Halu Yang Tak Sia Sia

Halu Yang Tak Sia Sia
Part 10



Karena ini hari minggu membuat sekolah dan tempat kerja lainnya jadi libur, termasuk Qharesa yang juga libur sekolah.


Tapi walaupun libur dirinya tetep bangun pagi, karna apa? Ya karna sang mommy yang pagi pagi sudah repot dan heboh sekali membangun kan penghuni rumah.


Qharesa yang baru bangun dengan muka bantal, dirinya merebahkan kepala nya di atas meja makan telat di depan sang daddy yang tengah menikmati teh dan koran di pagi hari.


"Huahh" Qharesa menguap


"Masih ngantuk?" tanya daddy.


"Heem" gumam Qharesa


"Cuci muka dulu sana biar seger" titah sang daddy.


"Dingin dad"


"Nggak akan kalau udah kena air Qhar"


"Nggak mau Qharesa masih ngantuk"


"Serah kamu lah Qhar" ujar daddy.


Udah kaya anak perempuan aja si daddy pake bilang serah segala, itu kan kata kata keramat milik perempuan.


Qharesa lanjut memejamkan mata sedangkan daddy nya lanjut membaca koran kembali, sedangkan sang mommy tengah sibuk dengan masakan nya di dapur.


Plak


"Awsh, sakit mom" ringis Qharesa saat tangan nya kena sasaran sang mommy.


"Jangan tidur lagi, sana cuci muka" ujar mommy.


Dengan memanyunkan bibir Qharesa berdiri dari duduk nya dan berjalan ke kamar mandi di samping dapur.


"Giliran mommy yang suruh baru mau" ucap ayah, menggelengkan kepalanya heran dengan anak gadisnya itu.


"Daddy kurang keras sih sama Qharesa.


"Hmm"


Qharesa kembali ke meja makan dengan segarnya, kembali duduk di hadapan sang mommy yang duduk di samping daddy.


"Mau makan sama apa?" tanya mommy.


"Aku mau sama nasi goreng aja bun"


"Mau sama ayam suwir gak?"


"Boleh tapi sambel nya banyakin nya?"


"Nggak, jangan kasih sambel mom kasih yang lain aja" larang daddy.


Qharesa mencebikan bibirnya "pelit"


"Masih pagi jangan cari penyakit" ujar daddy.


"Denger Qharesa" tegas mommy.


"Iya"


Keluarga kecil itu pun sarapan dengan tenang di jam enam ini, tak lama mereka selesai makan barulah Qharesa kembali ke kamar nya, dan orang tua nya hanya berbincang di ruang santai.


Baru aja Qharesa memejamkan matanya ehh hp nya malah bunyi


\**Kumpulan Istri HJJ (haechan, jaemin, jisung*)\*


Karalyn


Woyy time girl yuk?


Kalea


Yuk lah gass mau kemana?


ANDA


Baru aja gw mau tidur lagi


Karalyn


Yehh lu mah, udah ahh yuk time girl


Qharesa


Yaudah yuk lah gass


Kalea


Gw daritadi nanya woyy mau ke mana


Karalyn


Gramedia?


ANDA


Toko kpop?


Kalea


Salon?


Mall?


ANDA


Udah lah gass aja kesitu semua


Karalyn


Nah boleh tuh, yaudah gw siap siap dulu


Kalea


ANDA


Kita sama bro


Kita pake mobil gw aja ntar gw jemput satu satu


Karalyn


Oke


Kalea


Oke!


Qharesa pun keluar dari room chat dan langsung ke kamar mandi, tak lama kemudian Qharesa pun keluar dari kamar mandi nya lalu menuju ke lemari baju.


Setelah sekian lamanya memilih baju, Qharesa pun berjalan ke tempat rias nya dan memakai make up tipis. Setelah merasa cukup Qharesa pun mengambil tas nya, lalu turun ke bawah untuk pergi bersama temen temen nya, sekaligus pamit pada orang tua nya.


Tap


Tap


Tap


Suara kaki Qharesa menuruni anak tangga satu persatu.


"Mau kemana sayang udah cantik" ujar daddy alex.


"Mom, daddy aku ijin mau keluar ya ama temen temen, boleh kan?" ijin Qharesa.


"Keluar nya mau kemana sayang?" tanya mommy.


"Paling juga mau ke toko kpop mom, mau beli album pacar nya" ucap daddy.


