
Happy Reading!
***
Even if i lose my everything,
That is when i lose you by my side.
Mereka berada dalam posisi yang sama, Taehyung maupun Yujin telah sama-sama kehilangan kesempatan untuk saling memperjuangkan cinta mereka. Seperti dua orang bodoh yang tidak memiliki pilihan selain berserah, mengikuti alur kehidupan.
Dimana semuanya berawal karna permasalah Yujin, percintaan Yujin yang terlalu banyak ditentang oleh berbagai pihak, termasuk kakek Yujin sendiri yang begitu sangat keras. Mengakui secara terang-terangan bahwa akan melakukan apapun demi memisahkan Yujin dan Seokjin.
Bukan tanpa alasan kakek yang bermarga Park melakukan hal itu, jelas semua karna sebelumnya keluarga Kim pernah mengajukan perang dingin terlebih dahulu--lebih tepatnya mendiang Nyonya Kim yang terus menerus menghina Yujin karna Yujin terus menempel pada Seokjin yang bahkan pria itu belum menunjukan rasa yang sama pada Yujin. Namun tetap saja Yujin yang keras kepala masih terus mengejar cintanya itu. Mencintainya tanpa pernah berharap Seokjin akan membalasnya, tentu hal itu semakin membuat pelik kakek Park menjadi geram, karna Nyonya Kim kembali membuat masalah dengan menjadikan Yujin sebagai bahan gunjingan dan hinaan karna terlahir sebagai keturunan pemilik bar, di cap sebagai wanita yang tidak bermartabat, membuat harga diri sang kakek terluka parah. Sangat tidak terima sekali.
Tapi, sebuah keajaiban datang kemudian.. menyatukan Yujin dan Seokjin. Menyadarkan Seokjin akan cinta tulus seorang Yujin yang bahkan tak mengharapkan harta Seokjin sama sekali. Membuat Yujin mau tak mau harus menjalin hubungan secara sembunyi-sembunyi dari sang kakek. Bagi Yujin kala itu sangat tak masalah, merasa bersama dengan Seokjin dicintai serta mencintai itu sudah cukup, terlalu naif sekali menjadi manusia Yujin itu.
Namun semua itu tak berlangsung lama, karna sang kakek mulai mengetahuinya, mengecam Yujin tentu, menyuruh Yujin memutuskan Seokjin secara terang-terangan. Tapi tetap Yujin dengan keberanian serta mentalnya yang tak gentar sedikitpun menentang sang kakek, memilih tetap pada pendiriannya untuk mencintai Seokjin. Kakek Park pun sama, tak menyerah sama-sekali bahkan untuk memisahkan Yujin sampai harus dikurung seminggu lebih agar tidak bisa menemui Seokjin-nya itu, membiarkan Yujin dikurung tanpa peralatan komunikasi sama sekali, Kakek Park itu memang keras tak perduli sekalipun Yujin adalah cucu perempuan satu-satunya, meski sebenarnya yang kakek Park lakukan hanya untuk melindungi--menjaga Yujin, tak ingin Yujin bersama Seokjin dan kembali terluka karna keluarga Kim yang pernah menghinanya.
Sampai dimana Yujin menyadari ada sesuatu yang salah dalam dirinya, dirinya yang telah mengalami hal-hal aneh, mual, pusing, bahkan ia lupa ia sudah tak mendapati datang bulan setelah hampir 2 bulan. Menjadikan pikirannya penuh, dan kembali mengambil tindakan gila dengan memaksa penjaga untuk membawanya ke rumah sakit, beralasan bahwa Yujin merasakan tubuhnya gatal dan menjadi muntah karna suatu alergi.
Mendapati dugaannya terbukti, setelah melakukan serangkaian tes pemeriksaan, membuat seluruh tubuh Yujin membeku tak berdaya, dirinya tengah hamil. Membuat Yujin pusing bukan kepayang, semua akan bertambah buruk jika saja kakeknya mengetahui hal ini, bisa saja sang kakek menghabisi Seokjin bahkan membunuh bayi yang belum lahir ini. Bingung sekali harus melakukan hal apa, Yujin itu juga sangat menyayangi kakeknya tak ingin menjadikan kakeknya seorang pembunuh, tak ingin juga melihat Seokjin terluka.
Membuat Yujin langsung mengambil sebuah keputusan, mengatakan pada sang kakek secara lantang, bahwa dirinya akan meninggalkan Seokjin. Agar semuanya kembali dengan tenang, agar semuanya tetap pada tempat semula tanpa adanya peperangan, dan tidak ada yang terluka.
Sebab itu ia menangis, sandirian. Di sebuah tempat yang tak lain adalah lahan parkiran Bar-nya. Cukup sepi untuk sekedar Yujin menangis sendirian, karna tak ada satupun orang yang akan melihatnya.
