Feeling In Love

Feeling In Love
Episode 3- OSPEK 1



Episode 3  - OSPEK


Sudah 3 hari berlalu sejak kejadian hukuman push up  dan saat ini adalah ospek terakhir mereka  hal ini membuat para maba tersenyum bahagia. Akhirnya


penderitaan mereka selama ini akan berakhir,  Kayak lama ajah perasaan mereka hanya OSPEK selama


4 hari tapi kaya berabad-abad saja


hari ini mereka hanya perlu bersih-bersih dan melakukan


permainan setelah itu mereka dipersilahkan untuk memberikan keluh kesah mereka


kepada panita


Ayoo teman-teman semangat hari ini adalah akhir penderitaan


kita’’ vani yang menyemangati mita dan ruri sambil memegang sapu


Semangat ‘’ ruri


Mita hanya diam melihat kedua temannya tersebut sambil


menyapu taman kampus. Sejak kejadia 3 hari lalu mereka mulai menukar kontak


masing-masing dan mulai dekat seperti ini, semoga bisa bertehan yah


Para maba sudah mulai berkumpul dilapangan setelah melakukan


bersih-bersih. Agenda selanjutnya mereka akan melakukan permainan dengan para


panitia.


Mereka diminta mengambil nomor untuk membagi kelompok mereka


begitu juga dengan para panita mereka juga mengambil nomor kecuali panitia yang


bertugas sebagai pemandu acara


Yehh kita satu kelompok ‘’ seru ruri kepada mita


Iya, berpelukan’’ seru vani lalu memeluk  ruri dan mita


Emanganya kita teletabis ‘’ mita


Ihh mita gak seru ‘’ ruri dan vani dengan muka cemberutnya


Mereka mulai berkumpul dengan teman satu tim mereka setiap


tim terdiri dari 15 orang tapi saat ini mereka baru 14 orang. Delon mulai


berjalan kerah mereka berdiri didepan  mita hal tersebut membuat para wanita ditim tersebut berlari  untuk mendekat kearah delon tapi wanita itu


malah membuat mita terdorong  hampir


jatuh  melihat itu  delon segera menangkap mita tapi keseimbangan


delon tidak baik ‘’ brukkk’’


Semuang orang yang melihat itu menjadi kaget. Kaum hawa yang


melihat itu menjadi kesal berbeda dengan beberapa orang yang malah mencie-ciein


Mita terbagun dan segera bangit saat sadar bawah dia berakhir


dipelukan delon  dengan kepalanya berada


di dada delon, ini akibat dorongan dari para kaum hawa tadi


‘’ berani sekali kamu menyentuhku, dasar mesum ’’ nada kesal


mita sambil melihat delon


‘’ apa katamu mesum? Kamu gila yah ditolongin malah ngatain


bukannya bilang terimah kasih’’ kesal delon lalu  bangkit dan berdiri  menghadap mita


‘’ memangnya saya minta ditolongin’’ celetuk mita dengan


expresi marahnya lalu dia menjauh dari delon lalu dia menghadap keparah wanita


yang mendorongnya  sambil menatap tajam


seperti mau membunuh saja


‘’ mita luh gak apa-apa?’’ Tanya ruri  dan vani


‘’ gue baik-baik aja’’ jawab mita


Sebenarnya delon kaget dengan perkataan dan sikap  mita tadi, karena biasanya  para wanita pasti akan merasa nyaman jika


malah kesal kepada delon


‘’ dasar cewe aneh”


batin delon dengan expresi kesalnya


Hahha lucu juga tuh cewe ‘’ dimas yang datang lalu meletakan tangannya di bahu delon


Ngapain kamu ketawa-ketawa gak lucu tahu gak’’ kesal delon


Baru kali ini gue lihat cewe yang ngatain kamu del’’ dimas masih dengan nada ejekannya


Setelah drama yang terjadi tadi mereka melanjutkan


kegiatannya. Permainan yang akan mereka lakukan adalah melempar bola kepada tim


lawan jika ada yang terkena bola tersebut dan tidak menangkapnya maka dia harus


out.


‘’ awas aja cewe ganjeng berani bangat loh peluk delon gue,


makan nih bola’’ batin jesikka kesal  dengan bola ditangannya lalu melemparnya kepada mita


Cihh ‘’ kesal jesika karena bola berhasil ditangkap mita


Nih gue kembaliin ‘’ mita kembali melemparkan bola kepada


jesika tetapi dia bisa menghindar dengan bersembunyi ke belakang dimas


Dari tadi jessika mencoba melemparkan bola kerah  mita tapi hal tersebut mampu mita tangkap yah


mita bukan cewe lemah, 10 menit berlalu begitu saja sudah banyak orang yang keluar


tersisa 5 orang di tim jesikka. Permainan terus berlanjut hingga tim mita dan


delonlah yang menang. Sedangkan di tim mita dan delon hanya tersisa mereka


berdua itu karena tim mereka didominasi perempuan yang super ayu takut nangkap


bola dan para lelaki keluar karena berusaha melindungi para gadis


Persaan tuh bola gak saki-sakit aman, maunya juga parah


lelaki itu cari muka didepan para gadis biar dibilang gentlemen kali


Hebat juga nih cewe


bisa bertahan’’ batin delon


Delon kalian nyerah ajah tinggal berdua juga’’ dimas yang 1


tim dengan jessika, mendengar perkataan dimas delon hanya cuek lalu menatap


mita


Hei kamu, nama kamu siapa?’’ Tanya delon kepada mita


Mita kak ‘’ mita


Mau nyerah gak?’’ delon


Bukannya kalau kalah akan mendapatkan hukuman, kalau kakak


takut keluar aja biar saya yang menghadapi mereka ‘’ lirih mita yang  meremehkan delon


‘’ kamu ngeremehin aku yah?’’ delon


Gak tuh, tapi kakak kan yang mau nyerah ‘’ mita


‘’hei lempar bolanya jangan malah ngobrol’’ dimas yang kesal


melihat mereka yang asik ngobrol tapi mita dan delon hanya cuek aja


‘’ mita gimana kalau kita taruhan ‘’ delon


‘’ taruhan apa?’’ mita


‘’orang yang mengeluarkan lawan  paling sedikit harus mentraktir, gimana?


Kalau kamu tolak berarti kamu yang takut dong‘’ delon


‘’ok, siapa takut’’ jawab mita pede


To be continued