
Di sebuah rumah makan kini terdapat seorang gadis sedang menenangkan teman nya yg sedang menangis.
"Udah deh iu, jgn nangis lagi ya, sama kakakku aja ya, ngapain sih mikirin cowok yg jelas2 udah khianatin kamu"
"Apa2an sih soo, aku baru aja putus, kamu malah nyuruh aku menjalin hubungan lagi"
"Iya iya deh aku ngerti, tapi buat apa coba kamu nangisin dia? Dia aja udah seneng2 sama cewek nya yg baru, sama kakaku aja ya hehe"
"Kamu semangat banget sih kalo kakak kamu sama aku, emang suga mau sama aku?"
"Iu, sebenar nya kak suga itu emang suka sama kamu, dia dulu pernah minta bantuan aku untuk deket sama kamu, tapi gak jadi soal nya kamu udah punya cowok"
"Yg bener soo?"
"Iya, mau ya sama kak suga"
"Tapi aku belum bisa move on"
"Alaaah aku yakin kamu bakalan bisa move on dgn berjalan nya waktu"
"Akan aku coba"
"benarkah?aaaa seneng deh"
"Knpa kamu bisa sesenang itu?"
"Ya iyalah, kan kalo dia udah punya cewek, jadinya dia sibuk ngurusi cewek nya , jadi aku bakalan bebas dehhh...."
"Dasar kamu, adik durhaka"
"Biarin, ya udah aku ke toilet dulu ya"
"Okelah"
Soo pun menuju toilet.
Saat dia keluar dari tolet tanpa sadar dia menabrak seorang gadis yg terlihat seusia nya.
Gadis itu terkejut melihat soo, dan soo hanya memandangnya kebingungan.
"Sae, kamu ada disini?" Suara itu terdengar parau.
"Hah? Sae?" Seketika soo terkaget, ya dia sadar dia memiliki kembaran yg sudah meninggal, dan apa mungkin gadis di depan nya adalah teman kembaran nya swaktu dia hidup.
"Gak mungkin" lanjut gadis itu.
"Ohh ok ok, aku soo, oh ya jgn kaget, tadi kamu bilang sae, ya wajahku memang mirip dgn sae, namun aku bkn sae, aku adik kembaran nya, kamu siapa nya sae?" jelas soo pada gadis itu.
"A...aku teman nya, aku baru tau kalau sae ternyata punya kembaran"
"Ya begitulah, kenal kan aku lee hae soo"
"Yena, setau aku sae tinggal di panti dan keluarga nya sudah meninggal"
Akhirnya muncul lagi sosok kim so hyun yg berperan sebagai yena, pembaca masih ingat yena kan???
"Okelah, aku akan menjelaskan nya, kita duduk di sana ok"
Kedua gadis itupun duduk di kursi yg tak jauh dari kamar mandi itu.
"Sedari kecil kami memang terpisah, kami dilahirkan bernasib sebagai gadis kembar, dan salah satu dari kami di asuh oleh bibik ku, ya bibik ku adalah seorang yg mandul, dan dia meminta ortu kami untuk mengasuh salah satu dari kami, dan itulah kami terpisah, dan kami tidak menyangka, ternyata kami terpisah untuk selama nya sperti ini" jelas sae panjang lebar.
"Oh ya, apakah kamu teman dekat sae?"
"Dia sahabatku"
Kemudian dgn tiba2 datanglah sosok pria dan juga terkejut melihat soo.
"Sae,kau masih hidup?" Pria itu terkejut.
"Bukan sayang, dia bukan sae, dia kembaran nya" jelas gadis itu.
"Ohh... ternyata sae punya kembaran"
"Soo, kenal kan, dia jimin tunanganku" gadis bernama yena itu mengenalkan tunangan nya.
"Hay, park jimin"
"Lee hae soo"
Akhirnya chim chim muncul juga nii.... dia udah tunangan sama si yena.
"Bias nya jealous nih thor" kata pembaca.
"Alaaah ikhlasin aja, lagian chim chim juga gak bakalan mau kok sama ente wkwk" jawab author.
Jahat author nya.... hehe...
