Magic and Martial Art

Magic and Martial Art
eps23 : di manfaatkan / memanfaatkan



{ tak lama setelah Tim Yuan pergi }


Data Jeaster dan Timnya yg beranggotakan lima orang , akhirnya sampai ke tempat dimana Tim Yuan membunuh Kalajengking raksasa itu.


[ ... ]


yg mereka lihat disana adalah bekas pertarungan Tim Yuan , mereka melihat bangkai Monster Kalajengking itu yg tertimpa batuan besar yg menjulang dgn capit yg hilang dan bagian kepalanya hancur akibat tebasan senjata.


Alu hi yg dgn inisiatif memeriksa bangkai Monster Kalajengking itu menemukan bahwa Permata Rohnya telah hilang.


[ Tuan.. , seperti nya Permata Rohnya telah diambil oleh kelompok sebelum kita ]


[ sepertinya mereka tidak menyia-nyiakan hasil kerja keras mereka , mereka bahkan mengambil capit kalajengking raksasa itu sebagai makanan mereka dan pastinya mereka mengambil darah nya juga untuk mengatasi dahaga mereka ]


[ dari hasil pertarungan mereka , seperti nya mereka berhasil membuat Monster itu diam di dekat batuan dan menimpanya dgn batuan itu ]


setelah mendengar pendapat dari Tuannya ,Alu hi kemudian bertanya.


[ lalu apakah kita akan mengikuti mereka ,Tuan ? ]


Data mengambil waktunya untuk berpikir.


( kalo 3 org tingkat Ruler of the sky yg melawan Monster ini , mereka pasti setidaknya terluka... tapi kita tidak menemukan bekas darah selain milik Monster itu )


saat Data sedang sibuk mengamati hasil pertarungan itu , seseorang dari Timnya datang memberikan laporan.


[ Tuan ]


[ ya.. apa kau menemukan sesuatu? ]


[ benar Tuan ,saat saya memeriksa di sekitar saya menemukan sebuah makam dan di dalam nya ada mayat dgn setengah anggota tubuhnya hancur seperti terkoyak oleh sesuatu yg besar ,saya berasumsi bahwa dia adalah korban dari pertarungan itu ]


mendengar laporan dari org itu ,Data mulai menyadari.


( mayat yg tinggal setengah badan saja ,kalo begitu... Monster itu sedang makan saat diserang oleh mereka )


( itu menjelaskan kenapa Monster ini bisa diam di satu tempat cukup lama untuk mereka bisa menghabisinya dgn serangan kejutan yg cepat dan tepat )


melihat Tuan nya diam ,Alu hi mencoba untuk tetap tenang dan menunggu perintah walau dia sangat ingin memanggil Tuannya dari pemikiran yg dalam itu ,tapi dia tidak mau mengulangi kesalahannya sebelumnya dimana dia sangat tidak peka memberikan informasi yang sudah jelas , begitu juga dgn ketiga orang lainnya yg dgn diam menunggu Data.


[ ... ]


( lalu ,kita masih memiliki seorang penyusup yg menyamar diantara Tim yg aku buat... seperti nya tidak ada cara lain ,walau ini akan sangat membosankan )


setelah beberapa saat memikirkan semua kemungkinan yg ada ,Data menarik nafas dalamnya dan mengembalikan fokus nya kesekitarnya.


[ Alu hi ]


saat Data menyebutkan nama Alu hi ,para penjaga yg lain mulai berlutut ,terkecuali Alu hi.


[ YA ,Tuan ! ]


Alu hi memberikan hormat ala pendekar nya dgn sedikit membungkuk badan nya.


[ kita akan membuntuti Tim ini dari belakang dan jgn sampai kita ketahuan oleh kelompok lain ,aku ingin mengamati mereka semua dan memastikan siapakah penyusup yg berani memasuki Camp ku ]


[ seperti perintah anda ]


dgn berlutut Alu hi menerima perintah dari Data Jeaster ,dan mereka mulai pembuntutan nya.


.


.


{ di Tim Yuan }


[SLASH..! ]


Yuan memotong kepala Monster Kalajengking yg lain ,tapi kali ini ukuran nya tidak sebesar sebelumnya sekitar sepertiga dari Kalajengking sebelumnya.


Yuan yg menyamar mengambil Permata Roh dari Monster itu.


saat Yuan sedang mengambil Permata Roh , seseorang mendatangi nya dari belakang.


[ kau masih mengumpulkan nya ? ]


mendengar itu Yuan menoleh ,org yg berdiri di belakang nya adalah si penjaga (1)


[ ... seperti yg kau lihat ]


Yuan menjawabnya dgn acuh.


[ ... ]


melihat sikap Yuan yg menyamar ,penjaga (1) mengambil inisiatif untuk mendekati nya dgn harapan bisa membuat Yuan lebih terbuka dgnnya.


*mereka tidak ada yg mau mengambil Permata Roh itu karena mereka tidak ingin membawa sesuatu yg tidak berguna , karena itu Yuan bisa mengambil nya dgn santai*


[ maaf jika aku menggangumu ]


Yuan dgn tidak perduli memasukkan Permata Rohnya kedalam kantong Ruang yg di sita dari salah satu org dari 3 keluarga.


walau kantung Ruang itu tidak sebagus milik penjaga (1) dan (2) tapi itu masih cukup untuk sekedar membawa Permata Roh yg sebesar kepalan tangan dan lebih kecil sebesar bola pingpong.


