innocent girl and arrogant guy

innocent girl and arrogant guy
Kembali nya si kembar



 


2 tahun kemudian...


 


"Akhir nyaa bisa menghirup udara korea lagi" Soo begitu gembira nya saat turun dari pesawat bersama sae kembaran nya...


"bagaimana sae? apakah kamu masih akan mencari tuan mudamu itu?... lanjutnya


"Kita baru sampai di korea, lebih baik jgn bahas itu dulu"


"Okelah, Huuufff betapa bahagia nya, akhirnya aku bisa bebas, gk ada yg ngomel2 lagi saat aku ingin main racing"


"Kok gitu sih ngomong nya soo, kok malah bahagia papa sama mama gk bisa ikut pulang ke korea"


"Hehe... setidak nya aku bebas untuk beberapa bulan ini, capek di omelin terus"


"Terserah kamu aja deh, emmm eh itu jungkook, yena sama jimin udah dateng"


 


sae dan soo di jemput oleh jk, yena dan jm...


 


"Sayang aku kangeeen" soo berlari dan memeluk jk dgn erat


"Aku juga, Selamat datang kembali di korea sayang"


"Iyaa sayaaang...."


"Gimana sae, apa masih gk ada kabar dari si brengsek itu?" Yena menanyakan soal kim, dan hanya di jawab dgn anggukan kecil oleh sae


"Aku kan udah bilang, lebih baik gk usah deket2 sama dia, dia itu ********, apa masih belum cukup dia nyakitin kamu terus menerus, bahkan gara2 dia kamu hampir kehilangan nyawa mu" Lanjut nya...


"Hah? gara2 dia aku hampir kehilangan nyawaku? maksud nya?" sae bingung


"What? jadi yg mau bunuh sae 5 tahun lalu itu si kim brengsek itu? kenapa aku baru tau" Soo kaget tak seakan tak percaya


"Iya soo, kim lah orang yg sllu menyakiti sae, dan hampir membuat sae kehilangan nyawanya" Lanjut Jungkook meyakinkan soo


"Tunggu, tunggu, maksud kalian ini apa? bisa2 nya kalian menuduh kim yg mencoba membunuhku, cerita nya tdk seperti itu, kalian semua salah paham" Sae mencoba menjelaskan


"Salah paham? salah paham bagaimana? jelas2 kim yg telah membuatmu koma selama beberapa tahun, semua sudah jelas dan bahkan kim pun sudah menerima hukuman penjara selama 5 tahun!" Yena balik menjelaskan


"Apa? bagaimana bisa kim harus di penjara? sedangkan dia tdk bersalah, oh tuhaaan... kalian salah paham, cerita nya tdk sperti itu, waktu itu aku yg mencoba bunuh diri, bukan kim yg membuatku koma"


"APA? Ke empat manusia itu bersamaan dalam kaget nya tak percaya....


"Baik lah aku akan jelaskan semua nya pada kalian nanti sesampainya di rumah ok"


 


Sesampainya di rumah , saepun menjelaskan panjang lebar insiden beberapa tahun yg lalu, dan itu membuat mereka semua merasa bersalah pada kim, ternyata semua yg terjadi tdk seperti yg mereka kira...


 


______________________


Beberapa hari kemudian jungkook datang ke rumah 2 gadis kembar itu, dia ingin mengajak kekasih nya datang ke acara pesta perusahaan nya \(Ocean grub\), pesta yg sangat meriah dan mengundang semua karyawan dan beberapa perusahaan yg bekerja sama dgn perusahaan \(Ocean grub\) milik keluarga jungkook.


"Sae, kamu bisa hadir, ini aku beri undangan, pesta ini sangat besar, dan siapa tau kim hadir, dan kamu bisa bertemu dgn nya" jungkook menyodorkan undangan pada sae


"Baiklah kak, terima kasih"


"Sama-Sama,,,,, "


"Oh ya sayang, jgn lupa pakai gaun yg aku belikan ini ya" Lanjut nya


"Iyaaa pasti aku pakai kok" Soo sambil mengecup pipi jk yg membuat jk malu pada sae...