"Waahh kamu lebih cantik dari sae ya"
"Apaan sih sayang, jgn mencoba menggoda gadis lain deh"
"Ahh tidak kok sayang"
"Soo boleh pinjam hp mu? Aku ingin menyimpan nomerku"
"Boleh kok" soo pun menyerahkan handphone nya.
Dan yena pun mengetik no nya dan me miscall ke no nya sendiri agar no soo bisa dia simpan.
"makasih, oke aku pulang duluan ya, sampai berjumpa kembali" sambil menyerahkan kembali hp soo dan beranjak pergi.
"oke" Soo pun juga berlalu menemui iu yg sedari tadi dia tinggal sendiri.
______________________
Di sebuah rumah sakit terbesar di singapur terlihat seorang pria sedang memegang tangan seorang gadis yg lemah tak berdaya di atas ranjang rumah sakit.
"Sampai kapan kamu terus menerus seperti ini? Sudah 5 tahun kamu dalam keadaan koma sperti ini, aku merindukan senyum mu"
Gadis itulah adalah sae, ya sae yg sedang di jaga oleh jungkook dgn begitu setia, jungkook dan yena sengaja membuat berita palsu atas kematian sae, dan melarikan sae ke rumah sakit di singapur, dia memang sengaja membawa sae sejauh mungkin, untuk menjauhkan sae dari kim, karna bagi jungkook dan yena kim terlalu berbahaya, apalagi tidak ada yg bisa melindunginya, sae hanyalah gadis sebatang kara tanpa keluarga di sisinya, jadi itu alasan jungkook dan yena menyembunyikan sae, dan soal makam yg di sebut makam sae, itu adalah mayat seorang gadis yg meninggal nya di hari yg di buat untuk berita palsu itu, dan kebetulan gadis yg meninggal tersebut juga gadis yg tidak memiliki keluarga, jungkook juga bekerja sama dgn dokter di rumah sakit itu, agar mengabarkan pasien yg bernama kim sae ron telah meninggal bukan di pindah ke singapur, jungkook dan yena memberi alasan yg sebenar nya, mereka ingin melindungi sae dari kim, dan dokterpun menyetujuinya.
Akhir nya muncul juga si kookie maknae ini, kelinci mungil nya para noona... hehe...
Bias nya pasti seneng ni yeee...
Yg udah pada kangen sama dedek kookie nii....
"Ada apa yena?"
"kakak, ternyata sae punya kembaran dan juga keluarga yg masih lengkap"
"Benarkah?"
"Iya kak, aku bertemu dgn kembaran nya yg bernama soo, cerita nya panjang kak, apa aku harus memberi tahu mereka soal sae yg masih hidup?"
"Jgn langsung memberi tahu soo, lebih baik kamu ajak keluarga nya kemari, aku tidak ingin jika hal ini di dengar oleh kim, bahkan sekarang dia sudah bebas dari penjara"
"Baiklah kak, aku akan menghubungi keluarga sae sekarang juga"
"Okelah, lebih cepat lebih baik"
Panggilanpun di matikan.
Seketika itu yena menelfone soo dan meminta alamat rumah nya, dan soo pun memberinya, dgn cepat yena mengunjungi rumah soo dan yena pun ikut berkumpul di ruang tamu yg kebetulan sedang berkumpul.
"Permisi bibik, paman, kenal kan saya yena, sahabat sae" sapa yena.
"Silahkan duduk, wah kamu cantik sekali" puji yoona.
"terimakasih pujian nya bibik, begini, sebenar nya saya datang kemari, saya ingin mengajak bibik, paman, soo ke singapur, untuk menunjukan sesuatu tentang sae"
"Aku juga keluarga nya, aku kakak dari sae, dan aku akan ikut dgn mereka" kata2 suga membuat yena menoleh ke arah nya.
"Ohh baiklah, bagaimana paman, bibik?"
"Baiklah, jika itu menyangkut putri kita" kata2 donghae membuat yena puas dan berhasil.
__________________________
Di sebuah malam yg kelam, tangisan keluarga donghae dan yoona kembali pecah di sebuah ruangan rumah sakit, mereka merasa bahagia ternyata putri mereka masih hidup.
