
Tidak ada kendala yg berarti selama Adella bekerja d rumah Rafael dan Zefa. Dion dapat menerima kehadiran Adella. Bahkan Adella juga sudah mengenal dengan baik semua keluarga Rafael dan Zefa.
Tak terasa 6 bulan sudah ia bekerja disini. Gaji yg ia Terima setiap bulan Adella bagi 3, untuk panti, keperluan pribadi dan lebih nya ia tabung untuk masa depan nya kelak.
Adella bermimpi ingin melanjutkan sekolah ke Perguruan tinggi. Nanti jika Dion sudah mandiri ia akan berhenti bekerja dan melanjutkan sekolah nya.
Hari ini Keluarga Rafael berkumpul di rumah tuan besar Defan Anggara (orang tua Zefa) . Setiap waktu libur mereka tak pernah absen untuk berkumpul. Terkadang Keluarga kecil Rafael juga akan berkumpul d rumah tuan besar Ardhana Bimantara (orang tua Rafael). Otomatis Adella juga ikut kemana pun Dion pergi..
Keluarga besar itu tengah berbincang bincang, sedangkan Adella tengah membawa Dion bermain d taman belakang. Adella mengajarkan banyak hal kepada Dion, tak jarang Adella mengajar kan pendidikan hidup sederhana agar nanti Dion mengerti jika semua tidak bisa d beli dengan uang.
(Tapi segala nya butuh uang, bisik hati emak emak online)
Dion tengah memberi makan ikan Koi.. D samping nya Adella duduk mengawasi.
"Dionnn" panggil seorang pria yg berdiri d depan pintu merentang kan kedua tangan nya.
"Uncle" Dion bangkit dan langsung berlari memeluk pria yg dia panggil paman itu.
Adella tersenyum melihat kedekatan mereka, hingga tak sadar jika senyum nya menarik perhatian Zaki.
Pria yg memanggil Dion tadi adalah Zaki Anggara. Kakak kandung Zefa.
Zaki membawa Dion berkumpul dengan keluarga besar nya..
"Zef, siapa tu??? " Zaki melirik Adella yg melanjutkan kegiatan memberi makan ikan yg tertunda oleh Dion tadi. Adella tidak ingin mengikuti Zaki dan Dion karena ia hanyalah pengasuh, merasa tak pantas duduk berkumpul..
Zefa menoleh kearah tunjuk Zaki.
"Adella??? dia kan baby sitter Dion yg sekarang kak. Emang kakak gak tau??! "
Zaki menggeleng.
"Udah 6 bulan lebih ya yank?? " Zefa bertanya kepada Rafael yg d jawab anggukan kepala.
"oo kok kakak gak tau??? "
"Kamu mana peduli hal begini an, dalam otak mu cuma kerja kerja aja" Kali ini Defan bersuara.
Zaki hanya cengengesan.
"Emang kenapa dengan Adella sayang, kamu suka sama dia??? "
Pertanyaan Fatma ibunya membuat Zaki melotot.
"Mama apaan sih, siapa yg suka juga. Aku tu kasihan aja, dia kurus banget. Gak kamu kasih makan Zef?? "
"Enak aja,,, kakak aja yg gak tau gimana penampilan nya saat baru datang ke rumah. kucel dan kurus banget kayak gak makan berhari Hari-hari. Apalagi setelah dengar cerita hidup nya, aku sampai nangis kepikiran hidup ku dulu"
"Cerita apa??? " tanya Zaki penasaran.
"Kasih tau gak yang??? " Ucap Zefa menoleh ke arah Rafael yg mengedik kan kedua bahu nya sebagai jawaban.
"Kakak mau tau?? " Zaki mengangguk semangat.
"Kakak suka bilang aja. Lagian kepo banget ingin tau hidup orang. Tanya aja noh ma dia" Jawab Zefa mengejek.
Plak..
Zaki melemparkan sofa bantal ke arah Zefa yg langsung d tangkis oleh Rafael dengan pelukan.
"Alah,, sok sok romantis kalian"
Ucapan Zaki membuat Defan dan Fatma tersenyum. Zefa sudah menemukan pria yg mampu melindungi nya, sekarang tinggal Zaki yg mereka pikirkan. Umur sudah 35 tahun tapi belum juga berpikir untuk mencari pendamping.
"Udah lah, kalian setiap bertemu pasti berantem. Gak ada akur akur nya" Fatma melerai pertengkaran adik kakak itu. Jangan tanya tentang hati nya, sangat bahagia melihat kebersamaan mereka.
Sedangkan Rafael sudah maklum dengan percekcokan Zefa dan Zaki. Bahkan Rafael merasa senang karena ia hanya semata wayang.
"Kaka duluan ma" Adu Zefa. "Kamu tuh" balas Zaki
"Udah udah, gak usah ribut. Jadi bagaimana persiapan honeymoon kaliann?? "
"Persiapan nya udah kelar ma, lusa kami berangkat. Kami titip anak anak ya ma" Kali ini Rafael yg bersuara.
"Honeymoon??? gak salah?? Udah punya anak juga" ledek Zaki.
"Yee,, bilang aja kakak iri lihat kami. Maka nya kakak secepat nya cari jodoh. Jangan sampai keduluan anak ketiga aku"
"Gak ada titip titip anak. Bawa kemana kalian pergi"
"Yah kakak, kalau bawa anak mah itu liburan keluarga, bukan honeymoon" Zefa memelas..
"Berapa hari kalian pergi?? " tanya Defan
"Paling lama 2 minggu pa" jawab Rafael.
"Anak anak disini aja. Adella sama nginap d sini aja, kalau di rumah kalian. Nanti papa repot bolak balik, lagian papa juga nyaman di rumah"
Rafael mengangguk sedangkan Zefa mencibir Zaki tanpa suara.
.
.
.