
di luar tenda Keluarga Zu ,Yuan yg sedang menyamar berdiri di depan pintu masuk tenda sebagai penjaga ,disana banyak penjaga yg lalu lalang.
tak lama terdengar suara gaduh dari dalam tenda ,Yuan kemudian membuka tirai pintu masuk tenda itu
( sesuai rencana )
{ sebelumnya }
Yuan yg di suruh membawa kembali Hu Zu ke tendanya atas perintah dari Ron Yi .
[ saat kita sampai di tendamu nanti ,aku tidak bisa langsung masuk kedalam karena akan menarik perhatian para penjaga yg lain ] Yuan berbisik kepada Hu Zu yg dia pegang seperti anak kucing yg di bawa induknya.
[ lalu kita harus bagaimana? ] Hu Zu berbisik mengikuti Yuan.
[ soal itu ,kau hanya harus membuat kegaduhan di dalam tenda ,dan aku akan masuk secara alami ,tanpa menarik perhatian dari para penjaga yg lain ]
Hu Zu mendengar dgn seksama apa yg di sampaikan oleh Yuan [ ... kalo begitu kita ikuti rencana mu ] masih dgn berbisik.
{ kembali ke masa sekarang }
org-org di dalam tenda itu terkejut dgn masuknya salah seorang penjaga di luar.
[ tuan ,ini.. ] kata Ji Zu dgn merangkak mundur
[ kenapa yg masuk malah penjaga? ] kata Fu Zu yg terlihat ketakutan.
[ jgn bilang tuan ,anda... ] kata Lo Zu sambil melihat Hu Zu.
dgn menghela nafas lelah Hu Zu menjelaskan tentang kejadian yg terjadi sebelumnya ,tentu saja di tidak memasukkan soal kejar-kejaran nya dgn Yuan dan bagaimana dia di bawa kembali ke tendanya.
setelah mendengar apa yang telah di sampaikan oleh Hu Zu , mereka semua mulai memahami situasi yg mereka hadapi sekarang ini.
[ jadi.. dia adalah org luar yg menyamar sebagai penjaga di sini? ] kata Lo Zu.
[ tapi tuan bukan cerita itu terlalu mencurigakan ,dgn tanpa dasar dan hanya dgn alasan balas dendam ,dia menyamar di sini untuk membalaskan dendam nya ] kata Ji Zu dgn rasa curiga kepada Yuan yg sedang menyamar.
Hu Zu tahu ini akan terjadi ,jadi dia mulai menjelaskan alasan kenapa dirinya setuju menerima bantuan dari org asing yg mencurigakan itu *Yuan* [ di situasi kita sekarang ini ,kita tidak punya pilihan lain ]
setelah semua orang mendengar alasan dari Hu Zu , mereka semua terdiam dan mulai memikirkan ulang situasi mereka.
mereka tidak punya pilihan lain karena pilihan yg ada hanya ,Mati sebagai tumbal atau mencoba melawan dgn bantuan dari orang asing itu dgn kesempatan selamat yg kecil.
pilihan apapun yang mereka pilih ,kedua nya mengarah kepada kematian , karena itu mereka memahami pilihan dari Hu Zu untuk mencoba dari pada dgn pasrah menunggu kematian seperti hewan yg akan di potong.
[ hmm... seperti nya kalian semua sudah setuju ,kalo begitu ,aku akan memberikan kalian tentang rencanaku ] Yuan membicarakan rencana nya dgn org-org itu sesingkat yg dia bisa , karena jika terlalu lama takut nya penjaga lain yg melihat akan memeriksa kedalam.
.
.
.
setelah Yuan selesai mengatakan rencananya ,dia kemudian pergi keluar dari tenda itu .
[ ... ] semua org terdiam setelah mendengar rencana Yuan yg menyamar itu.
[ apa hanya itu saja? ] Ji Zu yg kebingungan dgn rencana milik Yuan yg menyamar.
[ dia hanya menyuruh kita menerima satu benda darinya ,dan tidak menjelaskan langkah-langkah dari rencana ,hanya menerima saja? tuan! ,sudah kuduga kalo itu hanya omong kosong , kenapa kau mau mempercayai nya dan menerima bantuan dari orang yang tidak jelas asal usulnya itu? ] Ji Zu mengutarakan kekesalannya.
