CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N

CiNtA DaLaM Seayat Al,Qura N
episode 5 memulai mencari kerja



pagi2 sekali melati sudah bangun,sekarang sudah tiba saatnya dimana melati akan berngkat mencari kerjaan kekota,dia akan meninggalkan semua orang yang dia sayangi ibu,bapa,adik2nya,paman,juga anak2 murid yang dia sayang.


akan ada air mata kesedihan yang akan keluar dikala keberangkatannya,,


sudah sedari tadi malam melati menyiapkan semua pakaian dan dan berbagai keperluan lainnya tak lupa juga dia membawa pakaian milik ibu dan ayah juga adiknya kalau sewaktu2 dia kangen sama mereka.


ternyata paman juga ada datang untuk


mengucapkan salam perpisahan kepada melati,,sekalian mengantarkan melati menuju terminal untuk melati naik bus pergi ke kotanya,,


bapa,ibu,paman,dan juga adik nya sudah menunggu melati dimuka rumah mereka ingin memberikan salam perpisahan kepada melati ibunya yang tak tahan langsung mengeluarkan air mata kesedihan nya yang turut membuat adik2 dan bapanya juga menanges."


"sudah,sudah,sudah,ibu,bapa,jangan menanges lagi nanti melati juga sedih nih melati kan ga mau melihat kalian bersedih kalau melati pergi nanti melati jadi kepikiran terus,ga tenang kerja disana,,melati mohon jangan menanges lagi ya ."pinta melati


akhirnya mereka semua pun menyapu air mata kesedihannya biar melati menjadi senang,,


"melati pamit dulu,ya Bu,pa,adik2 jangan nakal jangan nyusahin ibu dan bapa belajar yang rajin biar jadi anak yang pandai dan sukses,biar bisa buat bapa dan ibu bangga ya adik2 Kaka yg manis,,


"ya ka melati kami janji akan rajin belajar dan patuh sama ibu dan bapa kami juga akan jagain ibu dan bapa ka."


"terima kasih adik2 Kaka yg manis.


"paman melati titip orang tua juga adik melati ya kalau ada apa2 sama mereka Tolong kabari melati secepatnya ya paman,


"iya melati.


"melati pergi dulu ya,tak lupa juga dia mencium tangan kedua orang tua nya,memeluk mereka semua melati berusaha menahan agar air mata nya tak keluar dia tak mau membuat orang tua dan adiknya semakin sedih dia harus bisa terlihat tegar dan kuat didepan mereka semua.


melati pun pergi selangkah demi langkah menuju motor paman nya,di naik dan duduk dibelakang pamannya,dia lalu memasang helm di ikuti dengan pamannya juga .


"kamu sudah siap melati,


"sudah paman.


"baiklah,bismilahhirohmannirohim,ayo kita berangkat,


di lain tempat orangtua melati masih merasakan kesedihan yang mendalam setelah melati pergi..ibunya pun tak berhenti menanges tapi bapanya berusaha menguatkan jangan sampai terlalu lama bersedih ya .kita masih harus melanjutkan hidup begitu juga dengan melati disana Bu,kita harus kuat tanpa melati Disni.


"iya pa,,ya sudah sekarang ibu cuci muka dulu sana buatkan bapa kopi,ya".


kebetulan orangtua melati sengaja tak bekerja hari ini karena mereka ingin berpamitan sama melati putri kesayangan mereka.


melati pun akhirnya sampai di terminal dia langsung mencari bus jurusan yang dia tuju paman pun ikut membantu d


mencari juga,,


akhirnya mereka menemukan bus yang mereka cari,melati pun segera mengambi tasnya dan tak lupa juga dia berpamitan kepada pamannya,"melati pergi ya paman,jaga diri paman ya"


"kamu juga ya jaga diri kamu baik² dikampung orang kalau ada apa2 kabari paman,


"baik paman"


melati pun langsung masuk dan mencari tempat duduk nya yang sesuai dikarcis ternyata bangku tempat duduknya berada di paling belakang,segeralah melati duduk.


