innocent girl and arrogant guy

innocent girl and arrogant guy
Pekerjaan baru



Kim sae ron adalah gadis yg hidup di panti asuhan, dia tak lagi memiliki keluarga kecuali ibu panti yg sudah dia anggap sperti ibu nya sendiri, ortu sae meninggal dunia karena sebuah kecelakaan, dan malangnya sae tak pernah tau sperti apa wajah ortu nya, karna sejak kecil dia di asuh oleh halmeonim nya, dan ketika usia nya menginjak 7 tahun nenek nya meninggal, dan disanalah sae harus tinggal di panti...


Beberapa orang tua ingin mengadopsi nya, namun dia menolak, lantaran ia tk ingin berpisah dgn ibu panti yg sangat dia sayangi.


Sae adalah kakak tertua di panti asuhan, dia pun ikut membantu ibu panti, dia bekerja siang dan malam, tanpa mengenal lelah, dan paginya dia ke sekolah, dan untung nya dia adalah gadis yg cerdas, dia sllu mendapat beasiswa untuk terus melanjutkan sekolah nya.


"ibuk, Sae pamit ya, sae mendapat pekerjaan baru, dan sae akan bekerja setiap pulang sekolah" jelas sae pada ibu panti.


"Kerja?... bukan nya kamu sudah bekerja di restoran?"...


"iya benar, sae kerja di rumah orang kaya, dan gajinya juga lumayan besar , lumayan buat tambah2 untuk kebutuhan adik2, apalagi sekarang kan bantuan dari pemerintah sudah tidak seperti dulu lagi" jelas sae panjang lebar.


"Baiklah sayang, tapi ingat jga kesehatan mu, jgn terus menerus bekerja tanpa memperhatikan keadaan tubuhmu sayang"


"baiklah ibuk" gadis itu tersenyum kemudian mulai melangkah menuju rumah majikan barunya.


__________________


Singkat cerita....


Sae mulai melangkah masuk ke dalam istana megah yg belum pernah ia melihat nya secara langsung, mungkin hanya melihat dari televisi saat dia menonton drama.


Sae pun di persilahkan oleh seorang wanita paruh baya, namun tetap terlihat aura kecantikan nya, yg tak lain adalah majikan nya.


"selamat siang"sapa sae sambil menundukkan tubuh nya ala orang korea...


"iya, selamat siang" balas wanita itu, panggil saja nama nya Jii So.


"Jadi kau gadis yg bernama kim sae ron itu?..."lanjutnya.


"iya nyonya" jawabnya sambil tersenyum ramah.


"Waah kau cantik sekali, dan juga masih sangat muda" puji sang majikan.


"Ahh terima kasih nyonya, oh iya kapan saya akan mulai bekerja?..."


"Sekarang bisa, kau disini bekerja melayani tuan muda, sperti menyiapkan makan, air untuk mandi, membersihkan kamar nya, sampai menyiapkan baju yg akan dia pakai, karna kebetulan pembantu tuan muda sedang ke luar kota, jadi bisa kan kau menggantikan nya?..."


"Tentu nyonya"


" ya sudah, ayo ikuti saya untuk melihat kamar tuan muda" ajak nyonya jii so.


Sae pun mengikutinya, dan melihat sebuah kamar yg sangat megah dan indah.


"Sae, tolong kamu rapikan kamar ini sekarang ya, soal nya sudah sangat berantakan, biasa anak cowok memang begitu" kata wanita cantik itu, menjelaskan tentang putranya pada sae.


Wanita itupun beranjak pergi, dan sae mulai merapikan kamar yg terlihat sedikit berantakan.


Beberapa menit kemudian, terdengar seseorang membuka pintu kamar, dan sae mendengar langkah kaki menuju ke arah nya, sae tak menghiraukan nya, dia kira nyonya nya yg masuk.


Tak lama kemudian, sae mendengar sebuah suara di bekalang nya.


"Siapa kau? Berani masuk ke kamarku?"...


Saepun membalikkan badan nya dan melihat ke arah suara itu.


Mata sae seketika membulat, melihat siapa yg datang.


"KAU..!!" Kata pria itu dgn suara membentak, sae hanya diam mematung di tempat, pria itu mulai mendekati nya.


"Apa yg kau lakukan disini?" Lanjutnya.


"A...aku... aku membereskan kamar ini" jawab sae terbata2.


"Siapa yg memberimu izin untuk menyentuh barang2ku?...kau ingin mati disini?... tatapan pria itu membuat sae kembali gemetar, sae hanya tetap diam dan diam.


"JAWAB" Bentak pria itu lagi, membuat sae semakin gemetaran.


"Kim, apa yg kau lakukan, dia bekerja disini, dia pengganti jandi , mami yg menyuruh nya membereskan kamarmu" jelas nyonya jii so pada putra nya.


Sae merasa bisa bernafas, untung saja nyonya nya datang menyelamatkan nya, dari harimau seperti pria didepan nya, sae tak habis pikir, ternyata tuan muda nya adalah pria yg di temuinya di belakang sekolah kemarin.


