I Love You Baby Sitter

I Love You Baby Sitter
Cerita Azka 3



Tidak hanya Azka, tapi Zaki juga merasakan kemarahan yg sama.


"Hahahaha " Tawa Rino seketika pecah.


"Saya hanya bercanda Azka, duduklah kembali"


"Candaan mu sama sekali tidak lucu, Rino" Kali ini Zaki bersuara sedikit menekan kan suara nya.


Raut wajah nya terlihat menahan amarah.


"Lho, kenapa anda yg marah tuan Zaki Anggara???"


Zaki mengalihkan pandangan malu.


"Baiklah, sekarang waktu nya kalian beristirahat, saya akan menyuruh sopir saya mengantar kalian ke penginapan"


Azka dan Rifki saling bertatapan dan hanya mereka yg tau arti tatapan itu.


"Tidak usah mas, kami akan menunggu d kampung saja, kami harus cepat kembali"


"Tidak bisa Azka, kita harus merencanakan dengan matang langkah yg akan kita ambil. Lagipula saya d sini masih membutuhkan tanda tangan mu"


"Tapi mas, pernikahan kak Adel......"


"Kamu tidak perlu khawatir, saya pastikan Adella tidak akan menikah dengan pria tua Bangka itu"


"Tapi..... kami...."


"Kamu tidak perlu khawatir, selama disini kamu adalah tanggung jawab saya, apapun yg kalian butuhkan akan saya sediakan."


Akhirnya Azka mengangguk. Mereka sebenarnya juga sudah sangat lelah dan membutuhkan waktu untuk beristirahat. Tapi mereka tidak memiliki uang untuk sekedar menginap, karena mereka hanya menyisakan sedikit untuk ongkos untuk kembali.


Setelah kepergian Azka dan Rifki.


"Kau tau apa yg ku pikir kan ndre???" Tanya Rino pada Andre


"Kau pikir aku cenayang???"


"Hmmm, seperti nya aku tertarik dengan Adella" ucap Rino melirik Zaki..


"Ku rasa, kau harus mencoba mendekati nya, mana tau ia mau menikah dengan mu" saran Andre menampilkan senyum mengejek "Tapi tunggu dulu, seperti nya aku sering mendengar nama ini. Tapi dimana ya???"


"Kau benar, ku rasa aku sudah tau siapa orang nya"


"Diam lah kalian " kali ini Zaki bersuara.


"Ada apa dengan mu sobat???" ejek Rino


"Lho kenapa anda marah bung??? Kami tidak menyertakan mu dalam obrolan kami" Andre menimpali.


"Rino, kau harus membantu mereka. Jangan sampai Adella menikah dengan pria itu???"


" Kenapa????" tanya Rino


"Karena,,,, .. hmmm.. Kasihan???" jawab Zaki ragu.


"Hohoho,, hanya ada 2 pilihan. Dia tetap menikah dengan pria tua itu atau menikah dengan ku" jawab Rino.


"Tidak akan ku biarkan"


"Jawablah sesuai dengan hati mu, karena itu akan membuat mu terbebas dari sakit" ucap Andre bijak.


Zaki terdiam, dan merenungi kata teman teman nya.. Ia menghela nafas berkali kali. Hingga akhirnya.


"Baiklah, aku akui jika aku menyukai nya dan tak rela jika dia menikah pria lain"


"Nah,, jawaban ini yg kami tunggu dari mulut mu itu. Ayo kita pergi" Ajak Rino menarik tangan Zaki.


"Kemana???"


"Haha, tentu saja mengurus pernikahan mu dengan Adella"


"Maksud mu???"


"Adella tetap menikah, tapi pengantin pria nya adalah dirimu. kenapa??? kau tak mau??? ya sudah, aku saja" ucap Rino..


"Jangan macam macam kau Rino"


"Kalau kau tak rela, ayo cepat bergerak. Bukan kah sebelum menikah kita harus mendapatkan restu???? dari orang tua dan tentunya dari Azka"


Zaki terdiam dan akhirnya mengangguk mantap. Betul yg d katakan Rino.. Dia harus meminta restu, terutama kepada sang papa.