
Setiap hari soo selalu terganggu dgn kehadiran kim yg tak pernah absen tiap pagi dan malam hadir di rumah nya memohon agar soo membantunya kembali pada sae, bukan kim nama nya jika menyerah begitu saja pada sesuatu yg ia inginkan...
Jam menunjukan pukul 01:30 dini hari, terdengar suara bel di rumah soo...
"Pasti si kim lagi, Aigooo menyebalkan sekali, sudahlah aku akan terus tidur, malam2 begini ganggu tdr orang saja" Soo mengabaikan bel itu, sedangkan kim masih menunggu di luar
"Aiiish gadis itu benar-benar menyebalkan, dingin begini lagi"
hampir 2 jam kim menunggu di depan gerbang, dan dia mulai merasa tubuhnya seperti akan membeku...
Beberapa saat kemudian dia mulai terlelap tidur di depan gerbang...
"Selamat pagi soo adikku sayang... apakah tidurmu nyenyak semalam?" Soo berkata pada dirinya sendiri, menirukan sae yg setiap bgn tdr sllu tak luput dgn kata2 itu, membuat paginya lebih bersemangat...
"Aigooo... aku begitu rindu padanya... kapan dirimu pulang sae?... uuuufff waktunya jogging, Fighting" soo bergegas ke kamar mandi membasuh muka tak lupa menggosok gigi dan mulai melangkah ke luar rumah, namun di depan gerbang ia di kagetkan dgn sosok kim yg tertidur di sana...
"Aiiish si brengsek ini, tidak ada capek nya" soo mendengus kesal "Hey kim taehyung, hey bangung, pulang sana" Soo membangunkan kim dgn kakinya...
"Ah maaf, aku tertidur disini" kim bergegas bangun
"Hey kim taehyung, berhentilah menggangguku, lama2 aku akan menuntutmu jika kamu terus2an begini"
"aaah soo jgn begini donk, kumohon berikan aku belas kasihmu, pliiis... beri aku kesempatan sekali lagi, bantu aku ya ya ya" kim memasang wajah imut, dan ini pertama kalinya kim sok manja, padahal sebelum nya dia paling benci jika ada seorang pria bertingkah imut sperti itu, namun demi sae dia melakukan hal itu...
"Aiiish... apa aku tidak bermimpi, kau baru saja bertingkah imut? Aigooo benar2 gila"
"Soo kumohon kumohon yaaa, ini sudah 63 harinya aku sllu memohon padamu, kasihinilah aku"
"Aku tak pernah memintamu untuk memohon padaku, dan seberapa banyak nya kau memohon, aku tak akan pernah memberimu kesempatan lagi untuk kakakku sae"
"Soo pliss pliiis soo"
"Kim taehyung, sae udah punya kekasih, kamu mau merusak hubungan mereka hah?"
"Sudahlah soo, aku sudah tau semua nya, kalo sae sama seokjin itu cuma temenan gk lebih, yena sudah menceritakan semua nya padaku, jadi berhentilah membodohiku"
"Ya sudah jika kau sudah tau, tapi aku tk tetap tak akan membiarkanmu bersama kakakku lagi, mengerti?"
"Soo jgn begitu, pliiis bantulah aku"
"Sudahlah aku capek, aku mau jogging, kalo kamu mau ttp di sini baguslah, dan lumayan ada yg jagain rumah, Kim taehyung selamat tinggal" soo tersenyum mengejek, kemudian mulai melangkahkan kakinya
"Kalau saja bukan demi sae, sudah ku robek2 mulut tu cewek, menyebalkan sekali, bicaranya sungguh membuat orang emosi, emang aku akan menyerah begitu saja, lihat saja, bukan kim taehyung nama nya jika tak bisa mendapatkan yg di inginkan" kim melangkan mengikuti soo di belakang, sambil terus memohon dan menggoda soo...
soo terus melangkah tanpa menghiraukan nya, namun kim terus mengikutinya tanpa menyerah sedikitpun, lama kelamaan itu membuat soo kesal dan marah...
"Hey kim, kau tau, kau itu sangat menyebalkan, kau itu benar2 ******** pengganggu, kau itu pria brengsek, hey kim taehyung dengarkan baik2 kau itu benar2 menyebalkan, jadi berhenti mengikutiku, mengerti ! dan asal kamu tau, kak jungkook bisa salah paham kalo kamu terus2an menggangguku seperti ini, kamu mau merusak hubunganku dgn kak jungkook hah?" Soo memaki kim sambil teriak2 dgn suara lantang dan dgn khas bicara nya yg begitu cepat
"Aigooo kau bicara cepat sekali, aku sampai tak mengerti apa yg kau bicarakan, sudahlah, jika kau ingin aku berhenti, pliiisss berikan aku 1 kesempatan lagi, dan bantu aku oke!"
