Escape From You

Escape From You
Sebuah Kehidupan



Mo qi qi cukup bersyukur bisa hidup dengan baik sampai saat ini. Menikmati tawa ceria dari anak-anaknya yang berlarian di mansion Song. Masa lalu terasa seperti mimpi sesaat, tak terasa dirinya telah menikah dengan Song yuehen dan memiliki anak bersamanya.


Dulu ia berpikir jika menikah dengan Song yuehen adakah obsesi yang mutlak. Namun hancur berantakan karena sebuah kesalahpahaman yang dimanfaatkan oleh pihak lain. Andai saja ia tidak mengalami kelahiran kembali mungkin saja dia tidak akan mengalami kebahagiaan seperti sekarang. Berakhir menyedihkan dan menjadi korban kebohongan Lin yue.


'*Aku bermimpi jika melihat diriku menyebabkan keluarga Mo menderita. Semua karena penipuan Yue. Karena tidak sanggup menahan rasa bersalah aku bunuh diri di depan peti matimu. *'


Qi qi tau jika Song yuehen telah kembali ke masa lalu. 'Inikah takdir yang seharusnya kami jalani, dan karena kekacauan maka surga mengulang hidup ini untuk diperbaiki?"


Tianmo berjalan di depannya dengan senyum mempesona. Pria yang nampak sudah sangat dewasa itu pernah menjadi tempat pelarian perasaannya kala itu.


"Sepertinya kau sedang mengenang masa lalu? " Tianmo duduk di sebelah bangku Qi qi.


"Benar sekali. Andai saja waktu itu ayahnya Lin yue tidak menabrak mobil kami mungkin sampai sekarang aku akan menghindari Song yuehen. "


Tianmo terkejut dan tertawa, " Aku rasa itu pasti menyenangkan, siapa tau kau yang akan mengejarku seperti kau mengejar Song yuehen."


"Mana mungkin aku mau dengan laki-laki beranak dua. Huh tidak. Hihihi. Tapi memang benar pasti hebat melihat pertarungan ku dengan Lu Xiayu. "


Tianmo menggelengkan kepalanya.


"Dia pasti menyerah, demi anaknya dia menghilang setelah diancam keluarga ku. Jika kau yang menabraknya pasti dia kabur ke bulan. "


"Hahaha wanita yang sangat sabar ya?" Mo qi qi memandang wanita yang sedang asyik menyiapkan barbeque di sana.


"Qi qi, aku senang kau bisa lepas dari pelarianmu. " Ucap Tianmo tulus.


"Akh jadi kau menyadarinya ya... Maaf ya? "


"Tidak masalah. Setidaknya aku memiliki kenangan yang bisa aku simpan seumur hidup. "


Saat aku sadar ternyata perasaanku pada Lu xiayu sudah berubah. Tapi aku tidak bisa mengikatmu demi anakku...


"Ah kau memang selalu baik hati. Padahal dulu aku berpikir akan berakhir dengan mu. Hahaha. " Qi qi tertawa lepas.


Tianmo memandang sendu Qi qi, tawanya adalah hal yang terindah di matanya.


"Tentu mengirimkan mereka ke meja hijau, aku tidak ingin menjadi tiran. "


"Keputusan yang bijak. Jika orang seperti Song yuehen pasti dia akan bertindak seperti kaisar yang menjatuhkan eksekusi penggal kepala. "


"Begitulah Song yuehen. Dan itu adalah hal yang cukup berwibawa melihat dirinya memutuskan sesuatu. "


"Hei jika kalian mengobrol seperti itu aku akan curiga kalau Tianmo akan berusaha menculikmu. "


Suara khas berat dan dalam Song yuehen mengintrupsi percakapan mereka berdua.


"Dia sudah memiliki istri secantik itu, aku yang sekarang tidak mungkin masuk ke dalam matanya. "


Song yuehen menyeringai, " Tentu saja tidak, meskipun perutmu sedang besar kau tetap seksi bagiku. "


"Ini karena kau berusaha keras menghamiliku meskipun kita sudah punya bayi! " Mengingat betapa gigihnya Song yuehen agar dirinya hamil lagi benar-benar membuat Qi qi kesal. Terlebih ia tidak bisa mengeluh pada siapapun. Kakek Song dan ibu Meigui justru mendukung Song yuehen. Mereka sangat senang dengan kemunculan Song yuehen kecil yang gemuk dan lincah.


Song yuehen menarik Qi qi sehingga ia duduk di pahanya. Pemandangan yang cukup menjengkelkan Tianmo.


"Lebih baik aku menggoda Lu xiayu dari pada menjadi bola lampu kalian. "


"Benar, buatlah anak lagi seperti kami. " Song yuehen berkata dengan bangga.


"Tidak... setan kecil kembar itu sudah cukup menyiksaku, lagi pula bukan aku yang dijuluki pria sepuluh detik. "


Song yuehen semakin tersenyum lebar. Setelah malam itu Qi qi tidak berani lagi memanggilnya pria sepuluh detik. Rupanya efek malam pertama waktu itu cukup membuatnya kapok.


Dari jauh, Song heng bersama Meigui tersenyum melihat kebersamaan mereka berdua. Rencana yang pernah mereka rencanakan akhirnya berbuah kebahagiaan.


Dan hidup mereka kali ini menikmati waktu bersama cucu - cucu mereka. Mereka sepertinya akan sibuk sepanjang waktu mengingat Song yuehen yang berniat beternak dengan Qi qi, ah sungguh... mereka sama sekali tidak keberatan.


End.