Love Story Sheila And Vero

Love Story Sheila And Vero
Episode 3



Dalam tangisnya, Bu Ninda tak tega dengan keadaan suaminya yang babak belur. Ia pun terduduk di lantai dan menggendong bayi Vero. Setelah itu ia mengangkat kepala suaminya dan menaruhnya di atas paha.


Pak Efendipun tersenyum menatap wajah istrinya, sembari menyakinkannya bahwa ia baik-baik saja.


“Kamu enggak usah khawatir!, aku baik-baik saja. Vero baik-baik saja kan?” ucap Pak Efendi sambil bertanya keadaan Vero.


“Dia baik-baik saja, dia kuat seperti ayahnya!” jawab Bu Nindi.


“Syukurlah aku senang mendengarnya. Kamu baik-baik saja, jaga Vero dan bawa dia menjauh dari kota ini. Aku takut Vero nanti dicelakai oleh orang jahat itu. Vero adalah harapanku satu-satunya. Aku sekarang senang dan aku tenang bila meninggalkanmu”, ucap Pak Efendi.


“Ayah kamu jangan bicara seperti itu. Kamu akan baik-baik saja!” larang Bu Nindi.


Dengan segera, Bu Nindi pun berdiri dan membangunkan tubuh pak Efendi yang lemah terbaring. Kemudian ia berjalan dengan memapah tubuh pak Efendi menuju ke bawah gedung sambil menggendong bayi Vero. Sungguh besar cintanya Bu Nindi dengan Pak Efendi begitu juga dengan sang buah hatinya Vero.


...****...


Setibanya di parkiran mobil, Bu Nindi tidak lagi melihat keberadaan mobil, baik miliknya maupun milik pak Efendi. Ia pun segera membawanya ke tempat lain, menuju ke jalan raya. Ketika dalam perjalanan begitu kagetnya ia melihat mobil miliknya di bakar hangus tak meninggalkan sisa. Ia pun kembali meneteskan air mata sembari mengeluh,


“Apa salah kami, sehingga mereka begitu tega memperlakukan kami seperti ini?” Keluh bu Nindi.


Pak Efendipun menjawab keluhan istrinya tersebut,


“Kamu jangan khawatir, Tuhan akan membalasnya!”.


Dengan wajah sedih bu Nindipun segera menuju ke mobil yang sudah di pesannya dari aplikasi online. Ia akan membawanya ke rumah sakit terdekat.


...****...


Mereka semua telah sampai dirumah sakit. Namun, sayang mereka di usir oleh pihak keamanan, dikarenakan sesuatu yang tidak diketahui apa penyebabnya. Untuk menghindari cek-cok bu Nindipun beralih mencari rumah sakit lain yang bisa menerima suaminya. Begitu sampai dirumah sakit yang kedua, mereka pun ditolak juga dengan alasan yang tak jelas. Dengan kesabarannya bu Nindi mencoba mencari rumah sakit lain. Tapi, semua sia-sia. Dalam hati bu Nindi berkata,


“Apa penyebab semua rumah sakit menolak kami?”.


“Itu karena saya!” ucap laki-laki jahat itu bernama Pak Arya.


Bu Nindi kemudian membalikan badan, sembari berkata,


“Arya!, kamu belum puas mengambil harta suami saya, dan sekarang kamu melarang rumah sakit ini untuk merawat suamiku. Sungguh kamu adalah manusia kejam yang pernah aku temui!”.


“Owh, jadi suami kamu mau dirawat di sini. Oke, boleh-boleh saja. Tapi, ada syaratnya!” ucap pria jahat itu.


“Apa syaratnya?” tanya Bu Nindi.


“Kamu harus mau jadi istri kedua saya!” ucap Pak Arya dengan nada datar.


Mendengar syarat tersebut membuat Bu Nindi menjadi emosi. Ia mengepalkan tangannya. Karena tidak sanggup menahan amarahnya ia pun menampar dan memukul pak Arya.


“Kamu inget ini!, sampai kapanpun aku tidak mau jadi istri kamu. Aku enggak sudi punya suami jahat, kejam dan menjijikan seperti kamu yang hanya bisa merampas sesuatu dari orang lain!” peringatan Bu Nindi pada Pak Arya.


Pak Arya hanya tersenyum. Kemudian berkata,


“Baiklah kalau begitu, saya tidak memaksa!”.


Pak Arya pun pergi meninggalkan Bu Nindi. Ia pun kembali teringat dengan suaminya. Dengan segera ia menghampirinya. Namun sayang, pak Efendi sudah tak tertolong lagi. Bu Nindipun teriak dengan kencang, karena kecewa tidak bisa membantu suaminya.


Bu Nindi segera membawa pak Arya untuk dimakamkan di tempat yang layak. Setelah menguburkan pak Efendi. Bu Nindi dan juga Vero pergi dari Jakarta menuju keluar kota. Sesuai amanat dari suaminya agar menjauh dari Arya Wiguna, si penjahat yang kejam.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo!, Terimakasih ya sudah setia membaca ceritaku. Ikuti terus kelanjutan ceritanya hingga tamat. Jangan sampai terlewatkan ya ceritanya. Untuk teman-teman semua jangan lupa tinggalkan pesan lewat tombol like jika suka dan juga komen bila ingin request. Terimakasih 🙏🙏🙏