
(POV Zaki on.)
Astaga... Apa yg sudah kulakukan??
Dengan berani aku memberikan nafas buatan kepada Adella. Yang berarti aku sudah berciuman secara tak langsung, ternyata bibir itu sangat manis.
Dan betapa mendidih nya perasaan ku, saat mama menyuruh Danang menggendong Adella.
Memang nya mama tidak melihat aku disini???
Tentu saja aku tidak mau dan tidak terima. Entah apa alasannya, apa mungkin aku cemburu??? Entah lah
Aku merasa lega saat Adella tidak mau d gendong Danang. Tapi melihat tubuh nya yg sangat lemah membuat ku berinisiatif untuk menggendong nya ke dalam kamar...
Aku sangat tau jika semua orang yg ada d sana melihat ku dengan heran, aku tak peduli karena aku hanya mengikuti kata hati ku.
Sepanjang perjalanan, tak ada pembicaraan. Aku melihat Adella menundukkan kepalanya, mungkin ia merasa malu..
Tapi lagi lagi aku tak peduli, karena aku ingin mengantar nya selamat hingga kamar.
Di dalam kamar entah setan apa yg merasuki ku, dengan sangat berani aku membuka kancing kemeja nya yg sudah basah. Maksud ku hanya untuk membantu nya mengganti pakaian.
Tapi saat melihat belahan d..a nya membuat suatu yg tersembunyi d balik celana ku meronta.
Entah kenapa aku sangat ingin mencium bibir itu sekali lagi. Saat wajah ku mulai mendekat, tiba tiba seorang pelayan membuyarkan kan semua keinginan ku..
Hah....
Tapi untung dia datang, jika tidak mungkin entah apa yg akan ku lakukan.
Aku segera keluar merutuki perasaan ini..
.
Sudah 2 hari aku tak bertemu dengan Adella. Kata mama dia d istirahat kan untuk sementara.
Aku khawatir takut dia kenapa kenapa, ingin sekali melihat nya ke dalam kamar, tapi aku takut tak bisa mengontrol diri.
Jadi lah aku hanya bisa mencuri dengar dari para pelayan yg menceritakan tentang Adella. Bahkan aku mendengar sendiri beberapa pelayan yg mulai tak suka kepada Adella karena mereka merasa Adella merayu ku.
Padahal jika mereka tau, aku lah yg selalu mencari Adella..
Hari ini aku bertemu dengan Adella saat ia berjalan meniti anak tangga, wajah nya terlihat sangat gembira. Mungkin karena Zefa sudah pulang dari honeymoon nya. Tapi senyum nya memudar saat bertemu dengan ku, bahkan dia menunduk kan kepala nya takut.
Sudah lah, yg penting aku bisa melihat kalau dia baik baik saja..
Zefa bercerita tentang pengalaman nya selama berlibur yg sedikit membuat ku iri.. Entah kapan aku bisa pergi berlibur seperti Zefa dengan pasangan ku nanti.
Seperti nya aku harus bersabar sampai aku bisa meyakinkan hati kemana ia akan berlabuh..
Tapi sebuah nama yg d sebut Zefa membuat ku menajam kan pendengaran.
Azka????
Siapa dia????
Apakah Adella sudah memiliki kekasih???
Ingin sekali bertanya tapi aku enggan karena takut membuat keluarga ku curiga.
Dan betapa kaget nya aku saat mama berkata jika Azka adalah orang yg sangat berarti untuk Adella..
Hah...
Seperti nya aku tidak berjodoh dengan dia. Baiklah,, aku tidak akan pernah mendekati nya lagi..
Mungkin kami tidak berjodoh...
(POV Zaki off)
.
.
.
MARHABAN YA RAMADHAN PARA READERS..
SELAMAT MENJALAN KAN IBADAH PUASA..
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN 🙏🙏