
"sae, lebih baik sekarang kamu jual mahal deh sama kim"
"Maksud kamu soo?"
"Mulai skrng kamu cuekin aja kim, jgn mudah luluh sama dia, kamu harus rubah diri kamu jadi cewek jutek ok"
"Ah aku gk bisa soo"
"Harus bisa"
"Ahh bagaimana cara nya"
"Sae, kamu bodoh banget sih"
"Uuh aku aku... bagaimana soo?"
"Aiiish.... ya sudah kita tukeran aja"
"Tukeran gimana?"
"Kamu jadi aku, dan aku jadi kamu"
"Hah... enggak2 aku gk bisa"
"Ya udah kamu harus jual mahal sama kim, bisa kan?"
"Iyaa aku bkln jual mahal"
"Bagus bagus... inget lo yaaa"
"Iyaaa"
______________________
Di malam harinya, sae pergi ke super market untuk belanja sayur dan buah, karna persediaan dapur habis, karna slama sae di tokyo soo tk pernah memasak, dia sllu makan di luar...
"Soo aku ke super market dulu ya, mau blanja sayur dan buah"
"Okey... inget loh, klo ketemu kim, jual mahal yaa"
"Iyaaa... lagian aku juga belom siap untuk menjalin cinta lagi"
"Bagus bagus"
"Ya udah aku brngkat dulu ya"
"Yaaa"
Beberapa menit kemudian, tiba2 ada suara bel...
"Aiiish siapa sih, gangguin orang nonton aja"
soo bergegas membukakan pintu...
"Hay... soo" kim sambil melambaikan tangan nya
"Aiiish kim taehyung, mau ngapain lagi hah?"
"Dimana sae? dia sudah pulang kan?"
"Ya ya dia sudah pulang, lalu kamu mau apa?"
"Knp masih bertanya, kau sudah tau kan"
"Bodoh amet"
"Aku tidak di persilahkan masuk ni?"
"Buat apa? kamu mencari sae kan? sae gk ada di rumah"
"Jgn bohong"
"Silahkan masuk, dan periksa sendiri tuan muda kim taehyung arrogant"
Kim pun masuk ke dalam dan memeriksa seluruh ruangan yg ada di rumah itu, namun kim tak menemukan nya...
"Bagaimana? bagaimana? apakah anda menemukan nya?" soo tersenyum miring menggoda kim, dan itu membuat kim semakin kesal dgn tingkah soo
"Dimana sae?"
"Tidak tau"
"Soo pliss jgn mempermainkanku"
"Uhuhuhuhu"
"Aiiiiiiiiiiiiisssshhhh" kim mendengus kesal sambil mengangkat tangan nya
"Apa? hah apa? mau mukul? sini coba pukul aku"
"Aaah soo tidak kok, aku hanya mau menggaruk kepalaku kok hehe, ya sudah aku pergi dulu yaa"
kim melangkah keluar, namun soo menghentikan nya
"Hey kim taehyung"
"Apa lagi?"
"Pergilah ke super market, dan temui sae di sana, ok"
"Okey... thank you lee hae soo Ssi."
"Yaaaa"
Kim mengendarai mobilnya dan melaju menuju super market, sesampainya disana kim dgn langkah setengah berlari mencari sae kesana kemari...
tanpa rasa lelah, kim terus bersemangat mencari gadis yg ia cintai, tk lama kemudian kim melihat sosok gadis yg di carinya sedang memilih sayuran segar, kim tersenyum dan mulai melangkah pelan menuju gadis yg sedang sibuk dgn sayuran2 itu...
"Hay nona" kim tersenyum sambil melambaikan tangan nya, sae terkejut saat melihat sosok pria yg memanggil dirinya...
seketika itu sae teringat dgn pesan soo, dirinya jgn sampai luluh lagi dgn kim, dia harus jual mahal, agar kim tak lagi menyepelekan nya...
Sae memasang muka biasa saja, seakan2 sperti sedang bertemu tmn nya saja, dan itu membuat kim bingung, apakah sae tdk meridukan nya? kenapa sae terlihat biasa2 saja?...
"Sae, sudah lama tdk bertemu"
"Ah anda tuan muda, apa kabar?"
"Aku baik2 saja"
"Syukurlah kalo begitu" sambil terus memilih sayur dan buah tanpa melihat ke arah kim
"Kabarmu bagaimana?"
"Sperti yg anda lihat, saya baik2 saja"
"Kamu kenapa sae?"
"Hah? saya?" sambil menunjuk diri sendiri
"Sudahlah, lupakan saja, stelah ini kita makan yuk"
"Maaf tuan muda, saya harus cpt2 pulang, dan memasak, soo sudah menunggu dan dia pasti lapar"
"Kalau begitu biar aku antar"
"Tidak perlu repot2, saya bawa mobil kok, terima kasih, saya pamit dulu tuan" sae mulai melangkah dgn langkah cepat, rasa nya dada nya terasa lega, sebenarnya tadi dia sangat ingin menerima ajakan kim untuk makan, karna dia memang merindukan nya, namun dia harus menahan nya, karna stelah di pikir2 benar kata soo, dirinya harus menguji kim, jika kim benar2 mencintainya, dia pasti akan memperjuangkan nya...