"Ya udah aku pamit dulu, harus cepat ke kantor"


"ok, bye, hati2 di jalan"


"Sip"


Di sebuah malam yg indah, kini soo dan sae menghadiri acara party di perusahaan milik keluarga jk, di sana mereka bertemu dgn yena, jimin, suga, iu, dan juga jhope dan namjoon...


mereka berpasang2an, soo dgn jk, yena dgn jm, dan iu dgn suga, jhope dan namjoon juga bersama kekasih nya masing2...


"Hay kim sae ron" panggil nyaa


"Hah? bagaimana mungkin pak dosen ada di sini? bukan nya pak dosen di amerika?" sae bingung


"Kamu lupa? aku ini sepupu jungkook dan aku juga sebagian dari Ocean grup" Seokjin memperjelas


"Oh iyaa saya lupa dgn itu pak, maaf"


"Stop, berhenti memanggilku pak,"


"Lalu saya harus memanggil anda apa?"


"Panggil saja kakak"


"Hah? kakak? Yg benar saja?"


"Apa ada yg salah? kamu juga memanggil jungkook dgn panggilan kakak, dan aku jg jauh lebih tua darimu"


"Ahhh baiklah pak, eh kakak" kemudian di iringi tawa dari kedua nya...


Selama 2 tahun seokjin menjadi dosen sae, kini mereka menjadi lebih akrab...


"kapan kakak akan kembali ke nem york?"


"Aku tak akan kembali ke new york"


"Kenapa?"


"Kamu tau gak kenapa aku mau jadi dosen di univercity Harvard?" (Harvard Universitas paling bagus di amerika)


"Kenapa?"


"Karna aku tau kamu kuliah di sana"


"Hah? Maksud nya?"


Seokjin menarik nafas panjang, kemudian menghembuskan nya...


"Aku jadi dosen di sana karna ingin sllu dekat dgn mu, apa kamu tdk sadar itu? aku tertarik padamu sejak pertama melihatmu di pesta pernikahan yena dan jm, tapi sayang nya aku tak dapat menemukanmu selama bertahun2 walaupun aku mencarimu kemana2, Namun pada akhir nya aku mendengar dari yena bahwa kamu kuliah di amerika, di situlah aku berusaha dekat dgn mu dgn menjadi dosen di harvard, maka dari itulah, maukah kamu menajadi kekasihku?"


Sae diam mematung tak dapat berkata apa2, mulutnya terbumkan, dia tak menyangka bahwa pria di depan nya saat ini sedang mengatakan rasa suka pada nya, dia tdk tahu harus berbuat apa....


"Saya... saya..."


"Tidak perlu memberi jawaban skrng, jgn terburu2, aku akan menunggu sampai kamu benar2 bisa memberi jawaban yg tepat dan tak akan membuat mu menyesal suatu saat nanti, karna aku serius tentang perasaan ini sae, jadi ku harap kamu juga memberi jawaban yg tepat atas perasaan mu terhadapku"


Sae tak menyangka bahwa seokjin yg dulu jahat kini skrng berubah menjadi sangat bijaksana, dia bahkan tk memaksa sae atas perasaan nya...


"Terima kasih kak atas kebijaksanaan nya"


"Kebijaksanaan? kamu imut sekali, aku hanya melakukan yg seharus nya dilakukan seorang pria, bukan karna kebijaksanaan" Seokjin mengelus rambut sae sambil tersenyum tampan


di tengah perbincangan kedua insan itu, tiba2 handphone seokjin berdering...


"Iyaa ada apa pa?" ternyata sang papa yg menelfon


"Seokjin kamu dimana? segera kesini, Ada beberapa kerabat yg ingin bertemu dgn mu"


"Ok, papa dimana?"


"Di gedung tempat acara pesta berlangsung"


"Baiklah, aku akan segera kesana"


"Sae, maaf, aku harus kesana dulu, atau kamu akan ikut dgn ku, ayooo"


"Aku akan menyusul kak, aku ingin di sini dulu"


"Oh baiklah kalau begitu, aku pergi dulu"


"Iyaaa"


__________________________


**Akhir nya selesai juga episode ke 20, terus ikuti episode\-episode berikut nya yaah....


Tiana Mutiara**