Soo tersenyum dan mendekati jungkook yg berada di sebelah sae yg terbaring lemah.
"Kamu jungkook" sapanya, entah kenapa soo merasa jantung nya berdebar2 saat pertama melihat pria itu.
"Iya, kamu kembaran sae?"
"Iya, aku adik kembaran nya"
"Kalian sangat begitu mirip"
"Terima kasih ya, sudah merawat kembaranku"
"Sudah kewajibanku"
"Kau mencintainya?" Pertanyaan soo seketika membuat wajah jungkook merona, dan soo hanya tersenyum.
"Akui saja, tidak perlu malu2" lanjut nya.
Suga yg melihat tingkah adiknya seketika menutup mulut soo.
"Sopan sedikit nona kecil, kau bahkan baru mengenalnya, jgn sok akrab" kata2 suga membuat wajah soo cemberut.
"Dia orang nya memang begitu, maklumi saja ya" suga berbicara pada jungkook seolah2 merendahkan adik bungsunya.
Jungkook hanya tersenyum yg membuat soo menjadi meleleh.
"Tuhaaan senyum nya, uhh aku meleleh tuhan... udah tampan, baik lagi, beruntung banget sih si sae di cintai cowok se tampan dia" kata batin soo.
______________________
Di pagi harinya, soo pergi menghampiri sae di rumah sakit, dan dia duduk di sebelah sae, dan memegang tangan lemah itu.
"Sae, kamu kapan bangun nya, cpet bangun ya, kamu belum tau aku kan, aku kembaranmu, kita punya wajah yg sama, aku pengen ngajak kamu main, seru mungkin ya.
Ayo sae, bangunlah, aku kembaranmu, bangun sae bangun" soo menangis sambil menenggelamkan wajahnya di tangan sae yg ia genggam.
Beberapa menit kemudian, soo merasakan tangan sae bergerak, dan saat dia mengangkat wajahnya, alangkah terkejutnya dia melihat sae telah sadar, dan soo juga melihat sae sperti terkejut melihat dirinya, apa mungkin karna wajah mereka yg sama?
"sae, kau sudah sadar, DOKTER DOKTER" soo pun memanggil dokter...
_______________________
Keluarga donghae dan yoona sangat bahagia saat melihat putri nya sudah sadar, dan semua nya telah berkumpul di sana, termasuk jungkook dan yena juga.
Donghae dan yoona menceritakan semua nya, dan menjelas kan knpa mereka bisa terpisah.
Soo sangat bahagia, dia duduk di sebelah sae yg sekarang juga sudah duduk di ranjang RS itu.
"sae, aku adikmu, namaku lee hae soo"
Sae tersenyum, sambil mengamati wajah yg sama persis dgn wajah nya itu.
"Knpa kita bisa semirip ini ya?" Suara khas yg lembut itu terdengar kembali.
"Ya iya lah kita mirip, kita kan kembar"
Sae tersenyum kembali dan memeluk sosok gadis yg di sebut kembaran nya itu, kemudian di susul oleh suga yg juga memeluk kedua adik kembar nya.
"Hey sae, aku kakak mu, namaku suga"
"Suga ?" Sae sambil tersenyum.
"iya, panggil aku kakak Ok"
Sae tak lepas dari senyuman bahagia nya, kemudian dia melihat ke arah yena dan jungkook.
"kak jungkook, yena, kemarilah, aku rindu kalian" kata2 sae membuat kedua nya mendekat dan memeluk nya.
Keluarga itu sangat bahagia oleh kehadiran sosok seorang sae yg mereka rindukan.
Setelah sembuh total, sae pun kembali ke seoul korea selatan, bersama keluarga nya, begitupun jungkook dan yena, kini jungkook dan yena sudah tenang, karna sekarang sae tidak sendiri, sudah ada keluarga yg melindunginya.
__________________________
Cukup sampai disini...
Tak kuat author yg mau nulis, pada keriting ni jari2 tangan.
Hehe... semoga bisa menikmati cerita nya yaaa....
tunggu kelanjutan nya yaa...
Tiana Mutiara.