Hu Zu yg melihat rekan satu keluarga nya ,tidak bisa berkata apapun ( memang rencana yg di miliki orang itu sangat tidak jelas ,besok mereka akan menerima sebuah item dari orang itu dan menyuruh kita untuk bertingkah seperti biasa ) dalam hati Hu Zu sambil berpikir dalam .
tapi mereka tidak bisa memikirkan rencana lain , mereka hanya bisa mengikuti apa yg dikatakan oleh orang asing itu atau mati suka atau tidak ,mereka tidak punya cara lain.
[ semua cukup! ] Hu Zu mengangkat suaranya dan menghentikan keributan dari orang-orangnya .
[ kita tidak punya banyak pilihan lain ,karena itu kita hanya bisa mengikuti apa yg dikatakan oleh orang asing itu ] kata Hu Zu untuk menenangkan mereka.
[ tapi tuan.. ] kata Ji Zu .
[ tuan benar ,kita tidak bisa memilih pilihan lain ] kata Fu Zu yg diam saja dari tadi.
[ lebih baik mengigit mereka sampai akhir menjelang dari pada diam menunggu pisau potong yg sudah berada di leher memotong leher kita ] kata Fu Zu dgn pasrah menerima rencana org asing itu.
setelah mendengar kalimat Fu Zu , semua orang yg mengeluh sebelumnya menjadi diam menyadari waktu dan pilihan yang mereka miliki tidaklah banyak.
besok adalah hari terakhir sebelum Raid dimulai, dgn rencana yg tidak memenuhi harapan mereka , karena itu mereka tetap harus menerima nya suka atau tidak.
.
.
{ keesokan harinya }
mereka semua di panggil keluar atas perintah dari Ron Yi menuju ke depan mulut goa itu ,yg pertama keluar adalah Hu Zu dan di luar tenda sudah ada Yuan menunggu mereka.
[ ini ,bawalah ini seolah nyawamu berada di dalamnya ] kata Yuan sambil berbisik di telinga Hu Zu ,memberikan sepucuk kertas kecil sebesar telapak tangan.
setelah memberikan nya kepada Hu Zu Yuan juga melakukan hal yang sama kepada yg lainnya.
di depan mulut goa gunung Du .
semua dari ketiga keluarga besar kota Goron berbaris di sana , mereka membuat barisan masing-masing sesuai nama keluarga mereka.
tak lama seorang datang di ikuti dgn seorang pemuda di belakang nya , mereka berdiri di depan barisan ketiga keluarga dan mulai mengamati org-org dari ketiga keluarga itu.
yg berdiri di depan barisan ketiga keluarga adalah seorang pria terlihat berusia 30 thn yg memiliki wajah tirus dan kumis yg tersambung dengan janggut nya ,dia adalah Ron Yi.
Ron yi melihat orang yang dikirim dari kota Goron
( 36 org Spirit Strengthening dan 5 orang Spirit Masters ,apa yg bisa di harapkan dari orang-orang yg tinggal di tempat tandus seperti ini )
[ huh... ] yg menghela nafas adalah Ron Yi ,melihat betapa lemahnya semangat juang org-org di daerah ini.
*Ron Yi masih belum menyadari rencana tuan muda nya dan menganggap ini hanyalah bantuan dari kota Goron untuk membangun persahabatan dgn keluarga Jeaster*
Ron Yi yg terlihat kecewa itu akhirnya memulai pidatonya untuk menggugah semangat juang ,walau itu tidak perlu karena mereka semua akan mati pada akhirnya di dalam sana.
dalam suasana tegang karena sebentar lagi mereka akan menghadapi kematian di depan mata mereka ,badan semua org dari ketiga keluarga mulai bergetar.
[ seperti itu saja dari ku! ] Ron Yi selesai berpidato.
walau tidak ada telinga yg mendengarkannya karena ketakutan pada akhirnya [ kalo begitu aku akan memperkenalkan kepada kalian tuan muda ketiga dari keluarga Jeaster ,Data Jeaster ]
seorang pemuda muncul dari belakang Ron Yi ,dia adalah...
"Data Jeaster".