Escape From You

Escape From You
Terpaksa.



Mo qi qi menepuk tangannya puas. Pagi-pagi sudah berolah raga membuat badannya segar. Terlebih olah raga kali ini adalah kockboxing. Dan yang menjadi samsaknya adalah wanita yang babak belur disana.


"Sudah selesai? " Yuehen muncul dengan tubuh segar dan pakaian yang kemarin malam Mo qi qi pakai.


"Beres, " jawab Mo qi qi. Dia melirik Linyue yang nampak menyedihkan di ranjang.


'Tidak sia-sia aku berlatih kickboxing untuk membakar lemak, ' batin Mo qi qi.


"Mo qi qi aku sudah tidur dengan suamimu... itu fakta yang tidak bisa dihilangkan meski kau menghajarku!? " teriak Linyue.


'Kemana hilangnya wanita ini?'


Linyue menyeringai, "Jika kau tidak percaya lihatlah foto-foto yang ada di meja. Kami bertemu secara diam-diam."


Mo qi qi bergerak ke meja, mengambil foto yang terdapat Yuehen dan Linyue yang berpelukan. Lalu ada posisi seolah mereka berpelukan.


'Inikan foto-foto saat Linyue tidak sengaja tersandung dan jatuh menimpanku yang ada di tubuh Yuehen. Dan juga foto ketika ia tidak sengaja menabrak Linyue. Jadi selama ini dia mengincar Yuehen. '


Yuehen mengulurkan lehernya menguntip foto itu. "Apa yang kau lakukan dengan tubuhku Qi er? " bisik Yuehen.


"Ini terjadi secara tidak sengaja, " jawabnya.


"Aku tidak menyangka kau selicik ini Linyue... Padahal kita sama-sama sudah menikah. "


"Akulah yang seharusnya menikah dengan Yuehen, bukannya menikah dengan pemabuk itu! "


"Kau merebut Yuehen dariku! " teriak Lin yue.


Mo qi qi mendengus, "Kau sudah tidak waras. Mengapa kau tidak sadar jika Yuehen menerimamu karena dia mengira kau yang menyelamatkannya. "


"Aku akan memberikan ini pada media. Nama Yuehen akan hancur. "


Yuehen pusing melihat wanita ini. Dia memang tau jika kondisi rumah tangganya sangat buruk karena memiliki suami pemabuk. Tetapi mengapa dia ingin menghancurkan rumah tangga orang.


"Lalukan jika kau memiliki kemampuan itu, aku jamin kau tidak akan bisa hidup di kota ini lagi. "


Linyue terdiam. Dia menangis lebih keras lagi karena pria yang ia harapkan akan menjadi pelindungnya berkata dingin dan mengancam. Padahal dia rela seandainya Yuehen menjadikan dia istri tidak sah asalkan dia lepas dari suaminya.


"Hiks aku hanya ingin lepas dari suamiku. Aku terpaksa karena tidak bisa bercerai dengannya. Dia bilang akan membunuhku jika menuntut cerai, " lirih Linyue.


"Tetapi caramu salah. "


"Dengar, aku bisa memberikan pekerjaan padamu di perusahaan keluarga Mo di kota lain. Dengan demikian kau bisa pergi dari sini sekaligus menjauh dari suamimu. Pengacaraku akan mengurus perceraianmu. "


Linyue menatap takjub Mo qi qi, dia tidak menyangka jika Mo qi qi mau menolongnya. Padahal dia memiliki niat buruk padanya.


Linyue menangis keras. Dia terharu melihat orang yang ia anggap musuhnya mau menolongnya, tidak hanya itu dia juga bersedia memberikan pekerjaan di kota lain. Dengan demikian dirinya bisa memulai hidup baru tanpa suaminya yang pemabuk itu.


"Terima kasih. Hiks terima kasih. "


.


.


.


Dalam perjalanan pulang Yuehen menatap Mo qi qi tanpa henti.


"Mengapa kau menatapku seperti itu? " tanya Mo qi qi.


"Mengapa kau memaafkan dia semudah itu? "


"Tidak ada alasan, lagi pula aku sudah menghajarnya jadi masalah selesai. "


Yuehen menarik Mo qi qi dan mencium keningnya.


"Ternyata tubuh itu memang lebih cantik jika kau yang berada di dalamnya, " puji Yuehen.


'Lagi pula aku sudah memiliki foto-foto seksi Mo qi qi yang berpakaian minim sebagai koleksiku. '


Yuehen tersenyum puas, setelah ini dia tidak akan lagi disibukkan dua makhluk kecil yang pemarah dan suka menangis itu. Yuehen sungguh tidak menyangka jika putranya begitu aktif. Muncul rasa iba pada Mo qi qi mengingat jika istrinya ini akan kelelahan mengurus keduanya.


"Apa yang kau pikirkan? "


"Aku tidak menyangka jika istriku adalah sosok tangguh yang mampu mengurus rumah tangga dengan baik sekaligus tetap cantik. "


"Tentu saja. "


Merekapun pulang dengan hati bahagia. Kejadian luar biasa yang mereka alami bagaikan mimpi panjang yang sudah berakhir.


Trouble One. End.