"Sae, kenalkan ini putra saya, nama nya kim taehyung, panggil saja kim" nyonya jii so memperkenalkan putranya pada sae.


"Pe...perkenalkan, sa...ya Sae" suara sae terdengar sangat gugup.


Kim hanya diam tak merespont sae sama sekali.


"Kim, kamu kok diem aja," kata nyonya jii so.


"Ok ok... Aku Kim taehyung" kemudian melempar tas nya sembarangan, dan kemudian meraih handuk dan masuk ke kamar mandi.


"Kamu yg sabar ya ngadepi kim, dia emang gtu orang nya" jelas nyonya jii so pada sae.



Nama:Kim Taehyung.


Kelas: 12.


Udah muncul noh pangeran hati gwe, ademmm dehh hati gwe, mpii tae tae my handsband...


Lope2 you bang....


Saepun melanjutkan kegiatan nya, dgn penuh semangat dia membersihkan kamar tuan mudanya yg tak lain adalah taehyung.


Beberapa menit kemudian, sae mendengar pintu kamar mandi terbuka, dan sae melotot melihat pria itu hanya melihat handuk kecil menutup senjata nya...


Entahlah apa, senjata gitu pokok nya, author masih poloss nii hehe...


Dgn cepat sae berbalik badan, dan mulai melangkah berniat untuk keluar kamar tuan mudanya, namun sebuah suara menghentikan langkah nya.


"Heh, mana baju ku?... belum kau siapkan?...


"Ah i...iya tuan, sebentar, maaf saya lupa"... sae pun dgn cepat mengambil baju santai untuk di pakai oleh tuan mudanya, tanpa melihat ke arah pria bak pangeran itu.


Setelah itu sae pun langsung keluar dari kamar kim taehyung.


"Baru kali ini, ada gadis yg menyia2kan pemandangan indah dari tubuhku, dasar gadis aneh" kim bicara sambil terseyum.


Senyum yg mampu memabukkan si author, tuhaaaannn tolonglah dirikuuu....


________________________


Keesokan harinya, di jam istirahat, sae dan yena mulai mengisi perut kosong nya di kantin.


"Sae, kamu tau anak kelas 12 gak?..." tanya yena.


"Anak kelas 12 kan banyak, yg mana?..."


"Itu tuh, yg duduk di sana," yena sambil menunjuk ke arah pria yg tak asing baginya, ya dia adalah tuan mudanya, kim taehyung.


"Oh dia, emang nya kenapa yen?..."


"Kamu jgn sekali2 berurusan sama dia, kata nya sih aku dgr2 dia itu cowok paling berbahaya di sekolah ini"


"Hah?... maksud nga yen?...


"Ya pokok nya intinya jgn sampai kita berurusan sama dia, emang sih dia ganteng, ganteng super ganteng malah, tapi dia itu psikopat loh"... jelas yena pada sae, yg hanya di jawab dgn anggukan saja oleh sae.


Tiba2 saja ada sebuah kaki menendang meja yg di tempati sae dan yena, membuat makanan mereka jatuh berhamburan.


Yena dan sae terkejut melihat siapa orang yg melakukan hal itu, yg tak lain adalah orang yg sedang yena bicarakan sedari tadi.


"siapa yg kau bicarakan?.." tanya taehyung pada yena dgn nada suara nya yg kasar.


Yena hanya gemetaran tak menjawab apa2.


" berani2 nya kau membicarakanku HAH?... Mau mati kau?"... bentak nya lagi...


"Maaf aku , aku sungguh2 minta maaf" yena memohon, air mata nya mulai menetes karna ketakutan.


Kim taehyung hanya tersenyum miring, tangan nya mengepal, dan yena menyadari hal itu, sesuatu yg buruk akan terjadi padanya, karna kim taehyung bila sedang marah, dia tak pandang laki2 atau wanita yg di hadapinya, dia pasti langsung menghabisinya.


Yena memerah ketakutan, tubuhnya gemetaran, sae tau sahabatnya dalam bahaya, saepun mulai melangkah pergi menuju ruang guru, dan melaporkan semuanya...


Untung saja sae tidak terlambat, guru datang dan membawa taehyung ke ruang kepala sekolah.


Yena menangis di pelukan sae.


"Sudahlan yena, kau sudah aman, dia sudah tidak ada" sae mencoba menenangkan sahabatnya.


"Aku takut sae, sungguh aku takut"...


"Sudahlah yena, yuk kita ke kelas" keduanya pun menuju kelas.


Sesampainya di kelas...


"Sae, knpa kamu lakukan itu?...


"Lakukan apa yena?...


"Kamu tau gak, kamu ngelaporin kim ke guru, itu sama saja kamu bunuh diri sae"...


"Sudahlah yen, jgn mikir yg gak2, yg penting sekarang kamu udah aman." Sae tersenyum, menandakan dirinya akan baik2 saja.


___________________


Yeww akhir nya....


Yuukk dukung terus author untuk terus ngelanjutin ceritanya...


Tiana Mutiara.