Feeling In Love

Feeling In Love
Episode 1- awal pertemuan



Episode 1-  awal pertemuan


 


Disebuah apartemen kecil yang


seperti koskosan,..


 


''Arghhh… sial telat gue’’ teriaknya sambil mengacak rambutnya


 


Namanya Paramita A. , dia sudah tinggal sendiri sejak 2 tahun lalu saat dia masih duduk di kelas 3 SMA. padahal dia berencana pergi dari rumah tersebut jika sudah lulus SMA dan dia sudah mempersiapkan segera hal untuk keperluannya seperti apartemen ini, karena dia tahu pasti segala fasilitas yang ayahnya berikan pasti akan


diambil


''Masa harus kaya ini gak modis bangat’’ keluhnya sambil menatap penampilannya di cermin dengan pakaian hitam putih dan rambut dikepangdua dengan pita.


Saat ini mita sedang masa OSPEK dan dia adalah mahasiswa baru.


Butuh waktu 1 tahun untuknya bisa melanjutkan kuliahnya, karna dia harus membiayai hidupnya sediri, tapi


tenang saja dia bisa menjalaninya dengan baik ralat dia bisa menjalaninya


dengan penuh perjuangan darah keringan dan air mata (author :  kaya judul lagu yah)


Seampainya di kampus dari kejahuan mita sudah melihat maba-maba yang sudah diberi hukuman


karena terlambat. Dia melihat maba-maba yang ragu-ragu alias takut untuk


melanjutkan langkahnya  masuk sampai kegerban apalagi karna ada senior


galak disana. Tapi hal itu tidak berlaku dengan mita dia dengan pedenya masuk


sampai melewati para panita ospek tersebut


''Hey maba kesini’’ teriak seorang siapa lagi kalau bukan seniornya


sial mati gue '' batin mita


Mita menoleh tanpa merasa tidak ada masalah, seniornya yang melihat hal tersebut sedikit emosi.


Mita menghampiri seniornya tersebut ''Ada apa yah kak’’ Tanya mita polos


Kamu tahu jam berapa sekarang?! sudah terlambat


sok polos tanpa dosa!!’’ senior


Jam 8: 30, terus mau kakak apa?’’ jawab mita dengan expresi polosnya


Mendengar kalimat tersebut membuat


seniornya geram “kamu lari keliling halaman kampus ini sebanyak 20 kali’’ geram seniornya


''Jessika itu gak kebanyakan ? kan kasihan dia kan cewe?!” senior lainya


''Biarin aja biar dia tau rasa “ jawab  jesikka ketus sambil melipat kedua tangannya didada. Dia adalah senior yang memberi mita hukuman


 ''Jessika loh dicariin ‘’ panggil seorang, yang membuat jessika segera pergi dari depan gerbang tersebut


Mita sudah berlari kira-kira udah 10 menit, setelah dia melihat senior yang memberi


hukumannya itu pergi dan tidak kembali sekitar 10 menit berlalu . Dia segera


menghentikan kakinya dan segera menuju ke aula jurusan tempat dengan berlari


''Aduh.. aohh kalau jalan pake mata dong’’ geramnya dengan memegang kepalanya tanpa menoleh ke


orang yang menabraknya


''Kamu gak ap-apa kan?’’ Tanya pria tersebut


Gak apa-apa gimana, kepala gue sakit tahu!! ‘’ ketusnya sambil melihat ke orang yang menambraknya dengan tatapan tajam. ‘’ ehh senior!!’’ ucapnya kikut  akibat melihatn senior tampan yang telah menabraknya,


‘’ imut ‘’ batin delon yang melihat mita dengan kepang duanya


 ''Sial apa yang harus gue lakuin, nih mulut gak bisa


dijaga mita, gimana nih lari aja deh. Gumannya dalam hati. Mita


 Mita segera berlari menuju aula jurusan tempat kegiatan ospek dilaksanakan meninggalkan


senior tampan tersebut yang kebingunan.


''Aneh bangat tuh cewek’’ guman delon  yang heran sambil melihat mita yang pergi begitu saja


''Kenapa del?’’ Tanya dimas yang datang tiba-tiba sambil melihat delon yang seperti sedang memandang seseorang


 


''Gak ada apa-apa, yukk kita ambil peralatan untuk kegiatan


ospek selanjutnya ‘’ ajak delon sambil melangkah meningalkan dimas


 


Namanya adalah delon senior yang menjadi idola di kampus tersebut, cowo tampan dan dingin  . Berbeda dengan  Paramita cewe judes, keras kepala , acuh tahu  dan pendiam. Mita memang pendiam jika dia berada orang yang tidak membuatnya nyaman atau tidak akrab denganya, berbeda jika dengan orang yang


membuat dia nyaman maka dia akan sering-sering berbicara walau tidak banyak sih


To be continued


Mohon untuk dukungannya readers


Terimakasih untuk  like , komen dan votenya yah