangatan , tidak menyadari bahwa dia harus memberikan kehangatan juga sebagai balasan nya.


Yuan dgn tiba-tiba berdiri dari posisi duduknya dan memeluk Lira yg sedang mengelap wajahnya.


[ tidak apa-apa ,aku akan selalu berada disisi mu ]


mengingat kembali sebelumnya , sebelum Yuan mendapatkan ingatan sebagai Romielle ,dia memperlakukan Lira dgn dingin dan menjaga jarak darinya ,Yuan mencoba untuk membuat Lira tidak usah khawatir terhadap bagaimana Yuan memperlakukan Lira kedepannya , karena sekarang Yuan akan membuat Lira merasakan yg namanya kebahagiaan kedepannya.


Lira yg mendapatkan pelukan tiba-tiba dari Yuan dan kata-kata tulus yg dia dengar di bisikan di telinganya , membuat Lira terharu dan mengeluarkan air mata nya.


[ ... Emm ..hiks ] Lira menenggelamkan wajahnya di dalan pelukan Yuan .