Escape From You

Escape From You
Teach.



Siksaan untuk Qinyun sudah dimulai sejak ia menginjakkan di mansion Song. Latihan keras yang diberikan oleh Mo qi qi dan Yuehen membuatnya menyesal telah datang ke sini. Mereka berdua seperti pasangan Dewa maut yang ingin menyiksanya dan membawanya ke dunia bawah tanah.


"Kak, cepat rayu dia. Ingatlah, Kak...Dia Yuehen. Bukan wanita tulen! " teriak Qi qi yang gemas karena Qingyun masih saja kikuk menghadapi wajah cantik. Padahal dia tau betul jika sosok di depannya adalah Yuehen.


'Yuehen memang menakutkan. Disaat menjadi seorang pria dia adalah cerminan Asyura yang memikat dengan ketampanannya. Namun ketika Yuehen berdandan seperti wanita, hasilnya sungguh mengejutkan. Yuehen menjelma menjadi wanita secantik peri. '


Mo qi qi agak merana memikirkan jika seorang pria lebih cantik dari dirinya.


'Dewa ketampanan terlalu bias dalam membagi kadar ketampanan seseorang, ' batin Mo qi qi.


"Baiklah, aku akan memulainya, " keluh Qingyun. Bagaimanapun ini adalah percobaan yang ke sekian kali. Baik fisik maupun jiwa Qingyun sangat lelah. Andai ada kesempatan, Qingyun pasti akan segera melarikan diri. Tetapi dia tau Mo qi qi telah menempatkan anjing Bulldog di halaman.


Entah sejak kapan Qi qi melatih anjing yang mengerikan itu. Itu semua karena Qi qi melatih Bulldog itu dengan perintah menggigit bagian tubuh yang disemprot Mo qi qi dengan aroma ikan. Yang lebih menakutkan lagi, Mo qi qi sengaja menyemprotkan parfum bau ikan itu di antara dua pahanya.


Bisa dibayangkan jika dia nekat keluar dari mansion Song. Bisa jadi Bulldog itu tanpa ampun menggigit bagian yang disemprot Mo qi qi. Itu terlalu mengerikan, Qingyun jelas tidak ingin menjadi kasim dunia modern.


'Sejak kapan adikku yang manis berubah menjadi rubah seperti ini? ' tanya Qingyun dalam hati.


Qingyun melangkah maju mendekati Yuehen yang membaca majalah dengan wajah acuh tak acuh. Gerakannya yang tenang dan mempesona membuat Qingyun mulai menunjukkan sikap kikuknya.


"I-iiiniicab bunga yang cantik u-untuk wanita yang cantik, hosh hosh." Qingyun berusaha memasukkan udara ke paru-parunya. Dia sungguh tidak berdaya melihat wajah secantik itu.


'Andai Qi qi menyuruh pria yang tidak terlalu cantik pasti latihan ini tidak akan terlalu berat, ' lagi-lagi Qingyun mengeluh.


"Kakak~" Yuehen sendiri sudah jengkel dengan dandanan wanita ini. Dari tadi dia ingin merobek baju sempit dan dada buatan ini. Semua terasa gatal dan sesak. Akhirnya Qingyun melakukan langkah ekstrim yaitu mengedipkan bulu matanya. Sayangnya hal sepele seperti itu berakibat fatal bagi Qingyun.


"Kyaaa, Kak Qingyun. Kau mimisan! "


Bruk.


"Ah... dia pingsan. "


"Qi er, apa kau menginjinkan aku untuk menggunakan cara ekstrim agar dia tidak kikuk lagi?" tanya Yuehen. Dia memiliki ide agar penerus keluarga Mo ini tidak kikuk di depan wanita cantik. Hal itu sangat memalukan.


"Jika memang bisa membuat kakakku menjadi pejantan tangguh maka aku bersedia mengijinkannya, " jawab Qi qi.


"Baiklah. Tetapi kau harus menutup mata dan telingamu. Kukira berada di kamar itu jauh lebih baik, " saran Yuehen. Dia takut jika Mo qi qi tidak tega sehingga mencoba mencegah tindakan yang akan dilakukan Yuehen.