sambil menunggu penumpang yang lain datang,


ternyata pamannya sudah tak ada lagi ketika melati menengok keluar"syukurlah paman sudah pulang,gumamnya dalam hati".


bus pun sebentar lagi akan berangkat melati berharap semoga dia bisa cepat mendapatkan pekerjaan nantinya.


diperjalanan melati tertidur,,setelah bus sampai ditujuan barulah melati terbangun,, dia kaget sekali ternyata bus nya sendiri sudah sampai ditempAt tujuan.


melati langsung bangun dan langsung mengambil tasnya,dia mengantri untuk turun..


satu persatu para penumpang pun turun dari bus tiba giliran melati Paling terakhir yang turun,,


melati pun bergegas berjalan menuju mushola yang tak jauh dari situ dia sholat djuhur sekalian mau istirahat sejenak,,


selesai sholat melati pun sangat kaget melihat tasnya sudah tidak ada ditempat melati bertanya kepada orang2 disekelilingnya tapi mereka tak melihatnya melati pun menanges,dan bingung dengan apa yang terjadi sekarang..pertanda apa ini ya Allah baik atau buruk kah buat hamba.


Untung saja uang dan ponselnya dia simpan disaku celana sehingga tak ikut hilang diambil.


melati lalu mulai mencoba menelpon orang yang mencari karyawan itu,,


dia pencet nomor yang ada di ponselnya lalu dia tekan panggil akhirnya ponsel pun tersambung,,terdengar suara ibu2 yang mengangkat telpon itu,"halo asalamualaikum,selamat siang bu"


"waalaikumsalam,jawab ibu to.


"ibu saya mau melamar pekerjaan ditempat ibu apa bisa Bu,,


kebetulan saya guru mengaji juga Bu dikampung saya,


"kalau boleh tau nama kamu siapa,"?


"melati,bu"


"oh melati kalau ibu boleh tau kamu tinggal dimana ya,,


"saya sebenarnya berasal dari kampung Bu,,setelah melihat ibu memasang iklan mencari guru mengaji jadi saya ingin melamar pekerjaan ditempat ibu,,


"sekarang kamu sudah ada dikota ya,tanya ibu to"


"ya Bu saya sudah dikota tapi saya masih belum hapal tempat ini karena masih baru buat saya,,


"oh kalau begitu biar ibu yang jemput kamu,,


kamu tunggu disana ya..sekarang kasih tau ibu tempat posisi kamu sekarang,aku sedang berada di mushola Ar raudah bu,,baik ibu tau tempat..


sekarang ibu akan menuju kesana.


Bu Dina pun langsung memanggil supirnya,"mang Ujang ayo anterin saya keluar sebentar ada yang mau saya jemput,,"


baik Bu,,Bu Dina hanya hidup seorang diri suaminya telah lama meninggal,,


dan dia hanya ditemenin bi Inah,dan mang Ujang saja dirumah..


selain aktif sebagai kepala yayasan sekolah anak2 TPA,Bu Dina juga memiliki usaha kecil2n toko oleh2..


peninggalan dari almrhum suaminya,,


ya sangat di sayangkan sekali Bu Dina tak memiliki anak,,yang membuat beliau sangat kesepian.


Bu Dina dan mang Ujang pun langsung berangkat menuju tempat melati berada,,


setelah hampir sampai Bu Dina langsung menelpon melati untuk menyuruh melati menunggu didepan biar beliau bisa mengenali melati.


melati pun langsung beranjak berdiri dan menunggu di tepi jalan akhirnya Bu Dina pun sampai.


Bu Dina pun membuka pintu mobil dan keluar untuk segera menemui melati,


"kamu melati ya,?"


"ya,Bu saya melati"


"kenalkan saya Bu Dina dan ini mang Ujang supir saya"


"mang Ujang non,"


"melati,"


akhirnya Bu Dina langsung mengajak melati masuk mobil dan ikut pulang bersamanya.