Halu Yang Tak Sia Sia

Halu Yang Tak Sia Sia
Part 3



Beberapa menit kemudian, Qharesa udah berada di kelas nya bersama dengan kedua temen nya.


"Itu tadi sapa sih? Songong banget jadi orang" tanya Qharesa dengan kesel.



"Lo gak tau yang tadi siapa?" bukan nya menjawab pertanyaan Qharesa, kalea malah balik bertanya.



"Lu bego apa gimana sih?" bukan Qharesa yang menjawab melainkan karalyn. "Dia kan baru masuk egee, gimana mau tau" kesel karalyn.



"Hehehe... Gw kan lupa" cengir kalea melihatkan deretan giginya nya yang rapi serta putih, Karalyn hanya mencibir.



"Udah deh daripada kalian ribut mending kenalin deh sapa tuh cowok gak jelas itu" ucap Qharesa yang udah jengah mendengar ocehan kedua temen nya.



"Jadi, tadi yang teriak itu namanya Elkairo Alastar Sanzio, dia ketua geng motor blackvernos, sekaligus most wanted boy di sekolah ini, dia di juluki sebagian ice boy karna dia orang nya dingin. Sifat nya dingin, dan bodo amat sama lingkungan sekitar nya. Ada yang bilang juga kalau si kutub es itu natap lo lebih dari lima detik, cuman ada dua kemungkinan. Yang pertama, dia marah besar sama lo. Dan yang kedua, dia jatuh cinta sama lo. Dia juga inciren semua kaum hawa" jelas karalyn panjang lebar.



"Itu tadi yang berdiri di belangkang nya, itu tuh temen temen nya sekaligus anggota inti blackvernos" lanjut kalea.



Qharesa hanya mengangguk anggukan kepalanya.



"Terus kan tadi kata karalyn dia bodo amatan ama lingkungan sekitar nya, terus tadi kenapa dia teriak pas kita teriak teriak?" tanya Qharesa, merasa heran.



"Iya juga ya, Maybe. tadi dia ke ganggu ama kita jadi dia marah ama kita, mungkin gak sih?" tanya kalea. Karalyn dan Qharesa hanya mengangguk ngangguk aja.



"Keluar yu gays jangan diem di kelas mulu aelah" ajak karalyn pada kedua temen nya, dia meresa bosen diem di kelas mulu.



"Yuk lah, gass" kata karalyn dan Qharesa bersamaan.



Mereka pun bangkit dari duduk nya lalu berjalan di Koridor sekolah yang sangat rame.



"Duduk situ yu" ajak kalea yang langsung pergi. Mau gak mau Qharesa sama karalyn pun ngikutin apa kata kalea.



Mereka pun duduk di bangku yang berada di taman.



"Ohh iya, lo harus jauhin dua laki laki yang ada di sekolah kita, karna mereka berdua adalah inceran sekolah" ujar kalea.



"Emang nya kenapa" tanya Qharesa penasaran.




"Yang kedua, itu yang lagi berdiri di deket lapangan, dia itu ketos disekolah ini namanya Alkaezar. Dan di juluki sebagai good boy karna dia pinter. ramah, dan semua sifat baik ada pada dirinya, kenapa harus di jauhi? Karna dia memiliki fans dari kaum hawa yang ada di sekolah ini, kalo lo terlibat sama Alkaezar, siap siap aja bakal di teror ama fans nya" ujar kalea bercerita sembari melirik Alkaezar.



"Ihhh" Qharesa bergidik ngeri mendengar cerita temen nya.



"Oh iya, lu liat tuh tiga cewek yang pake baju ketat" Qharesa langsung menoleh mengikuti jari telunjuk karalyn.



"Meraka itu sering di juluki sebagai cabe cabean di sekolah ini karna dandan nya yang menor, terus baju nya yang ketat. Mereka itu terlalu obsesi pada Alkaezar, jadi siapapun yang berani mendekati Alkaezar pasti bakal langsung di labrak tuh ama cabe cabe an" lanjut karalyn bercerita.



"Hemm... " Qharesa hanya berdehem mendengar cerita kedua temen nya.



"Oh iya, itu tuh yang di samping Alkaezar yang rambut nya di gerai itu nama nya 𝙭𝙖𝙥𝙞𝙚𝙧𝙖, terus yang di samping xapiera itu namanya 𝙤𝙠𝙩𝙞𝙫𝙞𝙖𝙣𝙞 sering di sebut 𝙫𝙞𝙖, dan itu yang terakhir nama nya 𝙖𝙛𝙮𝙖" timpal kalea.



DORRR



"ANJING" Ketiga nya reflek teriak karna tiba tiba ada yang menepuk punggung nya sambil teriak.



"Rese banget sih lu, kalo orang jantungan gimana hah" ketus Qharesa, pelakunya malah ngakak terbahak bahak karna berhasil mengagetkan most wanted girl. Pelaku nya yang tak lain adalah 𝘼𝙞𝙯𝙖𝙧 cowok absurd, biang onar, ngeselin lagi.



"Hehh! Dimana mana juga orang kaget itu nyebut bukan ngumpat" ucap aizar ngasih tau ketiga most wanted gril tersebut, dia tidak tau saja orang mereka Kristen.



"Kita Kristen nying" ngegas ketiga nya.



"Aelah santai aja kali gak usah ngegas orang gw kga tau" ujar aizar.



"Ya makanya kalau gak tau diem aja, ngeselin bangett sih gw hampir jantungan tau gak lu ha!" ketus Qharesa. Kalea dan karalyn hanya mengangguk saja, meraka udah jengah menghadapi cowok absurd seperti aizar.



"Ya lagian lu pada kerjaan nya ngegibah mulu kaga ada kerjaan lagi apa?" ucap Aizar.



"Ya terserah kita doang" ketus kalea. Aizar hanya memutar mola matanya, tak habis fikri dia ama cewek kenapa kerjaan nya ngegibah mulu.



\*\*\*\*