Dan saat itu Yujin bertemu dengan seorang Taehyung, pria yang begitu menjadi perduli padanya saat setelah melihatnya menangis mengisak seperti seorang yang frustasi. Taehyung begitu baik sekali pada Yujin, bahkan tak meninggalkan Yujin meski gadis itu telah mengusirnya berkali-kali, mengatakan bahwa mereka hanyalah orang asing dan lain sebagainya. Tapi tetap saja Taehyung tak memperdulikannya, bersikap sok super Hiro seolah ingin menjaga Yujin. Jujur saja, saat melihat Yujin menangis, Taehyung menjadi teringat akan Jein di Daegu yang begitu cengeng karna hatinya terlalu lembut.
Yujin pun menceritakan segalanya pada Taehyung kemudian setelah merasa dirinya membaik, semuanya tanpa terkecuali saat merasa Taehyung dapat ia percayai. Termasuk bagaimana Yujin ingin menyembunyikan bayinya dari sang kakek. Yujin lakukan. Tak memiliki solusi apapun, bahkan tak tau bagaimana caranya menutupi perut besarnya nanti, atau bagaimana bisa Yujin merawat bayinya ketika lahir nanti tanpa kakeknya tau bahwa itu adalah anak Seokjin.
Hingga kemudian ide gila itu muncul, Taehyung melontarkan sebuah ide gila untuk membuat sebuah pernikahan, pernikahan antara dirinya dan juga Yujin, yang itu artinya mereka akan sama-sama terlihat brengsek di akhir karna mereka tau mereka sama-sama telah memiliki pasangan yang mereka sendiri sangat mencintainya, dan dengan melakukan sebuah pernikahan maka mereka juga akan melakukan sebuah pengkhianatan yang mungkin tak akan termaafkan.
Kemudian semua fakta mulai menyebar--mengatakan bahwa Yujin adalah selingkuhan Taehyung, atau bahkan bisa dikatakan mereka sama-sama berselingkuh, sebuah fakta yang tak diinginkan untuk terjadi tapi tak bisa di hindari setelah pengumuman pernikahan mereka di deklarkan secara umum.
Pernikahan mereka jelas bukan didasari landasan cinta melainkan penjanjian, sebuah perjanjian yang bisa saling menguntungkan, Yujin menjanjikan untuk menjadikan Taehyung seorang pemimpin di Jeon Corporation, dengan imbalan Taehyung akan menikahi Yujin, dan mau mengakui anak Yujin nantinya.
Tentu perjanjian itu di dukung dengan kondisi dimana posisi Yujin yang tak mendapati restu dari sang kakek saat menjalin kasih dengan Seokjin adalah salah satu faktor yang membuat Yujin memilih Taehyung untuk melindungi Seokjin beserta bayi yang ia kandung, bahkan Taehyung menerima serta-merta mau membantu menyelamatkan Yujin, hanya saja saat-saat terakhir Yujin menjadi sangsi atas pernikahannya nanti, termasuk bagaimana ia merasa bersalah karna sudah terlalu jauh mengkhianati Seokjin, ia tentu sangat mencintai prianya itu, berfikir kemudian setelah bercerai mungkin saja ia akan semakin kesulitan karna kakeknya tak akan tinggal diam jika saja mengetahui bahwa anak yang ia kandungnya adalah anak Seokjin. Bisa kejam dan bisa membunuh bayi tak bersalah itu kemudian, tak ada jaminan untuk semua hal itu. Membuat Yujin mengambil keputusan besar. Memilih kabur, dan membuang bayinya, sampai dimana keadaannya sudah kembali aman.
Seokjin masih terlalu muda untuk melawan sang kakek Park yang terlalu bengis bahkan kejam akan dunia malam.
Meski sendirian, meski kehilangan, meski tak ada satupun yang mengetahuinya.
Bagi Yujin, ia akan merasa kehilangan segalanya ketika Seokjin sudah tidak ada lagi disisinya, dan kini ia merasakannya jauh lebih buruk bahkan, tapi hal itu jadi tak sebanding jika ia harus melihat kematian prianya itu.. Akan jauh lebih buruk, bahkan akan sangat hancur.
***
Hihihi... Aku suka, aku suka, aku suka..
Aku kasih bonus pict lagi nih.
MODE Yujin & Seokjin pas masa kencan, lagi sayang-sayangnya, dan sebelum negara api menyerang membuat karam bahkan menenggelamkan kapal mereka sebelum berlayar terlalu jauh.
MODE Yujin & Seokjin lagi frustasi karna putus cinta..
MODE Yujin & Seokjin setelah patah-hati.