Magic and Martial Art

Magic and Martial Art
eps17 : penyusupan ke Camp Jeaster (2)



{ di dalam tenda utama }


di dalam sana ada Data yg sedang bersantai dan mengobrol dengan Ron Yi.


[ paman, satu hari lagi ekspedisi nya akan kita mulai,jadi mohon kerjasama nya ] sambil mengangkat gelas di tangannya.


melihat sikap Data ,Ron Yi tersenyum senang [ aah.. anda terlalu sopan tuan muda ,hahaa.. ] Ron Yi juga mengangkat gelas di tangannya dan melakukan Tos gelas dgn Data.


tak lama seorang penjaga datang memasuki tenda utama [ Tuan muda dan Tuan Ron Yi ,maaf mengganggu waktu bersantai anda berdua ] sambil berlutut dan memberikan salam hormat pendekar.


[ ada masalah apa? ] Ron yi bertanya.


[ itu Tuan ,seseorang yg di kirimkan sebagai bantuan dari keluarga di kota Goron ,membuat keributan ] dgn tetap di posisi hormatnya.


[ hmm... ternyata ada juga org yg seperti itu ] Ron Yi terlihat penasaran dgn apa yg dia dengar.


[ apa paman tertarik melihat nya? ] Data bertanya.


[ aah! tidak ,bukan seperti itu... hanya saja saya terkejut ,ternyata ada org yg berkepribadian bebas seperti itu ] kata Ron yi sambil menggosok jangutnya.


[ hahaha... dunia itu memang tempat yg penuh kejutan ,bahkan bagi anda yg sudah hidup selama ratusan tahun ,masih bisa terkejut mendengar hal ini ] Data menertawakan Ron Yi yg terlihat penasaran dan terkejut yg tidak sesuai dengan umurnya.


[ Tuan muda.. seperti yg anda katakan ,seberapa lama masa hidup seseorang ,mereka tetap tidak akan pernah bisa melihat seluruh isi dunia ] Ron Yi seperti menggerutu karena Data menyinggung umurnya.


[ kau bisa membawanya kembali ke tendanya dan ingatkan mereka untuk mematuhi aturan kita saat mereka berada disini sambil tetap mengawasi mereka ,tempat kita menerima mereka sebagai bantuan bukan bocah yg masih harus di asuh ] sambil mengulurkan tangannya , Ron Yi memberikan perintah nya kepada penjaga itu.


[ baik Tuan Ron Yi ! ] setelah menerima perintah itu ,penjaga itu pergi meninggalkan tenda.


lalu Data Jeaster dan Ron Yi melanjutkan kembali perbincangan mereka ,sampai tengah malam.


.


.


.


{ Di sisi lain ,bagian luar Camp keluarga Jeaster }


[ a–apa ? ] Hu Zu terlihat terkejut dgn mulut terbuka dan wajah berkeringat nya ,karena kejar-kejaran tadi.


[ seperti yg kau dengar... aku datang membantu kalian ] dgn masih di posisi duduknya.


Hu Zu mencoba mengamati ekpresi dari org itu ,tapi karena penutup wajah nya ,Hu Zu tidak bisa menebak ekpresi apa yg sedang di buat oleh org itu ,entah dia bicara jujur atau berbohong kepadanya ,Hu Zu sama sekali tidak bisa menebak nya.


memecah keheningan itu org itu berbicara dgn jelas kepada


Hu Zu [ kau tidak punya banyak waktu untuk memikirkannya kawan ,sebentar lagi para penjaga yg lain akan segera datang ] org itu mengingat kan Hu Zu untuk membuat keputusan dgn cepat.


( dia benar ,aku tidak punya banyak waktu ,apa lagi karena keributan tadi ) yg Hu Zu maksud adalah kejar-kejaran nya dgn org asing itu.


[ Baiklah! aku menerima bantuan mu ] dgn terpaksa Hu Zu menerima bantuan dari orang asing itu yg dia baru temui hari ini.


