Love Story Sheila And Vero

Love Story Sheila And Vero
Episode 13



Helen dan beberapa teman perempuannya, mereka menuju ke suatu ruangan, dimana ruangan tersebut merupakan tempat menyimpan barang yang tidak boleh digunakan saat belajar yaitu HP. Mereka masuk dan mulai mencari loker Salsa. Mereka semua saling membagi tugas agar cepat ketemu.


Tak butuh waktu lama, loker Salsa pun berhasil ditemukan. Salah seorang yang menemukannya kemudian memanggil Helen.


“Helen!, ini aku sudah ketemu dengan loker Salsa!”.


“Mana?” ucap Helen sembari berjalan menuju ketempat temannya itu.


“Akhirnya ketemu juga, Awas lu Vero, Mauren. Kalian siap-soap saja dengan kejutan yang gue berikan nanti!” ucap Helen dengan penuh bahagia.


Mereka semua kembali ke kelas dengan berhasil menyelesaikan langkah pertama untuk misi memisahkan Salsa dari Vero dan Mauren.


Dikelas, mereka semua biasa saja, seperti tidak melakukan dosa apapun. Wajah mereka riang tanpa diketahui apa maksud dari raut wajah mereka.


...****...


Waktu jam istirahat semua orang pergi dari kelas menuju ke kantin untuk sarapan. Tetapi tidak pada Helen dan dua temannya. Mereka kali ini akan melancarkan misi selanjutnya. Terkait bagaimana nasib HP Salsa ini.


Satu orang berjaga didepan untuk mengawasi keadaan. Satu lagi berdiri di depan kelas untuk memantau juga. Kemudian yang melaksanakan tugas adalah Helen sendiri. Ia mencari keberadaan tas Vero, setelah berhasil menemukan letak tasnya. Helen mulai membuka tas tersebut di salah satu bagian tas dan kemudian memasukan HP Salsa kedalamnya. Setelah itu mereka semua pergi meninggalkan kelas menuju ke kantin dengan senyum bahagia.


...****...


Dikantin, Helen dan dua temannya berkumpul bersama Rio. Ia kemudian menanyakan bagaimana keberhasilan rencananya.


“Bagaimana rencana yang kita susun, sudah berhasil?”.


“Lancar!” jawab Helen.


“Baguss!, kita tinggal tunggu bagaimana reaksinya!” ucap Rio.


“Bener bangat itu. Gue udah enggak sabar menantikan hal itu!” sahut Helen.


...****...


Waktu yang dinantikan Rio dkk pun telah tiba. Dimana waktu pulang sekolah, Salsa menuju ruangan loker dimana HP tersebut disimpan. Alangkah terkejutnya Salsa dimana HP miliknya tidak ada diloker. Ia pun mulai panik mencari keberadaan HPnya. Kemudian datanglah Rio dan Helen menghampiri Salsa.


“Cari apa?” tanya Rio.


“HP aku hilang!” jawab Salsa.


“Pasti ini di maling sama si Vero dan adiknya itu!” tuduh Helen.


“Ah, enggak mungkin mereka kan sahabat baik ku, jangan tuduh sahabat saya seperti itu!” ucap Salsa.


“Yaudah kalau kamu enggak percaya, kita buktikan saja!” ajak Rio mulai menggiring ke rencananya.


“Oke ayo kita buktikan!” sahut Salsa.


“Ayo!” ajak Helen menuju ke Vero.


Mereka bertiga kemudian pergi mencari keberadaan Vero dan adiknya Mauren. Mereka sudah keliling sekolah namun tidak menemui keberadaan mereka berdua. Helen dan Rio kemudian memerintahkan teman-temannya mencari keberadaan Vero dan Mauren.


Kemudian datanglah telepon dari salah satu orang yang diberikan perintah oleh Rio.


“Hallo!, Rio gue udah ketemu sama Vero dan Mauren. Buruan kesini tempatnya nanti gue share lock!”.


“Oke thank’s!” sahut Rio.


Ia pun langsung memberi tahu ini kepada Salsa yang sedari tadi hanya diam saja di kursi.


“Salsa kata teman gue, Vero sudah ketemu buruan kita susul mereka sebelum nanti keburu kabur orangnya!”.


“Yaudah ayo!” sahut Salsa.


Mereka bertiga pun pergi menuju ke tempat keberadaan Vero dan Mauren.


...****...


“Vero!” panggil Rio sambil berlari.


Kemudian Rio memukul Vero hingga membuat wajah Vero lebam. Karena tidak terima Vero pun memukulnya balik, Vero yang bingung kemudian bertanya.


“kamu ngapain mukul aku, aku enggak ada masalah sama kamu?”


“Bener selama ini kita enggak ada masalah sama kamu, memangnya kenapa?” tanya Mauren pada Rio.


“Karena dia sudah mencuri HP Salsa!” tuduh Rio.


“Apa, hp Salsa hilang?” tanya Vero.


“yaelah pura-pura enggak tahu lagi!” ucap Helen.


“Beneran aku enggak tahu dimana Hp salsa!” ucap Vero membela diri.


“Bener aku kenal kakak aku, dia tidak mungkin melakukan itu. Kamu percaya kan Salsa!. kamu kan sahabat baik kita!” ucap Mauren.


“Aku enggak tahu mau percaya sama siapa, kalian berdua sahabat aku atau Rio. Tapi, aku butuh bukti!” ucap Salsa.


“Baik kalau begitu cek saja tas aku dan adikku!” ajak Vero untuk membuktikan kebenarannya.


“Sinih!” ucap Rio.


Tas yang pertama kali untuk diperiksa adalah tas Mauren. Disana tidak ditemukan apapun selain buku pelajaran. Kini giliran tas Vero yang diperiksa. Satu demi satu bagian diperiksa. Hingga pada akhirnyaaa...............


...****...


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


...Hello!, Terimakasih ya sudah setia membaca ceritaku. Ikuti terus kelanjutan ceritanya hingga tamat. Jangan sampai terlewatkan ya ceritanya. Untuk teman-teman semua jangan lupa tinggalkan pesan lewat tombol like jika suka dan juga komen bila ingin request....


...Terimakasih 🙏🙏🙏...