"Huuuuuffff Berikan aku handphone mu, cepat"
"Oke" kim menyerahkan handphone nya, dan soo mulai mengetik sesuatu di dalam nya...
"Ini nomer handphone sae dan alamat sae sekarang"
"Sae sudah tdk tinggal bersama dgn seokjin kan?"
"Tidak, seokjin skrng sedang di amerika mengurus bisnis perusahaan nya"
"Baguslah, ok makasih, bantu aku ya"
"Hemmm, sudah sana pergi"
"Ok ok"
"Cepatlah pergi, aku sudah muak"
"Ok, makasih" Kim pergi dgn langkah berlari menjauh...
"Huuuf akhirnya aku terbebas dari kim taehyung brengsek itu" umpat soo
"Akhirnya aku tak perlu datang ke rumah gadis menyebalkan itu lagi" umpat kim
-----------------------
Ke esokah harinya kim langsung pergi ke tokyo jepang untum menemui sae gadis yg ia cintai...
"Aku tak perlu menelphone nya, aku akan langsung menemuinya saja, anggap saja sebagai kejutan, alamat ini tdk salah kan? awas saja jika gadis itu mengerjaiku"
Kim menuju alamat yg di berikan soo padanya, dan dia berhenti di sebuah apartemen di kota itu
"Jadi kau disini slama ini, tunggu aku sae"
kim melangkahkan kakinya perlahan...
dan akhirnya dia sampai pas di depan pintu apartemen gadis nya...
kim menekan ber berkali2, namun penghuninya tak kian membukakan pintu...
"Apakah anda mencari gadis yg tinggal disini?" tanya seorang ibuk2 yg tinggal di sebelah apartemen itu bertanya pada kim dlm bahasa jepang
"Iya benar, apakah dia sedang keluar?"
"Tadi pagi dia sudah pulang sepertinya, dan apartemen ini sudah kosong sekarang"
"Ah benarkah? baiklah terima kasih"
"Aku telat, jadi dia sudah ada di korea, tunggu aku sae, aku pasti akan terus memperjuangkanmu"
------------------------
"Saeeee kenapa kamu tdk memberi tahuku akan pulang hari ini" soo gembira sambil terus memeluka sae kakak nya
"Aku ingin memberikan kejutan saja padamu"
"Uuuh ya sudah yuk ke dalam"
kedua gadis itu menuju kamarnya, dan soo membantu sae membereskan barang2 nya...
"Akhirnya aku ada tmn lagi di rumah ini"
"Iya benar"
"Jgn pergi2 lagi loh"
"Iyaaa adikku sayang"
"Sae, apa kamu tidak lapar?"
"Sedikit"
"Apa kita pesan saja yuk"
"Baiklah"
Beberapa menit kemudian
"Waaah akhirnya datang juga"
"Kelihatan nya sangat lezat sekali"
"Benar"
"Oh iyaa... aku jadi teringat sesuatu"
"Apa itu soo?"
"Kmrn kim ke tokyo untuk menemuimu, apakah kau bertemu dgn nya?"
"Ke tokyo? tidak, aku tdk bertemu dgn nya"
"Aigooo apa mungkin kamu lebih dulu sudah pulang ke sini, kasian sekali dia"
"Memang nya ada perlu apa dia ke tokyo?"
"Ya perlu menemuimu, itu saja"
"Hah? kenapa? apa yg terjadi?"
"Dia sudah ingat segala nya, dan dia ingin kembali padamu"
"Yg benar saja, dia kan sudah menikah"
"Dia sudah bercerai"
"Hah? Kapan?"
"Sudah lama, berbulan2 yg lalu"
"Kasihan sekali park bo young"
"Mau bagaimana lagi? oh ya bagaimana? apakah kamu bisa menerima nya kembali?
"Maksud mu?"
"Menjalin hubungan dgn kim lagi?"
"Entahlah... spertinya aku belum siap, apalagi aku sudah lelah dgn kisah cinta yg slama ini ku jalani begitu rumit"
"Aigooo kakakkuuu.... kasihan sekali"
"Aku begitu menyedihkan kan?"
"Jgn berkata begitu, nanti aku bisa nangis"
"Bukan nya skrng kamu sudah menangis?"
"Hiks hiks hiks Sedikit"
_______________________
**Tanya jawab ke empat
Siapakah kekasih Lee jii eun di novel ini?...
A. Kim seokjin
B. Park jimin
C. Kim Namjoon
D. Min Yoongi
Di mohon jawaban nya di bawah ini yaaa...
selamat bertemu di chapter selanjutnyaaa...
Tiana Mutiara**