"Daddy apaan sih" ujar Qharesa dengan pipi merona nya, sebab dia tau pacar yang di maksud daddy nya itu. Ya, siapa lagi kalau bukan Na Jaemin.


"Liat mom bener kan apa kata daddy, liat tuh pipi nya sampe merah gitu" ledek Daddy nya sambil melirik Qharesa.


"Udah ahh jadi boleh gak nih" kesel Qharesa.


"Yaudah sana boleh hati hati ya" ucap mommy nya dengan terkekeh.


"Jangan terlalu malam pulang nya" sahut daddy.


"Oke! Aku berangkat dulu byee" pamit Qharesa yang langsung berjalan keluar rumah.


Setelah beberapa menit di perjalanan Qharesa pun sampai di rumah Kalea.


Tiiiinnn


Kalae pun masuk ke dalam mobil Qharesa, dan Qharesa pun langsung menjalankan mobil nya menuju rumah Karalyn.


Sesampainya dirumah karalyn ternyata Karalyn belum selesai siap siap jadi terpaksa keduanya menunggu karalyn di dalam mobil.


"Itu si karalyn kebiasan deh ahh" kesel Kalea.


"Pake apa aja sih tuh anak sampe lama gini" gerutu Qharesa.


Dan tak lama Karalyn pun masuk ke dalam mobil dan tatapan Qharesa dan Kalea seketika bombastic side eye.


"Lah kenapa dah itu tatapan nya pada gitu amat, ada yang salah ama gw" tanya Karalyn tanpa dosa.


"Idi ying silih mi gw" cibir Kalea. "Hehh lu tu pake apa aja sih lama nih kita nungguin disini, mana gak di suruh masuk lagi" cerocos Kalea.


"Ya miann" cengir karalyn, Kalea hanya mencibir.


"Mau kemana dulu?" tanya Qharesa menengahi keduanya yang saling adu bacot.


"Ke salon dulu aja" ujar karalyn, Kalea hanya mengangguk.


"Yaudah gass" Qharesa pun langsung menancap gas dengan kecepatan sedang.


Sesampainya di salon Qharesa pun memarkirkan mobil Nya lalu ketiga nya pun turun.


"Ehh gays kita spa dulu yuk" ajak kalea.


"Boleh tuh, nanti kita pemijatan, lulur, manicure, padicure, dan sauna. Gimana?" tanya Qharesa.


"Boleh gass lah" ujar Karalyn.


"Ehh tapi bakal makan waktu lama gak? Kita kan mau ke gramedia" ujar kalea.


"Mungkin kita di salon sampe jam makan siang" ucap Qharesa. "Cukup lah waktunya paling sampe malem" lanjut nya.


"Boleh lah yok" ajak Karalyn.


£


"Ahh, enak banget, udah lama enggak relaksasi gini" ucap Qharesa.


"Sama gw juga" sahut kalea.


Saat ini mereka sedang mendapatkan pelayan pemijatan untuk dapat membantu relaksasi tubuh sehingga kebugaran tubuh meningkat. Tujuan nya untuk menyegarkan kembali pikiran, tubuh dan jiwa.


Setelah selesai pemijatan mereka melakukan lulur dan scrub bersama dan juga melakukan perawatan manicure dan padicure.


Setelah selesai dari spa mereka melanjutkan untuk treatment sekaligus mengecek kondisi wajah mereka. Untungnya wajah mereka dalam kondisi sehat dan hanya melakukan sedikit treatment.


Kini jam menunjukan pukul 13.32, setelah selesai spa dan treatment kini mereka menuju salon untuk menata rambut mereka.


Sesampainya di salon mereka di sambut dengan pelayanan yang baik dan di berikan penawaran yang baik.


Mereka bertiga memilih creambath, untuk mencegah kerusakan rambut, melembabkan rambut kering dan memberi nutrisi lebih pada rambut agar tidak mudah rontok.


Mereka juga memilih untuk mewarnai rambut mereka dengan warna yang sama.


Sambil rambut mereka di warnai, mereka menyempatkan makan dengan burger yang mereka pesan di go food.


Setelah selesai dari salon mereka pun langsung meluncur ke gramedia untuk membeli novel, serta album album bias mereka.


Kini jam menunjukkan pukul 20.27 dan mereka baru keluar dari gramedia dan langsung pulang ke rumah masing masing.