Sesampainya di rumah...
"Apanya yg gimana?"
"Tadi kamu ketemu kim kan?"
"Kok kamu tau?"
"Tadi dia kesini mencarimu, jadi aku kasih tau klo kamu ke super market"
"Soo jadi ini semua ulahmu, kamu tau gk, aku tadi gugup banget tauk"
"Tapi akting kamu berhasil kan?"
"Untuk saat ini berhasil"
"Bagus sekali, pertahankan! Okay!"
"Okey okey"
"Kamu harus menguji nya, kalo dia emang cinta, dia pasti bkl terus memperjuangkan nya"
"Iyaaaa"
"Baguuuuus"
_____________________
Kedua gadis kembar itu, ini bekerja di sebuah perhotelan milik papa nya yg skrng di pegang oleh suga...
sedangkan orang tua mereka menetap di amerika mengelola perhotelan nya yg di sana...
"Bagaimana? apakah aku cantik memakai baju ini?"
"Soo kurasa baju itu terlalu ketat"
"Ini yg di namakan sexy"
"Ganti deh soo, gak baik pakai baju kayak gtu, nanti kamu pasti kena marah kak suga deh"
"Heeemmm oke oke aku ganti"
Setelah siap kedua gadis itupun pergi menuju tempat kerja nyaaa...
"Hay kak suga, di mana aku harus bekerja?" Tanya soo
"Sae, sudah lama tak berjumpa, kakak rindu sekali" suga memeluk sae, dan tk menghiraukan pertanyaan soo
"Aiiiish kak suga aku di kacangin" soo marah
"oke oke, kamu di bagian Receptionist"
"What? Receptionist? serius?"
"Iyaaaa maunya?"
"Kak, aku ini putri pemilik hotel ini, masak iya di taruh di bagian itu"
"Mau gimana lagi, ini kemauan papa kok"
"Aiiiiiish kejam sekali, ya udah yuk sae, kita siap2"
"Kenapa mengajak sae?"
"Dia kan juga di bagian yg sama"
"Oh no no, sae beda"
"What? emang sae di bagian apa?"
"Dia di bagian asisten menejer"
"Wah wah wah, bagaimana mungkin akan jadi sperti ini, kalian pilih kasih sekali"
"Kamu lihat sae, dia cerdas, kamu? bisanya cuma balapan aja"
"Huh ok ok, terserah deh, dimanapun bagianku bekerja, pokok gajiku harus sama dgn sae, titik no comment"
Suga hanya tertawa melihat tingkah soo yg masih sperti anak kecil itu
"Ok sae, kamu siap2 lah, dan mulai bekerja ya, kakak harus pergi dulu mengurus yg lain nya"
"Baik kak"
Saepun mulai bekerja, begitupun dgn soo...
Setelah selesai jam kerja...
"Akhirnya slesai juga, capek nya, yuk kita pulang" ajak soo
"Kamu duluan saja ya soo, aku mau ke rumah yena dulu, aku rindu sama dia, dari kmrn2 gk sempet mau kesana, aku dgr2 dia sakit, jadi gk bisa main ke rumah"
"Aaa... baiklah, sampaikan salamku pada adik ipar yena hehe"
"Yeeee adik ipar, pameeer yaa"
"Gk pamer, aku bicara fakta, dia emang calon adik iparku"
"Udah deh, gk usah ngomong terus, cptan nikah sana sama kak jungkook"
"Itu pasti, tapi nunggu waktunya tepat aja"
"Terserah kamu deh, aku duluan, mau kerumah yena"
"Okeeey aku pulang"
Di tengah perjalanan sae merasa haus, dan dia berhenti di depan toko untuk membeli air...
Namun tanpa sengaja dia bertemu kim yg kebetulan juga sedang membeli air
"Kau disini sae? ngapain?"
"Saya beli air"
"Sama donk, emang mau kemana?"
"Ke rumah yena"
"Aku antar yaa"
"Tdk perlu repot2, saya bawa mobil kok"
kim mendengus, entah kenapa sae nya berubah begitu banyak, apa mungkin dia masih marah atas kejadian itu? (Hilang ingatan tentang sae, dan menikahi wanita lain)
"Baiklah tuan, saya duluan"
"Iyaaa"
saepun berlalu pergi dgn melajukan mobilnya...
"Dia bahkan seperti tdk perduli meskipun sikapku berubah terhadapnya, apa dia memang benar2 sudah tdk perduli lagi padaku?" maki sae sambil terus mengemudi...
_____________________
**Tanya jawab ke lima
Siapakah Cinta pertama jeon jungkook dalam nevel ini?
A. Yena
B. Sae
C. Iu
D. Soo
Jawaban nya di coret di bawah ya (Kolom komentar)
Jgn lupa like, komen, kritik dan saran nya...
jgn lupa bantu share juga yaaa...
Terima kasih...
Tiana Mutiara**