"..."Mengapa terdengar berbahaya, ya? "


Yuehen menghubungi club para pria yang menganut romansa lengan patah. Dia menawarkan upah pada siapapun yang datang ke mansion dan melakukan sesuatu untuknya.


Tak lama kemudian, para pria yang berotot tapi memiliki campuran antara feminim dan maskulin mulai beraksi.


"Tampan ayo kita berenang bersama, " ajak salah satu pria undangan.


"Lebih baik bermain bilyar aja, kan enak bisa nenyodok bola, " rayu pria lainnya.


"Lebih asyik bersamaku. "


Bla bla bla...


Qingyun rasanya ingin mati karena mendapati dirinya sadar dan dikelilingi pria-pria semi. Uratnya serasa berkedut karena marah.


"Pergi kalian semua! "" teriak Qingyun.


'Ini sudah keterlaluan, aku bukanlah pria lengan patah, ' batin Qingyun.


Kini pintu ruang tengah kembali terbuka. Kali ini sekumpulan wanita cantik memakai bikini datang menuju Qingyun. Amarah Qingyun yang tadinya mengancam untuk meledak langsung dingin. Perasaannya justru menjadi sangat baik.


"Yun gege, ayo bermain bersama kami, " rayu wanita yang memiliki tubuh yang imut.


"Yun gege kau sangat tampan. "


Qingyun serasa berada di nirwana dan menjadi raja langit. Semua menjadi menyenangkan baginya. Entah apa yang terjadi pada sikapnya yang biasanya kikuk. Setelah mengalami kemarahan yang cukup ekstrim Qingyun merasa dia mampu mengontrol emosinya. Dia tidak lagi gugup jika berada di dekat wanita cantik.


"Yun gege makanlah kue otmathus ini. "


"Minunlah teh camomile ini. "


'Ini tidak buruk. Aku justru merasa menjadi raja, ' batin Qingyun.


'Sepertinya aku harus berterimakasih pada Yuehen dan Qi qi.


.


.


.


Sementara itu, Mo qi qi yang mengintip Qungyun dari jendela merasa tidak percaya dengan penglihatannya.


"kakakku berubah menjadi cassanova, " guman Qi qi.


"Aku harus mengucapkan selamat padamu. Mungkin sebentar lagi kau akan mendapatkan sepuluh keponakan secara bersamaan, " ucap Yuehen.


Mo qi qi memucat. Dia segera mengambil Bulldog itu dan membawanya ke ruang tengah.


"Akkhhh hentikan Kak Qingyun. Atau aku akan melepaskan Bulldog ini disini!" teriak Qi qi.


Dia hanya ingin Qingyun menjadi pria normal yang bisa merayu wanita yang ia cintai, menikah, memulai rumah tangga dan mempunyai anak. Bukannya memiliki anak tidak sah secara bersamaan dalam jumlah yang besar. Bisa jadi ayah dan ibunya akan mendapatkan serangan jantung jika mengetahuinya.


"Qi qi bawa anjing itu keluar! "


"Aku bersumpah akan melepas anjing ini dan membuatmu menjadi kasim jika tidak menyuruh para wanita ini pergi, " ancam Qi qi.


"Kalian pergilah tapi jangan lupa tinggalkan nomor telepon. "


Para wanita itu segera meninggalkan mansion Song.


Mo qi qi juga membawa anjing itu ke kandang. Dia juga tidak berniat menghentikan garis keturunan Mo.


"Baiklah, latihan kita sudah selesai. Sudah waktunya aku kembali ke kantor, " pamit Qingyun.


"Awas jangan macam-macam ya, " ancam Qi qi.


"Tenang saja. Aku berniat merayu satu wanita yang sudah lama menarik perhatianku. Karena aku tidak lagi kikuk maka aku yakin bisa mengajaknya berkencan. "


Mo qi qi tersenyum, tanpa sadar dia mengandeng Yuehen sambil melambai pada Qingyun. Yuehen yang menyadarinya hanya diam dan mengeratkan genggaman tangan Qi qi.


Tbc