[ bagus! ,kalo begitu kita se– ]


[ tapi! ] Hu Zu menyela kalimat org itu ,lalu Hu Zu mendekatkan tubuhnya dgn org itu dan mengunakan jarinya seperti sebuah pisau mengancam org asing itu [ kau mengkhianati kepercayaan ku ini ,aku akan membuat mu masuk ke neraka yang sama dgn kami ]


[ haha.. ] org itu tertawa lepas setelah mendapatkan ancaman dari Hu Zu [ aku pastikan kau tidak akan menyesali keputusan mu hari ini ] dgn senyuman percaya diri org itu menunjukkan keseriusan nya.


setelah mereka membuat kesepakatan ,tak lama para penjaga yg lain mulai berdatangan dan mengerumuni mereka berdua.


terlihat ekpresi kekecewaan dan pasrah dari wajah Hu Zu yg seperti kehilangan jiwanya karena malu.


.


.


.


{ di dalam tenda Keluarga Zu }


org-org Keluarga Zu sedang khawatir setelah mendengar bawa ada keributan yg melibatkan org kota Goron di Camp.


mereka semua duduk di karpet yg di sediakan di sana.


[ tuan pasti baik-baik saja ,dia adalah yg tertua dari kita dgn posisinya juga lebih tinggi dari kita ,dia bisa menjaga dirinya sendiri ] kata seseorang yg sedang duduk .


[ kau benar... kita sudah punya terlalu banyak hal yg harus kita khawatir kan ,menambah satu lagi hanya akan membuat rambut kita cepat rontok ] kata org di sebelah nya.


[ tapi tetap saja... ] kata org di depan dua org itu ,dgn murung dia menunduk kepalanya.


* ok karena sulit menuliskannya gw kasih nama *


-Ji Zu


-Fu Zu


-Lo Zu


* mereka bertiga merupakan org yg datang dari tempat yg sama dgn Hu Zu karena itu mereka terlihat dekat dgn nya dan karena itulah mereka bertiga bisa mengobrol dengan santai Kepada Hu Zu *


mengerti kekhawatiran dari Lo Zu ,Ji Zu juga mulai memikirkannya , sedangkan Fu Zu hanya diam saja , begitu juga dgn yg lainnya mereka hanya diam menunggu kabar dari luar.


tak lama Hu Zu kembali dan memasuki tenda sendirian


[ aku kembali... ] kata Hu Zu.


[ Tuan! ] mereka yg berada di dalam tenda dgn serempak berdiri menyambut kedatangan kembali Hu Zu.


[ kalian bisa kembali duduk ,aku ada sesuatu yg ingin ku bicarakan dgn kalian ] Hu Zu berjalan menuju kursi tempat duduk nya yg dia duduki sebelumnya.


semua orang di dalam tenda Keluarga Zu itu dgn diam menunggu Hu Zu kembali ke tempat duduknya sebelumnya dan menunggu nya untuk berbicara lebih dulu sebelum menanyakan pertanyaan-pertanyaan yg ada di kepala mereka.


[ pertama... ada kabar baik mengenai keadaan kita sekarang ]


setelah Hu Zu mulai berbicara ,yg lainnya mulai ikut berbicara.


[ Tuan ,apa maksud anda adalah... ] Fu Zu yg sebelumnya diam saja bertanya lebih dulu.


[ benar... keajaiban sudah datang kepada kita ] kata Hu Zu sambil menunjuk senyum lega.


setelah mendengar nya , semua org di dalam tenda itu menunjukkan mata yg berbinar seperti akan keluar air mata dari sana .


( bagi seseorang yg sedang terdesak oleh keadaan ,mereka akan menerima bantuan apapun itu dan dari siapapun itu ,baik itu dari dewa ,malaikat ,manusia atau iblis sekalipun )


Yuan yg sedang menyamar sebagai penjaga yg membuat kesepakatan dgn Hu Zu sebelumnya ,sedang menunggu di luar tenda sembari menjaga tenda keluarga Zu ,sambil menunggu isyarat dari Hu Zu yg berada di dalam tenda di belakang nya itu.