[ semua org terlihat lelah setelah beberapa kali membunuh Monster-monster itu , mereka membutuhkan waktu untuk beristirahat ]


kata penjaga (1)


[ baiklah jika memang mereka kelelahan ,lagi pula kita tidak bisa memaksa mereka untuk terus berjalan maju karena mereka merupakan tumbal untuk Tuan muda ]


menyetujui perkataan penjaga (1) Yuan berjalan menuju kelompok mereka dan menyuruh semuanya untuk beristirahat.


.


.


mereka beristirahat di bawah bayangan batuan besar yg seperti tebing pendek dan berkumpul membentuk sebuah lingkaran.


di waktu istirahat ,Yuan yg menyamar menjelaskan sekali lagi tujuan dari perjalanan mereka.


[ seperti yg kalian tahu ,kita akan menunjuk ke arah Matahari palsu itu sambil mencari robekan Ruang di perjalanan ,apa masih ada yg tidak paham ? ]


semua org diam sambil menatap Yuan yg menyamar ,walau org-org dari 3 keluarga masih memiliki kekhawatiran nya dgn tujuan dari Raid Data Jeaster.


Yuan dgn nada datar nya mengatakan itu.


setelah mendengar itu suasana hati semua orang dari 3 keluarga menjadi buruk dan mulai mengarahkan kebencian kepada Yuan.


menanggapi itu Yuan dgn diam menerima semua kebencian ,namun melihat akan ada keributan penjaga (1) mencoba melerai mereka.


[ sudah, sudah... kita sekarang berada di situasi yang sama karena itu kita harus bekerja sama ,ya kan ? ]


sambil melihat ke arah penjaga (2)


[ iya.. ,dia benar ,kita sekarang berada di situasi yg sama jadi.. ]


[ Heh.. situasi yg sama ? ]


Yuan menyela kalimat dari penjaga (2)


[ setelah keluar dari celah dimensi ini kita memang bisa merasa lega ,tapi mereka? ,konyol jika menganggap kita sama ]


mendengar itu dua penjaga itu menjadi panik , karena mereka tidak bisa pergi menjelajah sendiri dan membutuhkan org-org itu untuk tuannya.


[ Kau!– ]


perkataan penjaga (2) di sela.


[ cukup! ]


yg menyela adalah penjaga (1)


[ seperti yg dia katakan ,hanya kita yg akan bebas setelah kita keluar dari celah dimensi ini ]


penjaga (1) entah kenapa mengiyakan perkataan Yuan.


[ ... ]


menanggapi itu ,Yuan dgn senyuman nya diam menatap penjaga (1)


[ benarkan ?– ]


[ sudah cukup! ]


salah seorang dari 3 keluarga itu menyela.


[ kami tahu bahwa ini merupakan akhir kami baik kami bisa keluar atau tidak , akhir yg menunggu kami akan tetap sama ]


mendengar itu org-org dari 3 keluarga lainnya menjadi lebih terpuruk.


[ jadi berhentilah mengingat kan kami ]


dgn kedua tangannya memeluk tubuh gemetarnya ,org itu menyuruh mereka diam.


[ huh... ]


[ ... ]


penjaga (1) dan Yuan akhirnya menghentikan berdebat mereka.


waktu pun berlalu dgn cepat , istirahat mereka akhirnya berakhir dan mereka mulai bersiap melanjutkan perjalanan mereka menuju matahari palsu itu.


saat Yuan akan berjalan , penjaga (1) menghentikan nya dgn menepuk pundak nya dari belakang.



.


.


[ apa mau mu ? ]


Yuan bertanya.


[ kau tidak perlu membuat keributan seperti itu hanya untuk menolak ku ,kau tahu itukan ? ]


penjaga (1) itu menatap Yuan dgn tatapan sinisnya.


[ huh.. ]


Yuan tersenyum mendengar perkataan penjaga (1) itu.


[ kalo kau menyadarinya , sebaiknya kita menjaga jarak kita mulai sekarang ]


sambil menoleh kebelakang ,Yuan memperingatkan penjaga (1) itu untuk tidak perlu mengganggu nya mulai sekarang.


[ Cih ! ]


mengeluarkan decitan kesal nya ,penjaga (1) melepaskan tangannya dari pundak Yuan dan membiarkan nya pergi.


( kau rubah busuk! ,awas saja kau )


penjaga (1) mengutuk Yuan dari belakang dgn tatapan kesal.


tak lama penjaga (2) datang memanggil penjaga (1) mengajak nya berjalan bersama.


( jika kau tidak mau mengikuti ku ,kau tidak perlu lagi hidup )


mereka berdua pergi .


sementara Yuan dgn bersembunyi di balik tebing itu mengamati penjaga (1)


[ seperti dugaan ku ,dia harus disingkirkan sesegera mungkin sebelum menusuk ku dari belakang... ]


tak lama Yuan merasa sesuatu.


[ ? ]


( seperti nya seseorang sudah datang )


dgn senyuman jahat nya ,Yuan seperti nya mendapatkan sebuah ide.


( kurasa aku tidak membutuhkan waktu lama untuk menyingkirkan org itu , kesempatan datang dgn sendirinya ,hehee... )