I Love You Baby Sitter

I Love You Baby Sitter
Cerita Azka 2



Saat ini Rino tengah menghubungi para bawahan nya agar bisa membantu Azka dan Adella membayar semua hutang kepada Widodo.


Tentu saja nominal yg diminta Widodo itu sangat kecil d banding dengan warisan yg d tinggalkan oleh kedua orang tua mereka.


Rino juga sedang mempersiapkan surat pengalihan harta yang akan membuat Azka menjadi kaya mendadak. Umur Azka sudah cukup untuk menerima semua harta yg d tinggalkan orang tua nya .


Sementara menunggu, Azka duduk d sofa bersama ke dua teman Rino.. Yg tak lain adalah Zaki dan Andre, mereka sengaja menyambangi kantor Rino karena ingin mendengar curhatan Zaki.


Mereka terlibat obrolan ringan. Sampai akhirnya Zaki memberanikan diri bertanya sesuatu yg mengganjal d pikiran nya..


"Hmm.. Apa nama kakak mu Adella Maharani???" tanya Zaki


Azka mengangguk "Apa mas kenal dengan kakak saya???


"Hmmm, apa kakak mu bekerja sebagai ,, maaf ,, baby sitter???"


"Iya mas, kalau tidak salah kak Adel bekerja di rumah keluarga Bimantara"


Tak salah lagi, berarti Adella yg d maksud Azka adalah orang yg sama.


"Jadi maksud mu , yg akan segera menikah itu Adella??"


Azka mengangguk


"Sh***" umpat Zaki membuat semua orang yg berada dalam ruangan menatap nya dengan tatapan heran.


"Maaf" Zaki menggaruk tengkuk nya yg tak gatal.


Dia mulai menyusun puzzle dalam kejadian kejadian yg selama ini ia dengar.


Berarti Azka yg Zefa bicarakan waktu itu adalah Adik kandung Adella?? oh tidak, berarti aku cemburu kepada bocah ingusan??? bikin malu saja.. Tapi TUNGGU!!! Benarkah aku cemburu???


"Maaf Azka, seperti nya kita harus menunggu paling cepat seminggu untuk mencairkan uang ini. Bagaimana???" Suara Rino menginterupsi


"Tapi kak, aku benar benar butuh uang. Aku tidak rela jika kak Adella menikah dengan tua Bangka itu" jawab Azka memelas.


"Ya sudah kak, tidak apa apa. Mungkin sudah menjadi takdirnya, jika kak Adel menikah dengan dia" Azka memaksa senyum nya..


"Maaf aku ikut campur... Bolehkah aku membantu mu Azka???" tanya Zaki berharap.


"Maksud mas???"


"Aku akan membantu mu Azka, Aku akan melunasi semua hutang kalian. "


"Tunggu dulu, apa maksud mu Zaki???" tanya Rino heran.


"Tidak usah, karena aku yang akan membantu mereka. Karena disini akulah pengacara mereka. Aku akan mengusahakan yg terbaik untuk mereka"


"Jangan, biar aku saja. Lagipula Adella adalah baby sitter Dion keponakan ku. Jadi tidak ada salah nya jika aku membantu mereka"


Rino dan Andre saling menatap hingga akhirnya mereka tersenyum.


"Ooh tidak usah repot tuan Zaki Anggara. Karena ini adalah masalah klien saya "


"Tapi ..."


"Jika anda masih bersikeras, silahkan keluar dari ruangan saya" potong Rino tegas membuat Zaki seketika bungkam.


Jangan sampai ia d usir dari ruangan ini dan kehilangan berita tentang Adella.


"Baiklah Azka, seperti nya tidak ada lagi yg menganggu pembicaraan kita. Sekarang kita akan merencanakan dengan matang langkah Yg akan kita ambil"


Azka mengangguk.


"Kamu bisa memakai uang saya dan sebagai gantinya Adella harus menikah dengan ku"


Kata kata Rino membuat Azka mengepalkan tangannya. Seperti nya keputusan nya kesini adalah kesalahan. Lelaki d dunia ini sama saja.


"Maaf mas, saya tidak menjajakan kakak saya. Jika anda tidak dapat membantu saya, saya akan pergi dan lupakan semua warisan itu" Ucap Azka lantang dan bangkit dari posisi duduk nya.