Escape From You

Escape From You
Annoying.



Cafe M adalah salah satu tempat yang sering mereka berdua kunjungi setelah resmi menjalin hubungan. Qi qi merasa jika cafe ini juga akan menjadi kenangan antara dirinya dan Tianmo.


"Aku sudah pesan menu kesukaanmu, " ucap Tianmo. Dia melihat Mo qi qi terlihat bingung memilih menu oleh karena itu Tianmo langsung memberitahunya.


"Oh, terima kasih jika begitu. "


"Apa kau ingat kejadian ketika kita pertama kali datang ke sini? "


Mo qi qi tersenyum geli, "Waktu itu kita memilih menu pedas dan ternyata yang ada di meja malah makanan asam. "


"Setelah mengalami hal tadi aku jadi tidak yakin jika waktu itu adalah kebetulan, " ucap Tianmo.


"Kalau aku sich percaya jika kejadian dulu adalah kebetulan karena Yuehen masih belum mengetahui kebohongan Lin yue. Jadi tidak ada alasan untuk Yuehen berbuat jahil. "


"Benar juga apalagi kau sering menjuluki dirinya pria sepuluh detik. "


"Hahaha..."


"Qi er, aku tidak ingin berbohong padamu. Ini mengenai hubungan kita. "


'Akhirnya perbincangan ini datang juga. Meski sudah menyiapkan hati tetap saja aku merasa sedih. '


"Dulu aku memiliki kekasih, namanya Xiayu. Dia tiba-tiba menghilang dari hadapanku di tahun kedua pernikahan kami. "


Mo qi qi mendengar cerita Tianmo dengan serius.


"Aku kira dia pergi tanpa pamit adalah keinginannya untuk mengejar impiannya. Ternyata tidak."


Tianmo menghela nafas berat. Ada kesedihan di matanya yang tidak bisa di sembunyikan oleh Tianmo.


"Ternyata dia melarikan diri demi melindungi buah hati kami dari ancaman keluargaku."


"Jadi, kau sudah memiliki penerus? "


"Benar, mereka kembar. Yuehen membantu Xiayu dalam melindunginya dan kedua anakku," jawab Tianmo. "Qi er, maaf. Aku tidak bisa membiarkan mereka sendiri tanpa perlindungan. Aku tidak bisa meninggalkan mereka. "


"Aku mengerti, ini bearti kita berdua berpisah secara baik-baikkan? " tanya Qi qi.


"Aku tidak menyangka akan seperti ini. Maafkan aku... "


"Hei, aku tidak mempermasalahkannya. Aku juga tidak ingin membiarkanmu menjadi ayah yang tidak bertanggung jawab. "


"Kurasa Yuehen sudah memberi tahumu. "


"Benar, tetapi aku ingin mendengar itu langsung darimu. "


Pelayan cafe mendatangi mereka. Menu yang dihidangkan kali ini tidak ada yang rasa cuka.


"Aku harus memberinya pelajaran, " ucap Mo qi qi.


"Hahaha baiklah. Sepertinya dia sudah jinak ya? " gurau Tianmo.


Mungkin inilah yang terbaik bagi mereka. Cinta mereka tidak terlalu dalam atau bisa dibilang Mo qi qi hanya menjadikan dia pelarian, dia tidak akan bahagia jika menikah dengannya meskipun Xiayu tidak muncul.


Merekapun berpisah jalan. Hanya saja sebuah kejadian tidak terduga terjadi. Para Sales Promotion ternyata mengincar dirinya sejak dia meninggalkan Cafe.


"Tuan, aku dengar anda memiliki ukuran xxx yang besar karena operasi. Oleh karena itu kami memberikan kond*m gratis berukuran XL untuk anda. Tenang saja, kami hanya promosi produk kami. " SPG tersebut berbicara dengan wajah berbinar. Sesekali ia melirik sesuatu dan bersemu merah.


"Tapi... " Tianmo tidak bisa berkata-kata. Dia adalah pria yang tidak bisa menyinggung pihak lain dengan cara yang kasar. Itu adalah salah satu kode etiknya.


"Tuan, kami dari produk S juga memberikan sampel pada anda gratis, " ucap SPG yang lain.


"Kami dari Kond*m produk A juga memberikan gratis. Tolong terima. " SPG yang lain juga tidak mau kalah. Mereka berebut menaruh kond*m ke tangan Yuehen demi promosi.


Berkat ulah jahil Yuehen, ternyata Tianmo menjadi terkenal dengan ukuran jumbonya. Akhirnya Tianmo memegang tumpukan kond*m berukuran XL di tangannya.


'Aku tidak boleh menjahili Yuehen lagi, ' batin Tianmo. 'Memegang setumpuk alat kontrasepsi seperti ini membuatku seolah menjadi pria mesum. Lihat saja para gadis dan ibu-ibu yang menatapku, ' lanjutnya dalam hati. Tianmo bergegas meninggalkan Mall demi kebaikan. Bukan hanya para wanita yang memandangnya, para pria pun ada yang melempar tatapan genit padanya.


Hanya saja semua tidak sesuai seperti yang ia harapkan. Setelah produk alat kontrasepsi ternyata dia dihadang SPG produk celana dalam pria. Semuanya berebut memberikan celana produk perusahaan mereka dan memfotonya. Dalam hidup ini, baru kali ini Tianmo merasa tidak berdaya. Terpaksa dia menuruti keinginannya para SPG itu karena kasihan.


.


.


.


"Yuehen, kau sudah keterlaluan! " Mo qi qi berteriak histeris dan masuk ke kantor Yuehen yang berada di mall. Rupanya Yuehen sedang menikmati makan siang.


"Apa lagi salahku? " tanya Yuehen santai. Dia bersikap seolah tidak memiliki dosa.


"Jangan pura-pura. Kau kan yang menempel tulisan itu pada Tianmo? " tanya Mo qi qi.


"Ck, aku hanya membalas kejahilannya. Mengapa kau marah?"


"Dasar kau ini. Dia jadi bahan tertawaan. Kan kasihan. "


"Iya, cepat sini. Aku memiliki es krim, temani aku makan siang. "


Mo qi qi juga berpikir jika tidak perlu memperbesar masalah. Lagi pula Tianmo juga tidak menaruh dendam pada Yuehen.


"Baiklah. "


Tbc.